Skip to main content

PERLUNYA KESADARAN TIDAK BABS KE SUNGAI DEMIKIAN TANGGAPAN PUSKESMAS TELUK PINANG DALAM HAL INI

IMG-20170315-WA0033Teluk Pinang, 15/03/17 Untuk menekan angka kematian akibat diare, Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir telah mencanangkan dan bersegera membuat sanitasi termasuk toilet yang sehat bagi masyarakat. Hal ini selaras dengan kegiatan yang dicanangkan pemerintah dalam bentuk Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Menanggapi hal itu, Dalam mendukung Program Pemerintah tersebut UPT Puskesmas Teluk Pinang bersamaan dengan pelaksanaan Posyandu balita yang rutin tiap bulannya melaksanakan penyuluhan kesehatan yang salah satunya mengenai kesehatan penggunaan air bersih.

“Berdasarkan Riset yang dilakukan UNICEF dan WHO, yang menyatakan lebih dari 370 balita Indonesia meninggal akibat perilaku buruk BAB sembarangan, untuk mengatasi hal ini perlu adanya perhatian khusus dari Puskesmas setempat khususnya wilayah kerja UPT Puskesmas Teluk Pinang mendapatkan pemahaman mengenai dampak berbahaya dari perilaku buang air besar sembarangan (BABS) ke aliran sungai karena dikhawatirkan akan menimbulkan berbagai penyakit dari tercemarnya air sungai tersebut”, demikian tutur Bpk. Kurota Ayun, SKM kepada MCT Dinkes INHIL.

IMG-20170315-WA0030Penyuluhan kesehatan PHBS yang dipusatkan di Posyandu Anggur Parit 10 Teluk Pinang ini dilaksanakan sekira pukul 08.30 WIB dengan materi PHBS Rumah Tangga oleh Ibu Suliyana, Amk sebagai pemegang Program Promkes di Puskesmas Teluk Pinang. Disamping sosialisasi PHBS kegiatan ini juga disertai dengan Posyandu Lansia.

Walau telah berulang kali disampaikan akan tetapi Sosialisasi PHBS ini dianggap penting dan diharapkan masyarakat selalu diberikan penyegaran ilmu secara berkelanjutan sehingga menumbuhkan kesadaran dan berhijrah kepada pola perilaku hidup yang sehat dengan menggunakan jamban yang sesuai dengan kriteria Kesehatan.

DINKES PROVINSI RIAU GELAR SUPERVISI FASILITATIF PROGRAM PROMOSI KESEHATAN PERTAMA DI INHIL TAHUN 2017

DSCF3019_1Supervisi merupakan suatu proses pengarahan, bantuan dan pelatihan yang mendorong peningkatan kinerja dalam pelayanan bermutu, yang dilakukan dalam sebuah siklus yang berkesinambungan serta implementasinya menggunakan daftar tilik sebagai penilaian terhadap ukuran standar pelayanan program yang bersifat terarah, sistematis, efektif, fasilitatif dan berbasis data. Supervisi adalah manajemen Mutu dengan pendekatan proses. Untuk itulah Dinas Kesehatan Provinsi Riau menggelar Supervisi Fasilitatif Program Promosi Kesehatan di Kabupaten Indragiri Hilir (selasa/14/03/2017).

Kepala Dinas Kesehatan Kab. Indragiri Hilir, H. Zainal Arifin, SKM. M.Kes dalam arahannya sangat berterima kasih karena Kabupaten Indragiri Hilir telah menjadi tujuan pertama Dinas Kesehatan Provinsi Riau untuk menggelar Supervisi Fasilitatif Program Promosi Kesehatan.

Lebih lanjut H. Zainal Arifin, SKM. M.Kes mengatakan promosi kesehatan sangat penting untuk dilakukan bukan hanya oleh petugas kesehatan akan tetapi peran lintas sektor juga sangat diharapkan agar perilaku hidup sehat bisa dijadikan gaya hidup oleh masyarakat, khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir.

