Mencegah terjadinya kasus Demam Berdarah Dangue ( DBD), Upt. Puskesmas Kota Baru melakukan penyuluhan DBD, Pembuatan Lavitrap dan Fogging.

Kegiatan ini dihadiri oleh Petugas Kesehatan Lingkungan Hj.Erniwaty , Bidan Desa Hartati dan masyarakat setempat, kegiatan tersebut dilaksanakan di salah satu rumah warga di Desa Pebenaan, sabtu ( 09/03/2019). Dalam penyuluhan ini petugas Kesling menjelaskan tentang cara-cara mencegah terjadinya demam berdarah dangue, adapun cara untuk mencegahnya adalah dengan 3M PLUS :

  1. Pertama yaitu menguras jumlah tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum.
  2. Kedua menutup rapat-rapat tempat penampungan air seperti drum, kendi, dan tempat air lainnya.
  3. Ketiga memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular demam berdarah.

Setelah memberikan penyuluhan tentang mencegah terjadinya DBD, Petugas Kesling dan Bidan Desa juga langsung memberikan pengetahuan bagaimana cara pembuatan lavitrap, adapun alat dan bahan yang di butuhkan untuk pembuatan lavitrap yaitu botol aqua bekas yang 1500 ML, air putih, gula merah, ragi bahan pembuat tape, lem perekat dan kresek berwarna hitam gelap. Sedangkan untuk cara pembuatannya yaitu semua bahan seperti gula dan ragi dihaluskan ditambah air lalu di masukkan ke dalam botol bekas aqua yang sudah di potong jadi 2 bagian lalu di lem pakai kresek hitam tersebut.

Selain memberikan penyuluhan DBD dan cara pembuatan Lavitrap, petugas Kesling juga melakukan fogging di RW 03 RT 01 Desa Pebenaan.

Dalam hal ini Kepala UPT. Puskesmas Kota Baru Yuheldi, S.Hum mengatakan masyarakat sangat antusias dengan kegiatan penyuluhan DBD, Fogging terlebih lagi dengan adanya pengetahuan cara pembuatan lavitrap karena lebih mudah untuk dipergunakan di rumah.

Tinggalkan Balasan

Silakan Masukkan Komentar Anda
Silakan Masukkan Nama Anda Disini