Skip to main content

SUNAT MASSAL GRATIS BAGI KAUM DU’AFA DALAM RANGKA MEMPERINGATI MILAD KE – 54 KABUPATEN INHIL

Dalam Rangka MILAD INHIL KE-54 tahun 2019 bertempat di halaman puskesmas Tembilahan Hulu jalan Sederhana di adakan kegiatan bakti sosial sunatan massal untuk kaum du’afa tanpa pembebanan biaya untuk para peserta (GRATIS) tepatnya pada Kamis pukul 08:00 WIB (20/06/2019) dengan syarat membawa surat keterangan tidak mampu dari lurah atau kepala desa setempat.

Kegiatan Bakti Sosial sunatan massal ini di adakan oleh PEMDA INHIL, bekerjasama dengan BAZNAS, DINAS KESEHATAN , KODIM dan DAMRAMIL kabupaten indragiri Hilir Pada kegiatan ini juga turut di hadiri 80 peserta anak-anak yang telah mendaftar sunatan dengan di dampingi para orang tua mereka masing-masing.

Dalam kegiatan ini BAZNAZ yang di wakili oleh Subagio menyampaikan ucapan terima kasih kepada PEMDA kabupaten Indragiri Hilir khususnya Dinas Kesehatan yang telah bekerjasama dengan BAZNAS dalam rangka membantu kaum du’afa yang tidak mampu untuk di khitan dari anggaran zakat yang di titipkan melalui BAZNAS kabupaten INHIL yang sebagai peserta tambahan dari kuota yang awalnya 40 anak sehingga mencapai 80 anak yang di khitan.

Kepala dinas kesehatan dalam hal ini di wakili oleh KABID YANKES Ns. Matzen, S.Kep menyampakan tujuan di adakannya kegiatan ini supaya dapat membantu para orang tua yang kurang mampu untuk mengkhitankan anak-anaknya karena untuk biaya khitan ke dokter atau petugas kesehatan bisa mencapai Rp. 400.000 sampai Rp. 700.000 perorangnya, dengan kegiatan bakti sosial ini masyarakat du’afa bisa terbantu mengkhitannya anaknya, sehingga uang orang tua yang seharusnya mengeluarkan biaya untuk khitan anaknya dapat di gunakan untuk keperluan lain, ujarnya.

HJ. Rosdinah selaku kepala UPT. Puskesmas Tembilahan Hulu berharap kedepannya setiap ada momen – momen memperingati Hari – hari besar nasional kegiatan bakti sosial seperti ini bisa di laksanakan karna dapat membantu dan meringankan beban kaum Du’afa, demikian harapan kapusk tembilahan hulu.