Skip to main content

MENGAWALI PENCANGAN KEGIATAN MILAD KE- 51 BUPATI INHIL MELEPAS SECARA RESMI PESERTA JALAN SANTAI JANTUNG SEHAT

Pencanangan Kegiatan Memeriahkan Milad ke-51 Kabupaten dsc_8746Indragiri Hilir diawali dengan Gerak Jalan Jantung Sehat, Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Bupati, Jalan Akasia No. 1 ini dilepas oleh Bupati HM Wardan, dihadiri unsur Forkopimda, Ketua DPRD, KAPOLRES, Ketua TP PKK Hj Zulaikhah Wardan dan para pelajar SD, SMP dan SMA di kota Tembilahan.

Kegiatan pencanangan Milad yang mengusung tema “Kita wujudkan optimalisasi peran Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik” ini juga diisi dengan penyerahan bantuan dana Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun 2016 oleh Bupati kepada pelajar SD, SMP dan SMA.

Adapun Tujuan Milad Ke-51 Inhil Tahun 2016 adalah untuk meningkatkan rasa syukur segenap masyarakat Indragiri Hilir, untuk mempererat silaturahmi dan memupuk rasa persatuan dan kesatuan diantara segenap masyarakat, meningkatkan rasa kepedulian dan semangat kebers
amaan dalam membangun dan memberikan sumbangsih bagi kemajuan kabupaten tercinta ini.

HM Wardan katakan memberikan sambutan diacara pencanangan Milad Ke-51 Inhil, pada hari yang berbahagia ini kita bersama-sama kembali menyongsong dan memeriahkan Peringatan Milad Kabupaten Indragiri Hilir ke-51 Tahun 2016.

“Kegiatan rutin tahunan ini bukan semata-mata merupakan acara seremonial belaka, akan tetapi merupakan satu moment penting yang mengandung tujuan mendalam, yakni memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan, serta meneguhkan tekad pengabdian untuk membangun Negeri Seribu Parit ini menuju Indragiri Hilir yang lebih Maju, Bermarwah dan Bermartabat,” ucapnya.

Di usia Ke-51 Kabupaten Indragiri Hilir yang sama-sama kita banggakan ini lanjut Wardan, tidak sedikit keberhasilan pembangunan yang telah kita lakukan bersama-sama, meskipun masih ada sejumlah kekurangan dan kelemahan yang harus kita perbaiki, dan segala tantangan pembangunan kedepan patut kita hadapi secara bersama-sama pula, demi kemajuan Kabupaten Indragiri Hilir.

“Kita patut bersyukur, sampai saat ini kita mampu melanjutkan cita-cita para pendiri Kabupaten Indragiri Hilir, dengan tetap saling bekerjasama, menjaga semangat persatuan dan kesatuan dari seluruh kita yang berdiam di daerah ini,” tutupnya.

DINKES INHIL ADAKAN PENGUATAN TEKNIS MANAJEMEN DAN TEKNIS PROGRAM IMUNISASI SELURUH PUSKESMAS DI INHIL

fggdfDinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Riau serta Lintas Program seperti KIA, PROMKES dan Lintas Sektor yang terkait seperti KKP, KEMENAG, MUI, Dinas Pendidikan, Rumah Sakit Swasta Dan Rumah Sakit Daerah mengadakan Penguatan Teknis Manajemen dan Teknis Program Imunisasi yang diikuti oleh seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Inhil.

Kepala Dinas Kesehatan, H. Zainal Arifin, SKM dalam sambutannya mengatakan setiap puskesmas harus berinovasi dalam hal memberikan pelayanan dengan cara-cara yang berbeda serta selalu mengevaluasi manajemen pelayanan, tampilkanlah pelayanan terbaik demi masyarakat. Jangan menyalahkan keadaan alam yang ada di Inhil karena sama-sama kita ketahui dari dulunya memang sudah seperti ini jadi hanya alasan klasik untuk tidak memberikan pelayanan.

“Kita harus bisa menaklukkan alam, jangan alam yang menaklukkan kita”. motivasi H. Zainal Arifin, SKM kepada seluruh peserta.

Beliau juga berharap dengan adanya bimbingan dari provinsi ini bisa mengatasi masalah imunisasi yang masih kurang di Kabupaten Indragiri Hilir. Saat ini angka imunisasi dasar masih  50% sedangkan angka yang baik itu adalah harus mencapai 90%.

Menurut salah seorang peserta dari Puskesmas Bekawan kepada Media Center Team mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat diperlukan bagi tenaga medis guna menambah pengetahuan tentang imunisasi dan cara yang benar dalam hal memberikan informasi mengenai  imunisasi dan bisa saling bertukar pikiran mengenai masalah yang dihadapi agar kedepannya bisa menjadi lebih baik lagi.

“Acara ini memang perlu dilakukan agar kita bisa merangkul semua kalangan untuk turut mendukung dan menyukseskan program imunisasi” ucap Muhammad Ekmal perwakilan dari Puskesmas Bekawan

PENGUKUHAN DHARMA WANITA PERSATUAN KECAMATAN SE-KABUPATEN INDRAGIRI HILIR MASA BAKTI 2014-2019

Pengukuhan Ketua Unsur Pelaksanaan Dharma Wanitaimg_0364 Persatuan Dinas Instansi, Badan, Kantor dilingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dan Ketua Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Se-Kabupaten Inhil Masa Bhakti 2014 – 2019.

