Skip to main content

UPT. PUSKESMAS TEMBILAHAN HULU DALAM PELAYANAN GIZI BALITA

okTujuan Utama Pembangunan Nasional adalah Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang dilakukan secara berkelanjutan. Upaya peningkatan kualitas SDM dimulai proses tumbuh kembang anak  sejak pembuahan sampai mencapai dewasa muda. Pada masa tumbuh kembang ini, pemenuhan kebutuhan dasar anak seperti perawatan dan makanan bergizi, cerdas dan produktif.

Masalah gizi adalah masalah kesehatan masyarakat yang penanggulangannya tidak dapat dilakukan dengan pendekatan medis dan pelayanan kesehatan saja. Guna mengantisipasi gizi buruk pada bayi dan balita, tim Puskesmas Tembilahan Hulu meningkatkan kegiatan penjaringan gizi buruk dan gizi kurang diwilayah kerja Puskesmas Tembilahan Hulu.

Menurut pemegang program gizi Suzi Arianis,SKM, penjaringan gizi buruk saat ini gencar dilakukan. Penjaringan juga dilakukan/ditemui langsung baik saat puskesmas keliling (puskel), posyandu ataupun yang datang berobat ke puskesmas.

“Kalau melalui puskel kita bertemu masyarakat langsung sehingga disetiap daerah/desa dapat langsung dipantau serta pemeriksaan melalui puskel juga kita mensosialisasikan masalah gizi dengan penyuluhan” ucapnya.

Suzi Arianis,SKM mengungkapkan dalam mengantisipasi pertumbuhan dan peningkatan gizi, biasanya masing-masing posyandu melakukan penimbangan

“Melalui penimbangan akan terlihat penurunan berat badan yang berdampak pada kurangnya makanan asupan bergizi,”jelasnya.

Sementara itu Kepala Tata Usaha Puskesmas Tembilahan Hulu, Salmariantity SKM mengatakan bahwa untuk peningkatan gizi, telah disediakan pemberian susu dan makanan tambahan (biscuit) untuk balita  serta penyediaan bubur kacang hijau ke posyandu-posyandu dan langsung kepada ibu balita. Hal ini diharapkan dapat membantu peningkatan status gizi pada balita yang ada di Kabupaten Indragiri Hili

PENGUKUHAN DHARMA WANITA PERSATUAN KECAMATAN SE-KABUPATEN INDRAGIRI HILIR MASA BAKTI 2014-2019

Pengukuhan Ketua Unsur Pelaksanaan Dharma Wanitaimg_0364 Persatuan Dinas Instansi, Badan, Kantor dilingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dan Ketua Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Se-Kabupaten Inhil Masa Bhakti 2014 – 2019.

Acara pengukuhan tersebut dihadiri oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam hal ini diwakili Sekda Kabupaten Indragiri Hilir S. Syarifuddin, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD), Direktur Utama Rumah Sakit Puri Husada (Dirut-RSPH), Camat di Kabupaten Inhil, dan Peserta yang akan dikukuhkan.

Ketua Dewan Penasehat DWP Kabupaten Indragiri Hilir, Zulaikhah Wardan dalam sambutannya menyampaikan pengukuhan ini adalah wujud tanggung jawab yang harus didasari motivasi dan realisasi bukan hanya sekedar kegitaan ramai-ramaian semata. Dan kita bersama-sama berjalan dan sejalan dengan pemerintah, kita dukung terus program pemerintah sehingga cita-cita dapat terwujud bersama.

Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Dinas Kesehatan Inhil, Hj. Feron Sisca Zainal, SKM dalam wawancaranya kepada Media menyebutkan pengukuhan tersebut merupakan sebuah amanah yang harus dijalankan kedepan, dan menjadi sebuah tanggung jawab tersendiri.

“Pengukuhan ini merupakan amah kedepan yang harus dijalankan dan dipertanggung jawabkan, dan siap berjalan sesuai dengan tugas dan pokok organisasi ini,” jelas Hj. Feron Sisca Zainal, SKM.

SAMBUT MILAD INHIL KE 51, PEMKAB ADAKAN SUNAT 1.000 ANAK SECARA GRATIS

New spanduk sunatan masal 1x5Dalam rangka memeriahkan Milad Kabupaten Inhil, Riau ke-51, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, Drs. H. M. Wardan, MP Meluncurkan Program Peduli Dhuafa 2016, yang  bekerjasama dengan Dinas Kesehatan akan menggelar Sunatan Massal Untuk 1.000 Anak. Tidak hanya disunat, anak-anak itu juga akan mendapatkan kain sarung dan peci gratis. Kegiatan yang disponsori oleh Bank Riau Kepri dan Badan Amil Zakat Inhil itu akan dilaksanakan selama tiga hari, yaitu dari tanggal 2 hingga 4 Juni 2016.

