Salah satu upaya penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi akibat keterlambatan penanganan ibu bersalin adalah dengan disediakannya Rumah Tunggu Kelahiran (RTK).

Dalam acara pembentukan RTK di Kelurahan Seberang Tembilahan Kecamatan Tembilahan, dihadiri Camat Tembilahan diwakili Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat, Kepala UPT Puskesmas Tembilahan Kota diwakili Kepala Tata Usaha, Lurah di wilayah Seberang Tembilahan, Ketua Tim Penggerak PKK wilayah Seberang Tembilahan, Perwakilan Dukun Bayi, Perwakilan Ibu Hamil dan Suami, Kader dan Tokoh Masyarakat di wilayah Seberang Tembilahan.

Rumah tunggu kelahiran adalah suatu tempat atau rumah singgah yang berada di dekat fasilitas kesehatan yang dapat digunakan sebagai tempat tinggal sementara ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas dan pendampingnya (suami/kader/dukun atau keluarga) selama beberapa hari hingga persalinan tiba.

“Jadi ibu hamil yang sudah diperkirakan persalinannya oleh bidan minimal satu minggu dapat menunggu di RTK dengan satu org keluarga/kader yang mendampingi dan Petugas kesehatan”, terang Kepala UPT Puskesmas Tembilahan Kota drg Hj.Wahyu Winda, M.Si.

“Untuk Fasilitas RTK tersebur didapat dari Swadaya Masyarakat, sumbangan pribadi seperti peralatan tidur dan dapur, untuk biaya kebutuhan makan minumnya dengan memanfaatkan Dana Jaminan Persalinan (Jampersal)”, jelasnya.

Dengan adanya RTK, ia berharap, nantinya dapat memberikan banyak manfaat bagi seluruh warga seberang Tembilahan, dan Seberang Tembilahan Selatan yang membutuhkan. Apalagi, lanjutnya, diwilayah tersebut merupakan daerah yang memiliki akses yang sulit ke tempat fasilitas pelayanan kesehatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here