Skip to main content

Sosialisasi GERMAS Oleh UPT Puskesmas Pengalihan Enok Untuk Menuju Masyarakat Sehat.

Foto : UPT Puskesmas Pengalihan Enok

Pengalihan Enok – Selasa (16/11/2021).
Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (germas) di wilayah UPT Puskesmas Pengalihan Enok, Kecamatan Enok. Kegiatan ini dihadiri  30 peserta setiap desa yang dihadiri oleh Pemerintah desa, Tim PKK, Kader kesehatan, Kader PHBS dan masyarakat setempat, kegaitan dilakukan di Aula Kantor Desa Jaya Bhakti.

Mengatasi masalah kesehatan masih menjadi sebuah tantangan serius di indonesia, kini setidaknya masih ada triple burden atau tiga masalah kesehatan penting terkait pemberantasan penyakit infeksi, bertambahnya kasus penyakit tidak menular dan kemunculan kembali jenis penyakit yang seharusnya telah berhasil diatasi .

Perubahan pola hidup masyarakat yang mungkin modern menjadi salah satu dasar GERMAS atau gerakan masyarakat hidup sehat dicanangkan oleh kementrian kesehatan republik Indonesia penyakit menular seperti Tuberkulosa, diare, demam berdarah dahulu menjadi kasus kesehatan yang banyak di temui ,kini telah terjadi perubahan yang ditandai pada banyaknya kasus penyakit tidak menular seperti Diabetes, Kanker dan Jantung Koroner.

Gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS) merupakan suatu tindakan sistimatis dan terancana yang dilakukan bersama sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran ,kemauan, kemampuan berprilaku sehat ,pelaksanaan germas harus dimulai dari keluarga ,karena keluarga adalah bagian terkecil dari masyarakat yang membentuk kepribadian.

Gerakan ini juga merupakan gerakan bersama yang memiliki beberapa tujuan mulai dari menurunkan beban penyakit tidak menular, baik kesakitan, kematian maupun kecacatan. Menghidarkan terjadinya penurunan produktifitas, menurunkan beban biaya pelayanan kesehatan karena meningkatnya penyakit dan pengeluaran kesehatan.

Foto : UPT Puskesmas Pengalihan Enok

Megawaty, SKM Pemegang program Promkes UPT Puskesmas Pengalihan Enok mengatakan adapun materi yang disampaikan ada 7 (tujuh) langkah pentingnya dalam mewujudkan gerakan hidup sehat ini yaitu:

Melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit sehari
Mengkonsumsi buah dan sayur
Tidak merokok
Tidak mengkonsumsi Alkohol
Memeriksakan kesehatan secara rutin
Membersihkan lingkungan
Menggunakan Jamban

Denga Tujuan :
Kesehatan lebih terjaga
Hidup lebih produktif
Lingkungan menja dibersih
Biaya berobat berkurang

Dalam kegiatan ini masyarakat diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan mengenai GERMAS dan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Para peserta nampak aktif dan interaktif, bahkan beberapa peserta nampak aktif melakukan tanya jawab dengan pemateri.

“Harapan kepala Puskesmas Pengalihan Enok Baihaqi, SKM, M.Kes dengan adanya kegiatan ini agar masyarakat dapat menerapkan perilaku hidup sehat dan tetap mematuhi protokol kesehatan terutama pada masa pandemi… ayo hidup sehat dimulai dari kita”

Hari Kesehatan Nasional ke-57, Bupati Indragiri Hilir Berharap Capaian Vaksinasi Mencapai 50%

Dok. MCT Dinkes Inhil

Hari ini, 12 November 2021, diperingati sebagai Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-57. Dengan tema “Sehat Negeriku Tumbuh Indonesiaku”, puncak perayaan HKN ke-57 di Indragiri Hilir dipusatkan di Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling dan dihadiri langsung oleh Bupati Indragiri Hilir, H. M. Wardan beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA).

Bupati Indragiri Hilir, H.M. Wardan menyampaikan hari ini 4.500 vaksin akan diberikan kepada warga Indragiri Hilir melalui seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir. Bupati berharap, akhir bulan November ini capaian vaksin di Kabupaten Indragiri Hilir bisa mencapai 50%, saat ini capaian vaksin di Indragiri Hilir masih rendah yaitu 28%, masih jauh dari target capaian vaksin 75%.

Dengan peningkatan capaian vaksinasi, Bupati juga berharap level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Indragiri Hilir bisa menurun. Saat ini, Kabupaten Indragiri Hilir berada di level 3 PPKM.

Bupati Indragiri Hilir menghimbau kepada warga agar sadar vaksin. Warga yang belum melakukan vaksinasi dapat segera mendatangi puskesmas-puskesmas terdekat yang melaksanakan kegiatan vaksinasi massal, jika tidak bisa datang hari ini, warga bisa datang ke puskesmas keesokan harinya. Bupati Indragiri Hilir menegaskan pentingnya vaksin untuk membentuk herd immunity.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga melakukan dialog dengan sejumlah puskesmas secara virtual.

