Skip to main content

YERMIATI,Amd. Kep: MANFAATKANLAH TOGA AGAR HIDUP KITA LEBIH SEHAT

IMG-20170313-WA0004Saat ini banyak masyarakat terutama yang berada di perdesaan memanfaatkan pekarangan dan halaman rumah untuk dihiasi selain bunga ada juga Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang tanpa disadari memberikan manfaat dan khasiat buat kesehatan kita, tanaman obat itu sendiri ada sebagian di manfaatkan untuk bumbu dapur seperti tanaman serai, lengkuas, kunyit, kencur dan jahe.

Menurut staf Puskesmas Sungai Piring, Yermiati,Amd. Kep saat memberikan penyuluhan di Desa Sungai Raya pada Sosialisasi, Orientasi dan Pembinaan, Pemanfaatan TOGA dan Akupresure (Sabtu/11/3/2016), mengatakan Ada 25 jenis tanaman yg bisa diolah menjadi alternatif obat keluarga diantaranya kumis kucing, lidah buaya, kemangi, daun salam, jeruk nipis, cucur bebek dan lain-lain.

“Sebenarnya di lingkungan sekitar tempat tinggal kita sudah tersedia TOGA yang tanpa kita sadari, tinggal bagaimana kita mengelola, mengolah, membudi dayakan serta memanfaatkan untuk di jadikan alternatif obat herbal” tukas Yermiati,AMd.Kep.

TIDAK HANYA MENJADI POSYANDU PLUS, POSYANDU SEJAHTERA JUGA TERINTEGRASI DENGAN BKB DAN PAUD

Tembilahan (11/03/2017), dalaIMG-20170313-WA0026m rangka mewujudkan keluarga berkualitas, UPT. Puskesmas Tembilahan Kota terus mengembangkan kegiatan di Posyandu. Posyandu Sejahtera salah satunya, yang hari ini telah dihadiri oleh Ketua TIM Penggerak PKK Kecamatan dan Kelurahan, Lurah Tembilahan Kota, serta Pokja 2 PKK Kabupaten.

Posyandu yang berada di Jl. M Boya dan diketuai oleh Hj. Syamsinar ini telah menjadi Posyandu Plus. Dikatakan Posyandu Plus karena pelayanannya yang komprehensif, selain kegiatan pokok mulai dari pendaftaran, penimbangan, pencatatan, penyuluhan juga memberikan pelayanan pemeriksaan IVA, SDIDTK, kesehatan gigi mulut, pemeriksaan kadar lemak, pemeriksaan ibu hamil dan pengobatan.

Tidak hanya itu, Posyandu Sejahtera telah terintegrasi dengan Bina Keluarga Balita (BKB) dan Pendidikan Usia Dini (PAUD). Bina Keluarga Balita adalah kegiatan yang khusus mengelola tentang pembinaan tumbuh kembang anak melalui pola asuh yang benar berdasarkan kelompok umur yang dilaksanakan oleh sejumlah kader dan berada ditingkat Rukun Warga (RW). Sedangkan PAUD adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani.

Dengan integrasi antara posyandu dengan BKB dan PAUD, semua pelayanan dilakukan disatu tempat oleh kader-kader masyarakat demikian pula dengan pengelolaannya, saling berkoordinasi dan bekerjasama antara pelayanan di Posyandu, BKB dan PAUD.

Berdasarkan keterangan dari pemegang program Promkes UPT. Puskesmas Tembilahan Kota, Hj Nurlian, SST bahwa harapannya melalui integrasi dan pelayanan yang komprehensif ini mendorong masyarakat untuk terus memanfaatkan posyandu dan menjadi contoh bagi posyandu-posyandu lainnya.

“Semoga kegiatan pelayanan posyandu plus serta integraai BKB dan PAUD dapat dijadikan contoh untuk posyandu-posyandu uang ada sehingga masyarakat meningkatkan pemanfaatan posyandu untuk masyarakat, sehingga derajat kesehatan masyarakat” harapnya.

Narasumber: Tenaga Promkes Monica Julya Hidayad, SKM

 

AGAR TAHU TENTANG KEBUTUHAN GIZI, UPT PUSKESMAS TELUK PINANG PANKES GIZI REMAJA

IMG-20170311-WA0004Sabtu, 11/03/ Tim Promosi Kesehatan UPT. Puskesmas Telur Pinang melaksanakan penyuluhan kesehatan di SMA Negeri 1 Gaung Anak Serka dengan tema tentang Gizi Remaja kepada para siswa-siswi kelas X sampai dengan XII. Penyuluhan dilaksanakan di lapangan SMA N 1 GAS setelah pelaksanaan senam sehat bersama.

dr. Yayan Julianto sebagai narasumber selaku dokter umum di Puskesmas Teluk Pinang mengutarakan kenyataan dari fenomena pertumbuhan pada masa remaja menuntut kebutuhan Nutrisi yang tinggi agar tercapai potensi pertumbuhan secara maksimal karena Nutrisi dan pertumbuhan merupakan hubungan integral.

“Kami rasa para kaum pelajar sangat membutuhkan materi ini, mengingat diantara siswa kita masih banyak pola perilaku mereka yang kurang sehat, apalagi para siswa dan siswi yang yang jauh dari pengawasan orang tua seperti mereka yang tinggal di kamar kost pola makan mereka sering mengkonsumsi Fast food yang tidaK bagus untuk dikonsumsi mereka terlalu sering, jelas Bpk. Ruston Efendi, selaku Kepala Sekolah SMA N 1 GAS”

IMG-20170311-WA0002dr. Julianto menambahkan pada masa ini Nutrisi penting guna untuk mencegah terjadinya Penyakit Kronis yang terkait dengan kurangnya kebutuhan nutrisi pada masa dewasa kelak seperti penyakit Kardiovaskular, Diabetes, Kanker dan Osteoporosis.

Narasumber: Tenaga Promkes Kurota Ayun, SKM