Sapat, 24/02/2019. Selama ini banyak kasus-kasus di masyarakat mengenai penyalahgunaan obat, Baik itu obat yang sudah diresepkan dari dokter karena sakit, maupun obat yang masyarakat dapatkan atas inisiatif  mereka sendiri. Kasus-kasus tersebut diantaranya mulai dari keracunan, overdosis, hingga menyebabkan kematian. Mereka menganggap diri mereka tahu cara menggunakan obat dari awal sejak mereka dapatkan hingga akhir. Kurangnya keingin tahuan masyarakat mengenai hal ini sangatlah berbahaya. Mereka tidak boleh menganggap remeh mengenai tata cara pengelolaan obat. Mulai dari awal mereka mendapatkan resep dari dokter, hingga cara membuangnya jika sudah tidak bisa dipakai lagi. karena jika sedikit kita salah melakukan pengelolaan obat, maka akan sangat berakibat fatal bagi diri kita sendiri atau si konsumen obat. Selain itu dampak dari kesalahan pengelolaan obat akan tampak dilingkungan. Pencemaran lingkungan karena pembuangan obat yang sembarangan akan terjadi dan menyebabkan terganggunya keseimbangan ekosistem di sekitar. Hal ini pada akhirnya juga menyebabkan kerugian bagi manusia sendiri. Salah satu cara pengelolaan obat yang baik dan benar adalah DAGUSIBU.

Berkaitan dengan hal itu UPT puskesmas Sapat melakukan sosialisasi GERMAS dan Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GEMA CERMAT) yang di wakili Tenaga Promkes dan Penanggung Jawab Farmasi Puskesmas Sapat yang di tujukan pada Masyarakat dan Siswa SMAN Bhina Bhakti Kelurahan Sapat wilayah kerja UPT Puskesmas di kecamatan Kuala Indragiri.

Adapun materi yang di berikan Dalam kegiatan sosialisasi pada Masyarakat dan siswa di Kecamatan Kuindra ini adalah berkenaan tentang tatacara Penggunaan obat yang benar (DAGUSIBU) yaitu Dapatkan ditempat yang benar serta berizin, Gunakan secara Benar, Simpan ditempat yang Benar dan Buang obat yang rusak / kadarluarsa dengan cara yang benar.

DAGUSIBU dapat di artikan yaitu Obat didapatkan di Apotek dan Toko Obat yang berizin, Cara ini menjelaskan tata cara pengelolaan obat dari awal mereka dapatkan hingga saat obat sudah tidak dikonsumsi lagi dan akhirnya dibuang. Dengan berbagai pertimbangan di atas maka masyarakat perlu tahu akan pentingnya pengelolaan obat mulai dari mereka mendapatkan resep hingga membuangnya jika tidak diperlukan. Sehingga, dampak dari kesalahan penyalahgunaan masyarakat bisa dicegah.

 

promkes puskesmas sapat: Ahmad Syarif, SKM

Tinggalkan Balasan

Silakan Masukkan Komentar Anda
Silakan Masukkan Nama Anda Disini