Skip to main content

DINAS KESEHATAN GELAR PERTEMUAN PEMUTAKHIRAN DATA SARANA PRASARANA PUSKESMAS SE-KABUPATEN INHIL

20170512_151037Dinas Kesehatan melalui PPSDK menggelar Pertemuan pemutakhiran data sarana prasarana, bagi Kepala Tata Usaha dan Pengelola Barang Inventaris Puskesmas se-kabupaten Inhil.

Tujuan umum dari pertemuan ini adalah agar seluruh puskesmas memiliki dokumen sarana prasarana dan alat kesehatan yang terintegrasi dengan penerapan aplikasi Aspak.

Kepala Dinas Kesehatan yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kesehatan H. Ridwan S.sos. M.Kes dalam sambutannya mengatakan secara teori sarana dan prasarana sangat penting dalam dunia kesehatan, karena sebagai alat penggerak suatu pelayanan yang baik dan menjadi tolak ukur standar mutu pelayanan di Puskesmas. Tanpa sarana dan prasarana yang mendukung dan memadai, bisa dipastikan kemungkinan besar kendala dalam pelayanan akan terjadi.

Namun sangat disayangkan, fakta dilapangan disebagian puskesmas di Kabupaten Inhil, masih ditemukan sarana dan prasarana yang pemanfaatannya tidak dioptimalkan dan tidak dikelola dengan baik, sehingga dukungan sarana dan prasarana yang tersedia terkesan kurang berdampak terhadap kualitas dan kepuasan pasien yang dilayani.

Dinas kesehatan Kabupaten Inhil menyadari bahwasanya kebutuhan sarana dan prasarana di Puskesmas secara umum belum sepenuhnya terpenuhi sesuai standar permenkes no. 75 tahun 2014, namun hendaknya memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada sebagai penunjang pelayanan merupakan suatu kebijakan yang sangat penting di setiap insan pelayan kesehatan di puskesamas.

“Melalui pertemuan ini kita ingin data kita ini falid”, ucap H. Ridwan

“Mohon perhatian kita bersama untuk menjaga sarana dan prasarana kesehatan,” harapnya

“Kita ingin berusaha, supaya kedepan kita bisa membuatkan tempat penyimpanan untuk setiap puskesmas”, terangnya

Khusus pada materi aspak ( aplikasi sarana prasarana dan alat kesehatan ) keseriusan peserta untuk mengikuti dari awal sampai akhir sangat diharapkan, hal ini dikarenakan Aplikasi aspak di puskesmas dan dinas kesehatan akan menjadi tolak ukur perencanaan pembangunan terutama berkaitan dengan pengadaan barang-barang dan alat-alat kesehatan kedepannya. Tersedianya data dan informasi sarana, prasarana dan peralatan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan diseluruh indonesi dan Terciptanya pemetaan SPA (sarana prasarana dan alat) di Fasyankes.

“Saya menghimbau mari kita berbenah diri dari yang kecil sampai yang besar untuk menjaga sarana dan prasarana kedepannya, semoga pertemuan ini bisa membawa perubahan kearah yang lebih baik,” tutup H. Ridwan