Skip to main content

PKM Pulau Kijang Road Show Pemeriksaan Iva di Desa Sungai Undan

Puskesmas (PKM) Pulau Kijang melakukan Road Show pemeriksaan kesehatan berupa inspeksi visual dengan asam asetat (IVA) dan deteksi kanker payudara dengan pemeriksaan payudara klinis (Sadanis) di Desa Sungai Undan, Road Show tersebut dilaksanakan, Rabu (11/12/2019).

Kepala PKM Pulau Kijang Mustakim, SKM melalui Bidan Koordinator Laila Elma, Amd.Keb mengatakan tujuan pemeriksaan kesehatan adalah untuk mengetahui dan mengantisipasi gejala awal yang ditimbulkan kanker serviks dan kanker payudara.

“Semoga dalam kegiatan ini masyarakat Desa Sungai Undan, khususnya kaum perempuan, lebih memahami dan mengetahui bahaya dari kanker serviks dan kanker payudara,” kata Laila.

Selain itu, dia juga berharap agar kegiatan ini mampu menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk terus menjaga dan memperhatikan kesehatan.

“Tentunya agar masyarakat lebih menjaga kesehatan sesuai petunjuk yang diberikan oleh narasumber,” ujarnya.(ded)

Selain Pemeriksaan Berkala, Petugas Home Care Lansia PKM Pulau Kijang Rutin Kunjungi Rumah Warga

Program Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Puskesmas (PKM) Pulau Kijang yakni home care lanjut usia (lansia) yang diterapkan, kini nyata dirasakan manfaatnya oleh masyarakat khususnya di Kecamatan Reteh.

Pasalnya, tenaga medis yang telah disiapkan oleh PKM Pulau Kijang rutin mengunjungi rumah-rumah warga hingga pelosok untuk mengecek kondisi kesehatan.

Seperti yang dilakukan pemegang program lansia Roulina Sinurat, STr. Keb., Rabu (11/12/2019) terlihat sedang memberikan pelayanan kesehatan yang berkesinambungan dan komprehensif yang diberikan kepada individu dan keluarga di tempat tinggal mereka.

Tujuannya kata dia, untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat agar pasien mendapat kulitas hidup yang lebih baik. Dalam mewujudkan hal itu, pihaknya intes melakukan pemeriksaan.

β€œKalau di wilayah Puskesmas Pulau Kijang khususnya seminggu sekali,” ujar Roulina Sinurat.

Lebih lanjut Roulina menjelaskan, setiap turun kerumah warga Roulina didampingi oleh kader lansia.(ded)

Bimtek dan Supervisi Jejaring Layanan Kesehatan UPT Puskesmas Pulau Kijang

Pulau Kijang – Bertempat di Desa Seberang Pulau Kijang, Sabtu (3/8/2019), Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Pulau Kijang melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Supervisi Jejaring Layanan Kesehatan.

Kepala UPT Puskesmas Pulau Kijang Mustakim, SKM, mengatakan bahwa hasil dari Bimtek dan Supervisi ini akan menjadi bahan evaluasi dan akan ditindaklanjuti baik bagi Puskesmas dan jejaring yang telah di Supervisi.

“Gunanya untuk lebih meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan yang bermutu kepada masyarakat,” ucap Mustakim.

Rutinnya lagi, Bimtek dan Supervisi ini dilaksanakan pada setiap tahun di wilayah Puskesmas Pulau Kijang, baik itu Puskesmas Pembantu (Pustu), Polindes, maupun Praktek Mandiri.

Bimtek dan Supervisi pada tahun 2019 ini di awali dengan turun ke Pustu Desa Seberang Pulau Kijang yang di kelola oleh bidan Desa Vera Nitasari, Amd.Keb.

Adapun tim yang ikut dalam Supervisi kali ini yaitu Ketua Pokja UKM, Bidan Koordinator, Pj. program Promkes dan Pj. program Gizi.

Menurut Bidan Koordinator, Laila Elma, Amd Keb dalam bimtek dan Supervisi kali ini selain memberikan bimbingan administrasi serta kelengkapan arsip laporan, juga sebagai upaya menjalin silaturahmi dan kekeluargaan dengan jejaring puskesmas.(ded)

UPT. PUSKESMAS PULAU KIJANG MEMPERINGATI HARI TUBERKULOSIS (TB) SEDUNIA

Dalam Rangka Memperingati Hari TB Sedunia, UPT. Puskesmas Pulau Kijang mengadakan serangkaian kegiatan dengan Tema ” Selamatkan Generasi Milenial Bebas Tuberkulosis “, Kantor Puskesmas Pulau Kijang, minggu (24/03/2019). Yang dihadiri oleh Sekretaris Camat Reteh Arbani, Kepala Puskesmas Pulau Kijang Mustakim, SKM, dr.Riska, Tenaga Promkes Nur Syamsuryani, SKM, Masyarakat setempat, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama.

Kegiatan ini bertujuan untuk lebih mengenalkan tentang bahaya penularan penyakit Tuberkulosis yang mengancam generasi milenial bila kita tidak memutuskan mata rantai penularan dari sekarang. Adapun serangkaian kegiatan yang dilaksanakan adalah jalan santai, senam etika batuk dan senam sehat, pembagian leaflet TB, Screening kesehatan paru-paru (khususnya TBC), donor darah, pembagian doorprice dan pembagian sembako untuk pasien TB.

Dalam hal ini Ketua pelaksana dr. Riska menjelaskan ” Pada perayaan hari TB ini kami memberikan informasi tentang bahaya penyakit TBC dan cara penularan. Batuk lebih dari 2 minggu saja itu sudah kita katagorikan sebagai suspek TBC (Curiga TBC). Untuk itu masyarakat harus berobat ke Puskesmas, karena harus kita lakukan cek dahak dan pemeriksaan. Satu pasien TBC bisa menularkan 10 orang disekitarnya, jadi oleh karena itu kita harus bergerak cepat dalam memutuskan mata rantai penularan TBC ini dan kepedulian masyarakat yang sangat kami perlukan ”.

Sementara itu Kepala Upt. Puskesmas Pulau Kijang Mustakim, SKM menyampaikan ” Kegiatan ini kami laksanakan karena di daerah Reteh ini, kami menemukan banyak kasus TBC. Perayaan hari TB ini merupakan puncak kegiatan dari kegiatan-kegiatan yang kami lakukan dalam penanganan kasus TBC. Di Puskesmas kami punya banyak kegiatan yang mendukung kegiatan program TBC, seperti ketuk pintu pasien TBC, pelacakan pasien putus obat, Kader TBC, Edukasi Gizi dan pemberian makanan tambahan. Pada hari perayaan TB ini kami berharap masyarakat lebih mengerti gejala penyakit TBC dan mau berobat ke Puskesmas dan juga kami berharap Lintas Sektor juga ikut serta membantu kami dalam meningkatkan pencegahan dan penemuan Pasien TBC ”.

Selanjutnya Sekretaris Camat Reteh Arbani mengatakan ” Kami dari pihak kecamatan sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi kesehatan masyarakat tentunya kami akan selalu membantu. Saya juga melihat antusias masyarakat juga sangat tinggi, saya berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti pada hari ini tapi dapat berlangsung terus untuk meningkatkan pelayanan pada penanganan kasus TBC ini ”.

Semoga dengan adanya Kegiatan Memperingati Hari TB, masyarakat bebas Penyakit TB khususnya Generasi Milenial. Salam TOSS TB (Temukan Obati Sampai Sembuh).