KADISKES INHIL HIMBAU MASYARAKAT GALAKKAN PHBS

DSCF2889Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, Zainal Arifin menghimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai wabah penyakit yang timbul akibat banjir tinggi dengan menerapkan prinsip Prilaku Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS.

“Penyakit yang berpotensi besar dapat ditimbulkan akibat banjir ya seperti diantaranya penyakit kulit, penyakit diare, penyakit ysng bisa ditimbulkan dari kotoran hewan berupa tipus serta penyakit DHF atau demam berdarah,” kata Kadinkes Inhil, Zainal Arifin di Tembilahan, Kamis (16/02/2017).

Zainal Arifin menjelaskan, Kabupaten Inhil yang merupakan daerah pesisir dengan kondisi pasang surutnya memang berpotensi besar dilanda banjir.

Menyikapi hal ini, Dinkes Inhil telah mempromosikan upaya untuk menghindari terjadinya kontaminasi dari berbagai penyakit yang dapat ditimbulkan saat banjir yakni dengan menerapkan prinsip PHBS.

“Sepanjang kita mampu menerapkan PHBS, sebenarnya tidak akan ada masalah,” ujarnya.

PHBS dengan sejumlah indikator di dalamnya seperti menggunakan air bersih, mencuci tangan dengan air bersih dan sabun, menggunakan jamban sehat, memberantas jentik di rumah sangat bermanfaat untuk diterapkan sebagai upaya pencegahan berbagai penyakit termasuk diantaranya penyakit yang ditimbulkan akibat banjir.

Menurut dia, berbagai penyakit akan lebih mudah terjangkit kepada manusia saat terjadi banjir.

“Untuk itulah perlu menjaga kebersihan di lingkungan sekitar rumah seperti adanya genangan air”, terangnya

Ia menjelaskan, Proses penularan penyakit akibat banjir ialah melalui air. Misal saat kita mencuci piring dengan air sungai atau air sumur yg sudah tercemar dengan berbagai kotoran yang naik.

Selanjutnya melalui gigitan nyamuk aedes aegypti yang tingkat perkembangannya cukup tinggi bila di musim hujan apalagi sampai menyenbabkan banjir, gigitan nyamuk ini dapat menimbulkan penyakit DHF atau demam berdarah.

“Nyamuk aedes aegypti ini hidup pada genangan air dalam wadah-wadah sampah seperti kaleng dan lain sebagainya. Genangan tersebutlah yang akhirnya menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti ini,” paparnya.

Untuk menghindari peningkatan populasi ini, Zainal menghimbau untuk aktif melakukan 3M plus, yakni mengubur sampah, menguras penampungan air dengan rajin atau menutup tempat yang menjadi penyimpanan air dengan rapat.

PKM TELUK PINANG BERIKAN SOSIALISASI LOMBA DESA SIAGA AKTIF BER-PHBS

IMG-20170209-WA0003Untuk mewujudkan masyarakat desa dan kelurahan yang peduli, tanggap serta mampu menjegah dan mengatasi permasalahan kesehatan yang dihadapi secara mandiri sehingga meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, Puskesmas Teluk Pinang melakukan Kegiatan penyuluhan sosialisasi Desa Siaga Aktif di wilayah kerjanya.

Sosialisasi ini dilaksanakan di desa teluk pantaian, Kamis 26 Januari 2017, suksesnya kegiatan ini dari kerja sama bersama litas sektor desa setempat dan masyarakat dengan petugas pelaksana kesehatan dr. Yayan Julianto dan Suliyana, Amk, Misriani, Amd. Keb. Dan tampak juga Kapolsek teluk pinang hadir dalam kegiatan itu.

Desa siaga aktif ber-PHBS diharapkan mampu membudayakan hidup sehat yang mandiri dalam meningkatkan derajat hidup yang lebih sehat. Disamping itu siaga aktif ber-PHBS juga memberi kemudahan dalam mengakses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dasar, oleh sebab itu sosialisasi Desa siaga aktif ber-PHBS memerlukan peran serta kegiatan UKBM yang dilaksanakan survailans berbasis masyarakat, kedaruratan kesehatan, penanggulangan bencana serta penyehatan lingkungan sehingga dapat memotivasi masyarakat untuk merubah perilaku individu, keluarga dan masyarakat untuk memantapkan Desa siaga aktif sehat ber-PHBS.