Vaksinasi Dosis Pertama Kembali dilakukan di Puskesmas Sungai Guntung.

UPT Puskesmas Sungai Guntung melakukan kegiatan vaksinasi Dosis pertama dengan membawa 400 (empat ratus) dosis vaksin Astra Zeneca di lapangan Polsek Kateman Kecamatan Kateman, Kamis (11/11/2021).

Adapun kegiatan vaksinasi yang berkerjasama antara Polsek Kateman dengan UPT Puskesmas Sungai Guntung yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB.

Menjaga Protokol Kesehatan juga dilakukan dalam kegiatan vaksinasi untuk menghindari penyeberan virus COVID – 19 yang masih belum hilang.

Hari Kesehatan Nasional ke-57, Seluruh Puskesmas di Kabupaten Indragiri Hilir akan Melaksanakan Vaksinasi Massal

Tahun ini, Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang diperingati setiap tanggal 21 November memasuki tahun ke-57. Dengan tema “Sehat Negeriku Tumbuh Indonesiaku” peningkatan vaksinasi nasional diharapkan bisa membentuk herd immunity di masyarakat. Dengan harapan mewujudkan Indonesia yang sehat, lepas dari pandemi Covid-19 dan terus tumbuh.

Dalam rangka HKN ke-57 di Kabupaten Indragiri Hilir, seluruh puskesmas akan melaksanakan kegiatan vaksinasi massal pada hari Jumat, 12 November 2021. Warga yang belum mendapat pelayanan vaksinasi, baik vaksinasi pertama maupun kedua bisa mendaftar pada masing-masing puskesmas yang menggelar kegiatan vaksinasi massal, di antaranya :

  • UPT Puskesmas Pengalihan Keritang
    Jenis vaksin  : Astrazaneca
    Dosis               : pertama
    Lokasi             : Puskesmas Pengalihan
    Pukul              : 08.00 WIB

Vaksin ini hanya untuk usia 18 tahun ke atas

  • UPT Puskesmas Kempas Jaya
    Jenis vaksin         : Astrazaneca
    Dosis                     : pertama
    Lokasi                    : Puskesmas Kempas Jaya
    Pukul                     : 08.00 WIB

Vaksin ini hanya untuk usia 18 tahun ke atas

  • UPT Puskesmas Pulau Burung
    Jenis vaksin         : Astrazaneca (dosis pertama)
    dan coronavac (dosis kedua)
    Lokasi                    : Gedung lama Puskesmas Pulau Burung
    Pukul                     : 08.00 WIB

Warga yang ingin mendapatkan pelayanan vaksin wajib memenuhi persyaratan, yaitu :

  1. Usia 12 tahun ke atas untuk vaksin coronavac.
  2. Usia 18 tahun ke atas untuk vaksin  Astrazeneca.
  3. Minimal 28 hari setelah vaksin pertama untuk yang mendapatkan dosis kedua.
  4. Membawa kartu vaksin dosis pertama.
  5. Membawa KTP/KK
  6. Dalam keadaan sehat.
  7. Sarapan dahulu sebelum ke lokasi vaksinasi.
  8. patuhi protokol kesehatan dengan memakai masker yang benar, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Saksikan siaran langsung (live streaming) kegiatan HKN ke-57 di Youtube: Dinas Kesehatan Kab.Indragiri Hilir pada hari Jum’at, 12 November 2021.

UPT Puskesmas Kuala Enok Melaksanakan Kegiatan BIAS

Foto : UPT Puskesmas Kuala Enok

Kuala Enok – Rabu – (10/11/2021)
Hari ini, UPT Puskesmas Kuala Enok melaksanakan kegiatan Bulanan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di seluruh sekolah dasar (SD) atau yang setingkat SD. Kepala Puskesmas Kuala Enok, Muhammad Syum menjelaskan kegiatan ini berkoordinasi dengan pihak sekolah dasar atau sekolah setingkat SD di wilayah kerja Puskesmas Kuala Enok.

BIAS adalah salah satu bentuk kegiatan dari imunisasi lanjut pada anak sekolah, sasarannya adalah seluruh anak usia sekolah dasar atau sederajat kelas 1 dan kelas 2, imunisasi yang diberikan berupa vaksin campak, difteri tetanus (DT), dan tetanus difteri (TD). Manfaat dari BIAS adalah untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Kegiatan diawali dengan memberikan penyuluhan, memberikan gambaran pelaksanaan kegiatan kepada pihak sekolah. Informasi mengenai vaksin dan imunisasi yang diberikan, juga efek setelah vaksin dan imunisasi.

Pelaksanaan Kegiatan ini berlangsung dengan baik dan lancar dan dilaksanakan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan, dimana sebelum masuk kelas siswa dan para orang tua yg mendampingi wajib memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak.