Skip to main content

UPT. PUSKESMAS KOTABARU MELAKUKAN KEGIATAN SOSIALISASI MODEL SEKOLAH SEHAT DI SDN 024 HOMEBASE KOTABARU

Sekolah sehat adalah sekolah yang berhasil membantu siswa untuk berprestasi secara maksimal dengan mengedepankan aspek kesehatan, untuk mewujudkan hal tersebut UPT.Puskesmas Kotabaru melakukan kegiatan Sosialisasi Model Sekolah Sehat di SDN 024 Homebase, Kotabaru, Kecamatan Keritang, rabu (26/06/2019).

Kegiatan ini dihadiri oleh Majelis Guru, Tenaga Kesehatan, Tenaga Promkes dan Siswa siswi. Dalam sosialisasi ini Drg. Leny Wahyuni mengatakan untuk menjadikan sekolah sehat ada beberapa standar yang harus dipenuhi.

Adapun standar Sekolah Sehat adalah :

  1. Memiliki lingkungan sekolah bersih, indah, tertib, rindang dan memiliki penghijauan yang memadai.
  2. Memiliki tempat pembuangan dan pengelolaan sampah yang memadai dan representative.
  3. Memiliki air bersih yang memadai dan memenuhi syarat kesehatan.
  4. Memiliki kantin dan petugas kantin yang bersih dan rapi, serta menyediakan menu bergizi seimbang.
  5. Memiliki ruang kelas yang memenuhi syarat kesehatan ( ventilasi / AC dan pencahayaan yang cukup).
  6. Memiliki ruang dan peralatan UKS yang ideal.
  7. Memiliki kurikulum pembelajaran yang baik bagi tumbuh kembang siswa.
  8. Memiliki pola hidup bersih, higienis dan sehat.

Menurut Guru Pembina UKS Ibu Erna Widianti, S.Pd.i ” Sosialisasi ini sangat bagus dilaksanakan dan kami sangat mendukung karna salah satu tambahan untuk mempersiapkan akreditasi sekolah’’.

Semoga dengan adanya sosialisasi ini siswa dan siswi bisa menerapkan pola hidup sehat dan tentunya bisa mewujudkan model sekolah sehat.

 

PUSKESMAS KOTABARU MELAKSANAKAN PENYULUHAN DAN SCREENING HIV

Untuk mencegah terjadinya HIV Puskesmas Kotabaru melaksanakan Penyuluhan dan Screening HIV pada ibu hamil di Pustu Pebenaan,Kotabaru Kecamatan keritang ( 15/04/2019).

Kegiatan penyuluhan tersebut disampaikan oleh Ibu Hj. Gustiyanti Str.Keb  dan Screening dilakukan oleh Ibu Sarida yusma yunita Amd.AK Selaku analisis kesehatan.

Pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan tentang screening HIV sampai dengan pemeriksaan, pemeriksaan dilakukan kepada ibu hamil sebanyak 16 orang, hasil dari pemeriksaan tersebut adalah Non Reaktif ( Negatif), kegiatan pemeriksaan tersebut dibantu oleh 6 orang Bidan Pustu Desa.

Menurut Sekretaris Desa Ibu Andi Sayang, Amd ” Pemeriksaan atau screening HIV pada ibu hamil sangat bermanfaat bagi ibu hamil maupun bagi tenaga kesehatan yang membantu proses persalinan’’

UPT. PUSKESMAS KOTA BARU MELAKUKAN PENYULUHAN DBD, PEMBUATAN LAVITRAP DAN FOGGING DI DESA PEBENAAN

Mencegah terjadinya kasus Demam Berdarah Dangue ( DBD), Upt. Puskesmas Kota Baru melakukan penyuluhan DBD, Pembuatan Lavitrap dan Fogging.

Kegiatan ini dihadiri oleh Petugas Kesehatan Lingkungan Hj.Erniwaty , Bidan Desa Hartati dan masyarakat setempat, kegiatan tersebut dilaksanakan di salah satu rumah warga di Desa Pebenaan, sabtu ( 09/03/2019). Dalam penyuluhan ini petugas Kesling menjelaskan tentang cara-cara mencegah terjadinya demam berdarah dangue, adapun cara untuk mencegahnya adalah dengan 3M PLUS :

  1. Pertama yaitu menguras jumlah tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum.
  2. Kedua menutup rapat-rapat tempat penampungan air seperti drum, kendi, dan tempat air lainnya.
  3. Ketiga memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular demam berdarah.

Setelah memberikan penyuluhan tentang mencegah terjadinya DBD, Petugas Kesling dan Bidan Desa juga langsung memberikan pengetahuan bagaimana cara pembuatan lavitrap, adapun alat dan bahan yang di butuhkan untuk pembuatan lavitrap yaitu botol aqua bekas yang 1500 ML, air putih, gula merah, ragi bahan pembuat tape, lem perekat dan kresek berwarna hitam gelap. Sedangkan untuk cara pembuatannya yaitu semua bahan seperti gula dan ragi dihaluskan ditambah air lalu di masukkan ke dalam botol bekas aqua yang sudah di potong jadi 2 bagian lalu di lem pakai kresek hitam tersebut.

Selain memberikan penyuluhan DBD dan cara pembuatan Lavitrap, petugas Kesling juga melakukan fogging di RW 03 RT 01 Desa Pebenaan.

Dalam hal ini Kepala UPT. Puskesmas Kota Baru Yuheldi, S.Hum mengatakan masyarakat sangat antusias dengan kegiatan penyuluhan DBD, Fogging terlebih lagi dengan adanya pengetahuan cara pembuatan lavitrap karena lebih mudah untuk dipergunakan di rumah.