Skip to main content

LOKMIN TRIBULAN UPT PUSKESMAS SUNGAI PIRING MELAHIRKAN BEBERAPA KESEPAKATAN DAN TINDAK LANJUT ANTAR LINSEK

IMG-20170522-WA0028Puskesmas Sungai Piring kembali mengadakan kegiatan lokakarya mini tribulan yang langsung di hadiri lintas sektor dan Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil diantaranya Kepala Bidang Seksi Promosi kesehatan, Kecamatan yang di wakili oleh sekcam, Lurah Sungai Piring, Kepala KUA Kecamatan Batang Tuaka, Kepala Desa, Kapustu serta staf puskesmas Sungai Piring, serta Ibu PKK Kelurahan.

Acara tersebut dilaksanakan di Aula kantor Camat Batang Tuaka. Adapun pembahasan mengenai capaian program kinerja puskesmas dalam tahun 2016 diantaranya program imunisasi masih rendahnya capaian program HB 0-7 hari, masih rendahnya cakupan desa ODF stop BABS (buang air besar di sembarang tempat).

Dalam kesempatan itu juga di bahas mengenai rendahnya kunjungan Imunisasi calon pengantin (TT CATIN) dimana dalam kesempatan tersebut KUA Kecamatan Batang Tuaka akan selalu memantau, mendorong dan menyarankan agar setiap calon pasangan pengantin segera ke Puskesmas untuk dilakukan Imunisasi.

Adapun dari hasil kegiatan lokmin tersebut terjadilah kesepakatan antar lintas sektor di antaranya :

  1. Untuk meningkatkan pencapaian program kerja, dilakukan peningkatan penyuluhan baik oleh petugas kesehatan maupun kader yang diberdayakan.
  2. Adanya bantuan alokasi dana diusahakan untuk pengembangan desa/ kelurahan SIAGA AKTIF, desa ber PHBS dimasing-masing desa/kelurahan dari dana DMIJ.
  3. Kegiatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yaitu bebas ODF dengan memasukkan ke APBD dan arisan jamban, setiap desa menganggarkan untuk jamban sehat dari dana APBDes.
  4. TP PKK Kecamatan/Kelurahan bersedia berperan aktif dalam pelaksanaan desa siaga aktif dan desa ber PHBS.

 

Editor : Tuti Auliyah,SKM selaku promotor kesehatan Upt Puskesmas Sungai Piring

YERMIATI,Amd. Kep: MANFAATKANLAH TOGA AGAR HIDUP KITA LEBIH SEHAT

IMG-20170313-WA0004Saat ini banyak masyarakat terutama yang berada di perdesaan memanfaatkan pekarangan dan halaman rumah untuk dihiasi selain bunga ada juga Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang tanpa disadari memberikan manfaat dan khasiat buat kesehatan kita, tanaman obat itu sendiri ada sebagian di manfaatkan untuk bumbu dapur seperti tanaman serai, lengkuas, kunyit, kencur dan jahe.

Menurut staf Puskesmas Sungai Piring, Yermiati,Amd. Kep saat memberikan penyuluhan di Desa Sungai Raya pada Sosialisasi, Orientasi dan Pembinaan, Pemanfaatan TOGA dan Akupresure (Sabtu/11/3/2016), mengatakan Ada 25 jenis tanaman yg bisa diolah menjadi alternatif obat keluarga diantaranya kumis kucing, lidah buaya, kemangi, daun salam, jeruk nipis, cucur bebek dan lain-lain.

“Sebenarnya di lingkungan sekitar tempat tinggal kita sudah tersedia TOGA yang tanpa kita sadari, tinggal bagaimana kita mengelola, mengolah, membudi dayakan serta memanfaatkan untuk di jadikan alternatif obat herbal” tukas Yermiati,AMd.Kep.