Rabies adalah penyakit infeksi tingkat akut pada susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus rabies. Penyakit ini bersifat zoonotik, yaitu dapat ditularkan dari hewan ke manusia. Misalnya dari gigitan kucing dan anjing.

Dalam hal ini Kembali UPT. Puskesmas Sungai Piring melaksanakan kegiatan sosialisasi penata laksanakan gigitan anjing (rabies) yang di laksanakan di aula kantor desa yang bertempat di desa junjangan pada Senin, (1 Juli 2019).

Kegiatan ini di hadiri kepala desa Junjangan Heryandi beserta staf desa,kader PHBS dan masyarakat desa junjangan.

kegiatan ini bertujuan agar masyarakat mengetahui dan memahami mengenai ciri dan cara penanganan serta pertolongan pertama korban Rabies.

Adapun Ciri dan gejala yang muncul pada anjing yang terinfeksi virus rabies :

1.terlihat gelisah atau takut

2.cepat marah dan mudah menyerang orang

3.demam

4.mulut berbusa

5.tidak nafsu makan

6.lemah

7.kejang

 Adapun cara penanganan luka gigitan hewan rabies :

1.cuci luka memakai sabun/deterjen di air mengalir 5- 15 menit

2.berikan antiseptik alkohol 0% atau betadin

3.luka tak di benarkan di jahit

4.pemberian vaksin anti rabies (VAR) secepatnya.

Menurut kepala UPT. Puskesmas Sungai Piring Hj.nur af’ni, S.Tr.Keb mengatakan “apabila ada warga atau masyarakat yang terkena gigitan anjing segera lakukan tindakan seperti yang telah dipaparkan tadi”. Ujarnya di akhir kegiatan.

 

Sumber : Tuti Auliyah, SKM (promkes PKM Sungai Piring)

Tinggalkan Balasan

Silakan Masukkan Komentar Anda
Silakan Masukkan Nama Anda Disini