Skip to main content

UPT PUSKESMAS TEMBILAHAN KOTA GELAR TES KEBUGARAN JEMA’AH HAJI TAHUN 2018

Kepala UPT Puskesmas Tembilahan Kota, drg. Hj Wahyu Winda,M.Si membuka tes kebugaran Jemaah Calon Haji (JCH) dengan metode rockport yang dipusatkan di Stadion Beringin Tembilahan, Sabtu (9/2/2018).

Menurutnya tes kebugaran ini bertujuan untuk menilai ketahanan dan kekuatan fisik seseorang, juga berguna untuk meningkatkan kinerja jantung, paru-paru dan otot.

Setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan jemaah calon haji tahap II, 15 januari s/d 23 januari di UPT puskesmas tembilahan kota.

“Tes kebugaran ini bukan yang pertama kalinya, tahun sebelumnya juga sudah dilaksanakan sebagaimana di atur dalam Permenkes No 15 Tahun 2016 tentang Istita’ah kesehatan. Metode tes kebugaran yang digunakan adalah metode rockport”,tambahnya.

Metode rockport merupakan metode yang tepat dan praktis tidak memerlukan alat khusus hanya memerlukan lintasan datar 1,6 km dan alat pencatat waktu.

Sebelum tes dilakukan, jemaah diharuskan dulu cek tekanan darah dan denyut nadi serta pemanasan setelah itu barulah berjalan cepat atau lari secara konstan sehingga lansia pun dapat mengikutinya.

Kemudian, akan dihitung berapa menit waktu tempuh, agar dapat diketahui volume oksigen maksimal, yang disesuaikan dengan jenis kelamin dan usia, sehingga bisa diketahui tingkat kebugaran seseorang.

Bagi jemaah calon haji yang berisiko tinggi tidak di haruskan mengikuti tes rockport sepanjang 1,6km tetapi dengan metode berjalan cepat 6 menit saja (six minute walk test).

Dari hasil tes kebugaran tersebut ada beberapa peserta yang dinyatakan kurang, cukup dan beberapa orang juga ada yang dinyatakan baik. Untuk yang dinyatakan kurang disarankan untuk lebih giat lagi dalam kegiatan fisiknya, seperti senam, jalan sehat, dan olah raga lain minimal 30 menit sehari dan bagi yang dinyatakaan cukup dan baik dimohon untuk mempertahankan atau meningkatkan lagi kegiatan fisiknya.

“Saya berharap dengan dilaksanakannya pemeriksaan kebugaran jasmani bagi peserta diharapkan jch dapat memiliki kondisi kesehatan yang optimal menjelang keberangkaan, ibadah ditanah suci dan sampai kembali ke tanah air,”tutupnya.

 

Editor : Saipur Rahman

Sumber : Promotor Kesehatan Monica Julya Hidayad,SKM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *