03 maret 2019. Dalam rangka perlindungan terhadap jemaah Haji agar dapat melaksanakan ibadahnya sesuai dengan ketentuan Syariat Islam, perlu dilakukan pembinaan dan pelayanan kesehatan calon jema’ah haji sejak dini. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan istitha’ah (kemampuan) kesehatan jema’ah haji. Kegiatan ini dilakukan karena kesehatan merupakan satu dari tiga syarat istita’ah dalam melaksanakan ibadah haji, yaitu pengetahuan, ekonomi, dan kesehatan.

sebanyak 24 calon jema’ah haji kecamatan Batang Tuaka melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan di aula UPT Puskesmas Sungai Piring. seluruh catatan medis jema’ah calon haji dari mulai pemeriksaan awal sampai pemeriksaan tahap akhir tersebut terekam dalam kartu kesehatan calon jema’ah haji kecamatan Batang Tuaka.

Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan sebagai dasar pelaksanaan Pembinaan Kesehatan Jema’ah Haji dalam rangka Istatha’ah Kesehatan Jema’ah Haji dilaksanakan dalam 3 tahap antara lain:

1. Tahap Pertama
Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan oleh Tim Penyelenggara Kesehatan di Puskesmas pada saat Jemaah Haji melakukan pendaftaran untuk mendapatkan nomor porsi. Pada tahap ini dilakukan identifikasi Risiko kesehatan untuk diatasi termasuk dengan pengobatannya dan perawatan.

2. Tahap Kedua
Pemeriksaan Kesehatan dilaksanakan oleh Tim Penyelenggara Kesehatan Haji Kabupaten/Kota di Puskesmas dan/atau RS pada saat pemerintah telah menentukan kepastian keberangkatan Jemaah Haji pada tahun berjalan.

3. Tahap Ketiga
Pemeriksaan Kesehatan dilaksanakan oleh PPIH Embarkasi Bidang Kesehatan di Embarkasi pada saat Jemaah Haji menjelang pemberangkatan. Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang merupakan PPIH Bidang Kekarantinaan Kesehatan di Embarkasi bertugas memberikan kepastian kesehatan pada jemaah haji dan untuk pencegahan penyakit menular terhadap jemaah haji yang lebih besar yang berasal dari berbagai negara di dunia. Selain Itu juga melakukan penilaian jemaah haji laik terbang sesuai dengan peraturan penerbangan internasional.

untuk pemeriksaan sudah dilaksanakan, ini merupakan tindakan selektif terhadap calon haji untuk memenuhi persyaratan istitha’ah sesuai dengan peraturan menteri kesehatan (permenkes) nomor 15 tahun 2016 tentang istitha’ah kesehatan jema’ah haji dan permenkes no.62 tahun 2016 tentang penyelenggaraan kesehatan haji.

Menurut Kepala puskesmas sungai piring melalui dokter penanggung jawab TKHI, Syarifah Yuriza Apriyana mengatakan kecamatan Batang Tuaka dengan jumlah CJH (calon jema’ah haji) sebanyak 24 orang ikut dalam kegiatan ini yang bertujuan untuk mengantisipasi jika terjadi masalah kesehatan calon jema’ah haji pada waktu pelaksaan haji dengan pemeriksaan kesehatan lanjutan.

 

SUMBER : Tuti Auliyah, SKM ( Promkes Puskesmas Sungai Piring )

Tinggalkan Balasan

Silakan Masukkan Komentar Anda
Silakan Masukkan Nama Anda Disini