KADINKES INHIL REVIEW PUSKESMAS YANG TELAH BRIDGING SYSTEM

img_3426Dinas Kesehatan, 17 Nov 2016 Dalam era digital seperti sekarang, pemanfaatan teknologi informasi tidak lagi menjadi added value namun sudah menjadi standart value, kemajuan teknologi inilah yang dicoba dimanfaatkan oleh satuan pemerintahan Kabupaten Indragiri Hilir yang khususnya inovasi Bridging System SIMPUS oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir H. Zainal Arifin, SKM, M.Kes bersama enam Kepala Puskesmas yang telah Bridging System Simpus hari ini bersama telah menggelar rapat pertemuan di Aula Wijaya Kusuma Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir guna mereview kembali perjalanan sistem informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) yang Bridging bersama BPJS Kesehatan. pertemuan kali ini membahas dan memecahkan permasalahan yang kemungkinan muncul sebagai kendala operasional.

“Disini kita kembali untuk mendiskusikan guna merivew perjalanan Bridging System SIMPUS yang selama ini telah kita jalankan, Puskesmas yang ada kali ini kita harapkan bisa menjadi Puskesmas percontohan untuk bagi Puskesmas yang lain, terlebih lagi Tiga Puskesmas kita tidak lama ini telah melaksanakan proses akreditasi. jadi tidak tertutup kemungkinan Puskesmas kita yang telah bridging akan menjadi wadah pembelajaran bagi Puskesmas yang ada di Inhil dan bahkan Puskesmas yang ada diluar Kabupaten Inhil”, tukas Kadinkes Zainal.

Mempelajari hal tersebut maka implementasi SIMPUS menjadi solusi tepat untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan yang ada di Inhil. Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) adalah sebuah sistem Informasi yang terintegrasi dan didesain multi user yang disiapkan untuk menangani keseluruhan proses manajemen puskesmas. penguatan peran bidang kesehatan menjadi andalan program pembangunan di samping bidang pendidikan. Dalam hal ini penguatan peran Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat menjadi fokus utama program-program kesehatan pemerintah.

untuk itu setiap Kepala Puskesmas dituntut untuk meningkatkan komitmennya dalam menjalankan aplikasi ini agar dapat memperbaiki manajemen data pada yang ada di Puskesmas.

img_3437Dalam pertemuan Review Simpus ini dihadiri oleh enam kepala Puskesmas yang telah menjalankan Bridging System dan tampak juga Staf/Admin yang menangani Aplikasi Simpus pada masing-masing Puskesmas diantaranya: Puskesmas Gajah Mada, Puskesmas Tembilahan Kota, Puskesmas Tembilahan Hulu, Puskesmas Sungai Salak, Puskesmas Kempas Jaya dan Puskesmas Pengalihan Enok.

TABULIN SOLUSI TERBAIK JELANG KELAHIRAN SANG BUAH HATI

tabulinKehamilan dan persalinan merupakan proses yang normal, tetapi tidak menutup kemungkinan akan timbul berbagai masalah, Oleh karena itu di butuhkan pemantauan kesejahteraan janin, serta persiapan persalianan dan kelahiran yang matang orang-orang di sekitarnya seperti bidan dan terutama keluarga harus turut serta menjaga kesejahteraanya.

mengenai hal itu Puskesmas Kempas Jaya mengajak seluruh warganya yang sedang dalam masa kehamilan untuk turut serta dalam rangka perencanaan menjelang kelahiran sang buah hati. Kepala UPT. Puskesmas Kempas Jaya H. Didik Suhardiman, SKM bersama Bidan yang berada di Poskesdes Karya Tani yakni Bidan Sumarni, amd. keb, Ika Nurhidayah, amd. keb, Kasmawati, amd. keb mengajak dan sekaligus menjadi pengelola tabungan ibu bersalin (TABULIN) yang sedang menanti kelahiran sang bayi.

tabulin1Maksud dan tujuan di bentuk tabulin antara lain: agar persalinan bisa teratasi oleh tenaga kesehatan atau ibu hamil bersalin dengan tenaga kesehatan, kemudian di harapkan dengan adanya tabulin mampu menurunkan AKI dan AKB yang khususnya di wilayah Poskesdes Karya Tani Kecamatan Kempas Jaya, juga memotifasi ibu-ibu hamil agar bisa menyisihkan sebagian uangnya untuk di tabung dalam persiapan persalinan. hal ini dimaksudkan untuk meringankan biaya persalinan ibu hamil teruatama pada masyarakat yang ekonomi rendah.