“Gerakan Promosi Kesehatan ini memang sangat penting karena itu Dinas Kesehatan mengundang lintas sektor, agar bisa bertukar pikiran, bagaimana cara kita mengemas promosi kesehatan untuk menggerakkan masyarakat agar hidup sehat.” ujar H. Zainal Arifin, SKM. M.Kes.

Dalam waktu dekat Dinas Kesehatan berencana pencanangan gerakan masyarakat hidup sehat di Kabupaten Indragiri Hilir, dan kita juga akan merancang bagaimana orang menggemari hidup sehat itu adalah sebagai gaya hidup sehari-hari jadi kenapa gerakan masyarakat (Germas) ini diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan karena banyak perubahan paradigma yang sudah terjadi luar biasa perubahan-perubahan. Pertama adalah perubahan dari lingkungan, lingkungan ini termasuk lingkungan hidup kita, gaya hidup, aktifitas fisik yang berkurang, dan pola makan. Gerakan hidup sehat itu harus dimulai dari keluarga jadi kalau setiap keluarga sudah menerapkan hidup sehat maka kami yakin ini bisa terjadi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

“Kami berharap semua bisa memberikan kontribusi pada pertemuan ini sehingga kita paling tidak setiap tahun bergerak kearah yang lebih baik untuk dibidang kesehatan,” harap kadiskes.

Adapun peserta yang mengikuti supervisi fasilitatif program promosi kesehatan adalah Puskesmas Tembilahan Hulu, Tembilahan Kota, Gajah Mada, Sungai Salak, Kempas Jaya, Kuala Enok, Enok, Sapat dan Tanah Merah serta Lintas sektor terkait seperti Kementerian Agama (Kemenag), Tokoh Masyarakat, PKK, Bappeda, Kesra, BPMPD dan BKKBN.

Galeri foto kegiatan selengkapnya dapat dilihat disini.

YERMIATI,Amd. Kep: MANFAATKANLAH TOGA AGAR HIDUP KITA LEBIH SEHAT

IMG-20170313-WA0004Saat ini banyak masyarakat terutama yang berada di perdesaan memanfaatkan pekarangan dan halaman rumah untuk dihiasi selain bunga ada juga Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang tanpa disadari memberikan manfaat dan khasiat buat kesehatan kita, tanaman obat itu sendiri ada sebagian di manfaatkan untuk bumbu dapur seperti tanaman serai, lengkuas, kunyit, kencur dan jahe.

Menurut staf Puskesmas Sungai Piring, Yermiati,Amd. Kep saat memberikan penyuluhan di Desa Sungai Raya pada Sosialisasi, Orientasi dan Pembinaan, Pemanfaatan TOGA dan Akupresure (Sabtu/11/3/2016), mengatakan Ada 25 jenis tanaman yg bisa diolah menjadi alternatif obat keluarga diantaranya kumis kucing, lidah buaya, kemangi, daun salam, jeruk nipis, cucur bebek dan lain-lain.

“Sebenarnya di lingkungan sekitar tempat tinggal kita sudah tersedia TOGA yang tanpa kita sadari, tinggal bagaimana kita mengelola, mengolah, membudi dayakan serta memanfaatkan untuk di jadikan alternatif obat herbal” tukas Yermiati,AMd.Kep.

TIDAK HANYA MENJADI POSYANDU PLUS, POSYANDU SEJAHTERA JUGA TERINTEGRASI DENGAN BKB DAN PAUD

Tembilahan (11/03/2017), dalaIMG-20170313-WA0026m rangka mewujudkan keluarga berkualitas, UPT. Puskesmas Tembilahan Kota terus mengembangkan kegiatan di Posyandu. Posyandu Sejahtera salah satunya, yang hari ini telah dihadiri oleh Ketua TIM Penggerak PKK Kecamatan dan Kelurahan, Lurah Tembilahan Kota, serta Pokja 2 PKK Kabupaten.

