Guna memberikan rasa nyaman dan aman kepada masyarakat saat membeli makanan (Takjil) untuk berbuka puasa, Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Riau dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Inhil melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Pedagang Takjil atau Pasar Wadai yang ada di Jl. Pangeran Hidayat Parit 13, Jl. M. Boya serta Jl Sungai Beringin Tembilahan, Kamis (24/5).

Intensifikasi pengawasan pangan khusus takjil ini dilakukan dalam rangka melindungi masyarakat terkait kandungan bahan berbahaya dalam pangan pada bulan Ramadhan.

Ketua tim sidak dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Riau, Adrizal yang juga Plh Sertifikasi Pelayanan informasi Konsumen mengatakan setiap bahan yang dicurigai dan diduga menggunakan bahan berbahaya serta pewarna tekstil, dibeli oleh tim sebagai sampel untuk di uji di laboratorium.

“Dari 30 sampel takjil yang sudah kita cek, hasilnya semua negative menggunakan bahan pewarna dan pengawet,”ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir H. Zainal Arifin, SKM.,M.Kes mengatakan pada umumnya masyarakat sudah menggunakan bahan tambahan pangan yang aman untuk dikonsumsi, yaitu bahan tambahan yang khusus untuk makanan. Hal ini terbukti dari 30 sampel takjil yang diambil, hasilnya negative dari zat pewarna dan pengawet

“Alhamdullillah, tadi dari pantauan tidak ditemukan zat berbahaya untuk takjil” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here