Skip to main content

MENINGKATKAN KESEHATAN MASYARAKAT, UPT. PUSKESMAS SUNGAI ILIRAN MELAKSANAKAN KEGIATAN POSYANDU LANSIA DI PUSTU FLAMBOYAN

Posyandu Lansia adalah pos pelayanan terpadu untuk masyarakat usia lanjut di suatu wilayah tertentu yang sudah disepakati, yang digerakkan oleh masyarakat dimana mereka bisa mendapatkan pelayanan kesehatan. Untuk meningkatkan kesehatan masyarakat khususnya Lansia Upt. Puskesmas Sungai Iliran melaksanakan kegiatan Posyandu Lansia di Pustu Flamboyan Pusat Desa Sungai Iliran, Selasa ( 12/03/2019).

Kegiatan pemeriksaan Lansia langsung ditangani oleh dr. Fajar Dewanto dan Bidan Marlina. Dalam hal ini ada beberapa Lansia yang diperiksa, berdasarkan hasil pemeriksaan, penyakit yang sering diderita Lansia adalah Hipertensi ( Darah Tinggi ).

Dalam hal ini sasaran Posyandu Lansia yaitu kelompok pra usia lanjut ( 45-59 tahun), kelompok usia lanjut (60 tahun keatas) dan kelompok usia lanjut dengan resiko tinggi (70 tahun keatas).

Semoga dengan adanya Posyandu Lansia bisa meningkatkan derajat kesehatan Lansia untuk mencapai masa tua yang bahagia dan berdaya guna dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.

UPT. PUSKESMAS SUNGAI ILIRAN MELAKSANAKAN LOKMIN TRIWULAN I

UPT. Puskesmas Sungai Iliran menggelar Lokakarya Mini Triwulan 1 tahun 2019, yang dilaksanakan di Gedung Olahraga di Desa Sungai Iliran, kamis (28/02/2019). Yang dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala seksi (kasi) Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) Lastri Ekatama, SKM, M.Kes, Sekretaris Camat GAS Rudi Fahmi, KUA Kecamatan Gas Drs. H. Syarkawi, M.Pd.I, Kepala Upt. Puskesmas Sungai Iliran Salmariantity, SKM, Bhabinkamtibnas Harimon, Kepala Desa Sungai Iliran Ahmad Sukri, Perwakilan Kepala Pustu Frisila Dona, Amd.Keb, Perwakilan Bidan Haswilawati, Amd. Keb, Perwakilan Kader Posyandu Yuniawati, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Tujuan dilaksanakannya lokakarya mini triwulan pertama adalah mengidentifikasi masalah yang ada, kemudian dimusyawarahkan bagaimana menuntaskan masalah yang ada, selanjutnya memprioritaskan masalah yang ada, terakhir mencari solusi bersama.

Adapun hasil dari kesepakatan yang ditandatangani pada Lokakarya Mini Triwulan Pertama Upt. Puskesmas Sungai Iliran adalah :

  1. Lintas Sektor siap membantu program kesehatan dalam pengembangan Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat ( UKBM )
  • Desa Sungai Iliran : pengembangan Poskestren
  • Desa Teluk Sungka : peningkatan peran UKK untuk pekerja sagu
  • Desa Harapan Makmur : persiapan Desa Siaga
  • Desa Idaman : meningkatkan Posyandu Terpadu
  • Desa Teluk Tuasan : mempersiapkan Rumah Tunggu Kelahiran ( RTK)
  1. Setiap Desa akan memfasilitasi kegiatan pengetahuan kesehatan bagi Kader Posyandu dan Kader Desa Siaga minimal 6 bulan sekali dari dana Desa.
  2. Setiap Desa akan mengupayakan melengkapi jumlah Kader Posyandu dari dana Desa.
  3. Setiap Posyandu di Desa diupayakan pendonor / orang tua asuh untuk dana Pemberian  Makanan Tambahan (PMT) disetiap bulan.
  4. Setiap Desa akan mengupayakan sumber air bersih.
  5. Kerjasama dengan lintas sektor untuk mengupayakan CSR untuk peningkatan perbaikan gizi bayi dan balita.
  6. Adanya perhatian dari Pemerintahan Desa terhadap kegiatan hari pelaksanaan posyandu.

Selesai penandatanganan kesepakatan hasil Lokakarya Mini Triwulan Pertama, Kepala Upt. Puskesmas Sungai Iliran Salmariantity, SKM mengatakan semoga lintas sektor memberi dukungan yang maksimal terhadap kegiatan yang dilakukan Puskesmas Sungai Iliran dalam kemajuan masyarakat terhadap kesehatan.

UPT. PUSKESMAS SUNGAI ILIRAN MELAKSANAKAN PELATIHAN DOKTER KECIL DAN PEMBINAAN UKS DI SDN 007 TELUK SUNGKA

Pengetahuan tentang kesehatan sangat bagus bila ditanamkan sejak dini, sehingga bisa membentuk sikap kepedulian terhadap diri sendiri, orang lain dan lingkungan sekitarnya. Salah satu kegiatan pelatihan kesehatan untuk anak – anak usia Sekolah Dasar (SD) yaitu Pelatihan Dokter Kecil.