Acara pengukuhan tersebut dihadiri oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam hal ini diwakili Sekda Kabupaten Indragiri Hilir S. Syarifuddin, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD), Direktur Utama Rumah Sakit Puri Husada (Dirut-RSPH), Camat di Kabupaten Inhil, dan Peserta yang akan dikukuhkan.

Ketua Dewan Penasehat DWP Kabupaten Indragiri Hilir, Zulaikhah Wardan dalam sambutannya menyampaikan pengukuhan ini adalah wujud tanggung jawab yang harus didasari motivasi dan realisasi bukan hanya sekedar kegitaan ramai-ramaian semata. Dan kita bersama-sama berjalan dan sejalan dengan pemerintah, kita dukung terus program pemerintah sehingga cita-cita dapat terwujud bersama.

Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Dinas Kesehatan Inhil, Hj. Feron Sisca Zainal, SKM dalam wawancaranya kepada Media menyebutkan pengukuhan tersebut merupakan sebuah amanah yang harus dijalankan kedepan, dan menjadi sebuah tanggung jawab tersendiri.

“Pengukuhan ini merupakan amah kedepan yang harus dijalankan dan dipertanggung jawabkan, dan siap berjalan sesuai dengan tugas dan pokok organisasi ini,” jelas Hj. Feron Sisca Zainal, SKM.

SAMBUT MILAD INHIL KE 51, PEMKAB ADAKAN SUNAT 1.000 ANAK SECARA GRATIS

New spanduk sunatan masal 1x5Dalam rangka memeriahkan Milad Kabupaten Inhil, Riau ke-51, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, Drs. H. M. Wardan, MP Meluncurkan Program Peduli Dhuafa 2016, yang  bekerjasama dengan Dinas Kesehatan akan menggelar Sunatan Massal Untuk 1.000 Anak. Tidak hanya disunat, anak-anak itu juga akan mendapatkan kain sarung dan peci gratis. Kegiatan yang disponsori oleh Bank Riau Kepri dan Badan Amil Zakat Inhil itu akan dilaksanakan selama tiga hari, yaitu dari tanggal 2 hingga 4 Juni 2016.

Seperti yang dijelaskan Kadiskes Inhil, H. Zainal Arifin, SKM, M.Kes kepada Media Center Team, kegiatan itu akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Inhil. Bagi orangtua yang ingin mendaftarkan buah hatinya untuk mengikuti sunatan gratis itu, dikatakannya dapat menghubungi puskesmas-puskesmas terdekat. Namun demikian, sunatan massal ini, dikatakan Zainal dikhususkan bagi kaum dhuafa yakni fakir, miskin, yatim, piatu dan golongan yang tidak mampu.

”Kegiatan ini menyebar di seluruh Inhil, namun untuk seremonialnya akan dipusatkan di Puskesmas Teluk Pinang, Kecamatan GAS,” jelas Kadiskes.

Khusus untuk di Teluk Pinang, kuota anak yang akan di sunat dikatakannya tidak terbatas, sementara untuk puskesmas lainnya berkisar antara 30 sampai 50 anak.
Program Bupati peduli duafa yang digagas oleh Dinas Kesehatan ini, dijelaskannya akan rutin dilaksanakan setiap tahunnya.

”Program ini akan kita lakukan setiap tahun, agar dapat membantu kaum dhuafa,” tukas Zainal Arifin.

BIDAN SIAGA DARI DESA GEMBARAN TELUK BELENGKONG MENJADI INSPIRASI BAGI SELURUH BIDAN DI KABUPATEN INHIL

Di Desa Gembaran Kecamatan Teluk Belengkong ada satu sar551ana kesehatan yang cukup membantu warga sekitar, orang mengenalnya sebagai Puskesdes. Bagi warga desa Gembaran tidak akan asing lagi dengan Bidan Desa Siti Aisyah ditugaskan sebagai pengelola Puskesdes, selain orangnya ramah tamah, juga tidak sungkan-sungkan memberi penjelasan mengenai pentingnya kesehatan bagi warga desa. Selain melayani persalinan bagi ibu-ibu yang melahirkan, bidan lulusan Poltekkes di Jambi ini juga melayani pengobatan ringan untuk warga masyarakat . Justru pelayanan pengobatan untuk masyarakat inilah yang setiap hari ia lakukan di Puskesdes Gembaran.

Bidan yang akrab disapa Siti ini selalu berada di Puskesdes, kapanpun bila ada yang membutuhkan entah membantu persalinan atau ada orang sakit dengan sigap ia mendatangi ke rumahnya.

“Bidan desa adalah tenaga non medis yang ditugaskan di desa untuk membantu persalinan dan juga menjaga kesehatan ibu dan anak ,oleh karena itu kapanpun saya selalu standby di tempat bila ada panggilan langsung atau lewat telepon saya selalu siap mendatanginya. Itu semua merupakan tanggung jawab saya untuk melayani masyarakat dalam bidang kesehatan utamanya untuk ibu-ibu yang melahirkan dan juga kesehatan anaknya “ , ujar Bidan Siti kepada Team Media Center