Posyandu yang berada di Jl. M Boya dan diketuai oleh Hj. Syamsinar ini telah menjadi Posyandu Plus. Dikatakan Posyandu Plus karena pelayanannya yang komprehensif, selain kegiatan pokok mulai dari pendaftaran, penimbangan, pencatatan, penyuluhan juga memberikan pelayanan pemeriksaan IVA, SDIDTK, kesehatan gigi mulut, pemeriksaan kadar lemak, pemeriksaan ibu hamil dan pengobatan.

Tidak hanya itu, Posyandu Sejahtera telah terintegrasi dengan Bina Keluarga Balita (BKB) dan Pendidikan Usia Dini (PAUD). Bina Keluarga Balita adalah kegiatan yang khusus mengelola tentang pembinaan tumbuh kembang anak melalui pola asuh yang benar berdasarkan kelompok umur yang dilaksanakan oleh sejumlah kader dan berada ditingkat Rukun Warga (RW). Sedangkan PAUD adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani.

Dengan integrasi antara posyandu dengan BKB dan PAUD, semua pelayanan dilakukan disatu tempat oleh kader-kader masyarakat demikian pula dengan pengelolaannya, saling berkoordinasi dan bekerjasama antara pelayanan di Posyandu, BKB dan PAUD.

Berdasarkan keterangan dari pemegang program Promkes UPT. Puskesmas Tembilahan Kota, Hj Nurlian, SST bahwa harapannya melalui integrasi dan pelayanan yang komprehensif ini mendorong masyarakat untuk terus memanfaatkan posyandu dan menjadi contoh bagi posyandu-posyandu lainnya.

“Semoga kegiatan pelayanan posyandu plus serta integraai BKB dan PAUD dapat dijadikan contoh untuk posyandu-posyandu uang ada sehingga masyarakat meningkatkan pemanfaatan posyandu untuk masyarakat, sehingga derajat kesehatan masyarakat” harapnya.

Narasumber: Tenaga Promkes Monica Julya Hidayad, SKM

 

AGAR TAHU TENTANG KEBUTUHAN GIZI, UPT PUSKESMAS TELUK PINANG PANKES GIZI REMAJA

IMG-20170311-WA0004Sabtu, 11/03/ Tim Promosi Kesehatan UPT. Puskesmas Telur Pinang melaksanakan penyuluhan kesehatan di SMA Negeri 1 Gaung Anak Serka dengan tema tentang Gizi Remaja kepada para siswa-siswi kelas X sampai dengan XII. Penyuluhan dilaksanakan di lapangan SMA N 1 GAS setelah pelaksanaan senam sehat bersama.

dr. Yayan Julianto sebagai narasumber selaku dokter umum di Puskesmas Teluk Pinang mengutarakan kenyataan dari fenomena pertumbuhan pada masa remaja menuntut kebutuhan Nutrisi yang tinggi agar tercapai potensi pertumbuhan secara maksimal karena Nutrisi dan pertumbuhan merupakan hubungan integral.

“Kami rasa para kaum pelajar sangat membutuhkan materi ini, mengingat diantara siswa kita masih banyak pola perilaku mereka yang kurang sehat, apalagi para siswa dan siswi yang yang jauh dari pengawasan orang tua seperti mereka yang tinggal di kamar kost pola makan mereka sering mengkonsumsi Fast food yang tidaK bagus untuk dikonsumsi mereka terlalu sering, jelas Bpk. Ruston Efendi, selaku Kepala Sekolah SMA N 1 GAS”

IMG-20170311-WA0002dr. Julianto menambahkan pada masa ini Nutrisi penting guna untuk mencegah terjadinya Penyakit Kronis yang terkait dengan kurangnya kebutuhan nutrisi pada masa dewasa kelak seperti penyakit Kardiovaskular, Diabetes, Kanker dan Osteoporosis.

Narasumber: Tenaga Promkes Kurota Ayun, SKM