Dokter kecil adalah siswa yang memenuhi kriteria dan telah terlatih untuk melaksanakan sebagian usaha pemeliharaan dan peningkatan kesehatan terhadap diri sendiri, teman, keluarga dan lingkungan. Tujuan umum pembinaan dokter kecil adalah meningkatnya partisipasi siswa dalam program UKS dan tujuan khususnya adalah Agar siswa dapat menjadi penggerak hidup sehat disekolah, dirumah dan lingkungannya, selain itu Agar siswa dapat menolong dirinya sendiri, sesama siswa dan orang lain untuk hidup sehat.

Sebagai bagian dari kegiatan program promosi kesehatan, khususnya Upaya Kesehatan Sekolah (UKS), UPT. Puskesmas Sungai Iliran bekerja sama dengan Sekolah Dasar 007 Teluk Sungka mengadakan Pelatihan Dokter Kecil untuk para siswanya. Siswa yang mengikuti palatihan adalah siswa kelas 4 dan 5, materi yang diajarkan berhubungan dengan kesehatan sekolah yaitu : Usaha Kesehatan Sekolah Dokter Kecil (UKS), Gizi, Kesehatan Gigi dan Mulut, Jajanan Sehat serta P3K.

Kepala Sekolah SDN 007 mengatakan ” Kegiatan Pelatihan Dokter Kecil yang telah dilaksanakan diharapkan siswa dan siswi mampu bersikap dan berprilaku sehat, mampu mengajak serta mendorong murid lainnya untuk bersama-sama menjalankan usaha kesehatan terhadap dirinya masing-masing dan berperan aktif dalam kempanye kesehatan yang diselenggarakan di sekolah ”.

Dengan pelatihan ini diharapkan bisa meningkatkan pengetahuan dan wawasan siswa tentang kesehatan sejak dini dan membina para siswa Sekolah Dasar (SD) agar memiliki kemampuan dan kepedulian dalam mempromosikan pola hidup sehat di lingkungan sekolah.

 

PENYULUHAN PHBS DI DUSUN SUNTUNG DESA SUNGAI ILIRAN KECAMATAN GAS

PHBS adalah perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Penyuluhan PHBS adalah upaya untuk memberikan pengalaman belajar atau menciptakan suatu kondisi bagi perorangan, keluarga, kelompok dan masyarakat, dengan membuka jalur komunikasi, memberikan informasi dan melakukan edukasi, untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku, melalui pendekatan pimpinan, bina suasana dan pemberdayaan masyarakat.

Untuk menerapkan PHBS Puskesmas Sungai Iliran mengadakan kegiatan Penyuluhan PHBS kepada masyarakat, adapun contoh dari perilaku hidup sehat sendiri adalah : Mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah makan, Mengkonsumsi jajanan sehat, Menggunakan jamban bersih dan sehat, Olahraga yang teratur, Memberantas jentik nyamuk, Membuang sampah pada tempatnya dan Melakukan kerja bakti bersama warga lingkungan untuk menciptakan lingkungan yang sehat.

Kegiatan ini dihadiri oleh Lintas Program, seperti Penanggungjawab Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan,Posyandu Lansia dan Penanggungjawab KIA.

Kepala Puskesmas Sungai Iliran Ibu salmariantity, SKM) mengharapkan ”Semoga kedepanya tenaga kesehatan dan warga masyarakat bisa bekerja sama dalam menerapkan PHBS di masyarakat dalam peningkatan mutu kesehatan”

PUSKESMAS SUNGAI ILIRAN ADAKAN PENYULUHAN, KETAHANAN DAN KESEHATAN MASYARAKAT

Paradigma kesehatan kini adalah dengan pendekatan keluarga melalui kegiatan preventif dan promotif. PIS-PK (Program Indonesia Sehat Pendekatan Keluarga ) merupakan program yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Yaitu program untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang berperilaku sehat, hidup dalam lingkungan yang sehat, serta sadar pentingnya kesehatan. Dalam pelaksanaannya, keluarga akan dibina oleh kader atau petugas kesehatan dari puskesmas melalui penyuluhan dan kegiatan lainnya. Kegiatan Penyuluhan pun dilaksanakan oleh Puskesmas Sungai Iliran, selasa (1/01/2019).

Adapun kegiatan yang dibahas pada penyuluhan adalah masalah PIS-PK yaitu :

  1. Penyakit Tidak Menular dengan gerakan CERDIK
  2. Masalah Gizi (stunting)
  3. RTK (Rumah Tunggu Kelahiran)

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolsek Kecamatan GAS, BABINKAMTIBNAS, NU INHIL dan Puskesmas Sungai Iliran.

Kepala Puskesmas Sungai Iliran Ibu Salmariantity,SKM mengatakan ”Semoga Kedepannya antara tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, serta warga masyarakat bisa bekerjasama dengan baik dan semakin solid sehingga terciptalah keindahan dunia yang Hakiki searah dan sejalan dengan tujuan yang baik demi kepentingan bersama”.