Seperti yang dijelaskan Kadiskes Inhil, H. Zainal Arifin, SKM, M.Kes kepada Media Center Team, kegiatan itu akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Inhil. Bagi orangtua yang ingin mendaftarkan buah hatinya untuk mengikuti sunatan gratis itu, dikatakannya dapat menghubungi puskesmas-puskesmas terdekat. Namun demikian, sunatan massal ini, dikatakan Zainal dikhususkan bagi kaum dhuafa yakni fakir, miskin, yatim, piatu dan golongan yang tidak mampu.

”Kegiatan ini menyebar di seluruh Inhil, namun untuk seremonialnya akan dipusatkan di Puskesmas Teluk Pinang, Kecamatan GAS,” jelas Kadiskes.

Khusus untuk di Teluk Pinang, kuota anak yang akan di sunat dikatakannya tidak terbatas, sementara untuk puskesmas lainnya berkisar antara 30 sampai 50 anak.
Program Bupati peduli duafa yang digagas oleh Dinas Kesehatan ini, dijelaskannya akan rutin dilaksanakan setiap tahunnya.

”Program ini akan kita lakukan setiap tahun, agar dapat membantu kaum dhuafa,” tukas Zainal Arifin.

BIDAN SIAGA DARI DESA GEMBARAN TELUK BELENGKONG MENJADI INSPIRASI BAGI SELURUH BIDAN DI KABUPATEN INHIL

Di Desa Gembaran Kecamatan Teluk Belengkong ada satu sar551ana kesehatan yang cukup membantu warga sekitar, orang mengenalnya sebagai Puskesdes. Bagi warga desa Gembaran tidak akan asing lagi dengan Bidan Desa Siti Aisyah ditugaskan sebagai pengelola Puskesdes, selain orangnya ramah tamah, juga tidak sungkan-sungkan memberi penjelasan mengenai pentingnya kesehatan bagi warga desa. Selain melayani persalinan bagi ibu-ibu yang melahirkan, bidan lulusan Poltekkes di Jambi ini juga melayani pengobatan ringan untuk warga masyarakat . Justru pelayanan pengobatan untuk masyarakat inilah yang setiap hari ia lakukan di Puskesdes Gembaran.

Bidan yang akrab disapa Siti ini selalu berada di Puskesdes, kapanpun bila ada yang membutuhkan entah membantu persalinan atau ada orang sakit dengan sigap ia mendatangi ke rumahnya.

“Bidan desa adalah tenaga non medis yang ditugaskan di desa untuk membantu persalinan dan juga menjaga kesehatan ibu dan anak ,oleh karena itu kapanpun saya selalu standby di tempat bila ada panggilan langsung atau lewat telepon saya selalu siap mendatanginya. Itu semua merupakan tanggung jawab saya untuk melayani masyarakat dalam bidang kesehatan utamanya untuk ibu-ibu yang melahirkan dan juga kesehatan anaknya “ , ujar Bidan Siti kepada Team Media Center

TINGKATKAN MUTU PUSKESMAS, DINAS KESEHATAN INHIL LAKUKAN WORKSHOP

331Dinas Kesehatan Inhil, Riau, menggelar workshop pemahaman standar dan instrumen akreditasi puskesmas yang diikuti oleh seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir.

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Harmoni Tembilahan itu, dilaksanakan untuk pembinaan serta peningkatan mutu dan perbaikan kerja melalui sistem manajemen. Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Kesehatan, Ns. Matzen, S.Kep, M.Si menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan selama lima hari ini adalah salah satu tahapan yang harus dilaksanakan dalam mekanisme akreditasi pukesmas.

”Pendekatan yang digunakan dalam akreditasi Puskesmas ini adalah keselamatan hak pasien dan keluarga, dengan tetap memperhatikan hak petugas. Prinsipnya, ini adalah upaya untuk meningkatkan kualitas dan keselamatan pelayanan,” sebut Matzen dalam laporannya.

Ia berharap, dengan dilaksanakan workshop ini, pemahaman instrumen standard akreditasi puskesmas bisa tercapai dan terbentuknya tim akreditasi di seluruh Puskesmas yang ada di Inhil.

“Terwujudnya puskesmas-puskesmas yang siap untuk melakukan penilaian oleh tim surveyor akreditasi puskesmas” tutupnya.