Di bawah ini, sejumlah langkah keuangan yang perlu dilakukan seorang ibu hamil yang sedang menyongsong kelahiran sang buah hatinya.

  1. Segera tentukan di mana rencana akan melahirkan, dan cek biayanya
    Hal ini penting agar Anda bisa mengetahui berapa perkiraan biaya persalinan yang mungkin akan Anda keluarkan. Pilihan tempat melahirkan biasanya ada dua: di RS/Klinik Umum atau RS/Klinik Bersalin.
  2. Cek apakah Biaya Persalinan Anda ditanggung oleh Badan penyelenggara jaminan Kesehatan, kantor/tempat kerja, atau suami Anda
    Bila memang, ya, apakah dibantu sepenuhnya? Ataukah hanya sebagian? Dengan begitu ibu hamil bisa memperkirakan berapa biaya yang mesti dipersiapkan untuk perawatan persalinan.
  3. Mulailah menabung untuk menyongsong kelahiran itu
    dalam masa setelah kelahiran sang ibu harus menyiapkan sendiri dana diluar persalinan yang tidak termasuk tanggungan Badan penyelenggara kesehatan.
  4. Mulai menabung untuk keperluan bayi
    Tidak hanya biaya persalinan yang perlu Anda siapkan. Penting juga agar Anda mempersiapkan dana untuk segala macam keperluan bayi selama beberapa bulan pertama seperti sabun, bedak, baby oil, sampo, pakaian dan lain-lainnya.
  5. Ambil asuransi jiwa
    Bila suami Anda adalah satu-satunya pencari nafkah dalam keluarga, sarankan ia untuk segera memiliki asuransi jiwa. Santunan asuransi jiwa bisa digunakan untuk membayar pengeluaran keluarga akibat meninggalnya si pencari nafkah. Dan yang         terpenting, santunan asuransi jiwa juga bisa mengganti pembayaran biaya persalinan dan segala macam pengeluaran untuk keperluan bayi Anda nanti.

 

INOVATIF, PUSKESMAS KEMPAS JAYA PERCANTIK PENAMPILANNYA DENGAN PLANG NAMA 3D

inovatf-kmpsTerletak di jalur yang sangat strategis, Puskesmas ini masih termasuk dalam wilayah kabupaten Indragiri Hilir yang mana posisinya hampir berada diperbatasan antara dua Kabupaten yaitu Kabupaten Indragiri Hilir (Tembilahan) dan Kabupaten Indragiri Hulu (Rengat).

Bertepatan posisi Puskesmas yang berada tepat ditepi jalan raya lintas Kabupaten, Puskesmas yang berada di Kecamatan Kempas Jaya ini menjadi sangat potensial baik dari segi kenyamanan para pengunjungnya yg juga tidak jarang adalah warga tetangga maupun penduduk lokal, juga lebih lagi menjadi objek pemandangan yang indah bagi pengendara yang sedang menikmati perjalanan. Itulah gagasan yang telah dicoba untuk dituangkan oleh Kepala Puskesmas Kempas Jaya H. Didik Suhardiman

Melihat posisi bangunan Puskesmas kita yang cukup strategis, kita melakukan innovasi lah agar Puskesmas kita bisa terlihat lebih menarik dan tentu menciptakan kenyamanan baik bagi pasien yang berkunjung, karyawan dari tenaga kesehatan sendiri dan juga buat memperindah pemandangan pelintasan bagi masyarakat yang sedang melintas didepan Puskesmas kita ini, untuk itu kita bangun plang nama sistem 3D yang ukuran dan warna kita sesuaikan seindah mungkin. Tukas Suhardiman

 inovatf-kmps1Sistem tiga dimensi akhir-akhir ini sangat memukau kita akan keindahannya, banyak tulisan-tulisan plang nama baik nama kota, Hotel berbintang, dan banyak lagi seperti tempat-tempat pariwisata yang sekarang juga menggunakan plang nama dengan sistem tiga dimensi (3D).