REFLEKSI PELANTIKAN LASKAR NUSANTARA SEHAT

IMG-20170828-WA0010Belum genap satu tahun peluncuran laskar nusantara sehat  di Kecamatan Kateman sudah kembali melantik kadernya lagi. Pelantikan ini dilakukan untuk melanjutkan program Team Based  Nusantara Sehat penempatan UPT Puskesmas Sungai Guntung yang sudah digalakkan setahun lebih.

Lantas, setelah dilantik, apa saja tugas laskar nusantara sehat?

Program khusus untuk anak remaja atau lebih tepatnya siswa/siswi SMA/SMK/MA serta SMP/MTs merupakan jawaban atas kebutuhan kesehatan di lingkungan sekolahnya. Mereka dipilih untuk mewakili setiap sekolah untuk menjadi contoh kader kesehatan. Atau seperti perpanjangan tangan nakes  puskesmas untuk memberikan pendampingan kesehatan.

”28 Oktober 2016 yang lalu, kami UPT Puskesmas Sungai Guntung telah melakukan launching (peluncuran) laskar Nusantara Sehat yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Bertempat di Lapangan Balai Rakyat Kecamatan Kateman yang disaksikan oleh Fokipimcam (Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan), Guru, serta masyarakat umum.” Kata Kapus Zainuddin, SKM

Tujuan pelantikannya kepada siswa/siswi yang terpilih bisa menjadi pendamping atau konselor bagi rekan-rekannya di sekolah dan di lingkungan tempat tinggalnya terkait dengan masalah-masalah  kesehatan atau bisa juga menjadi teman curhat konseling kesehatan.

“Kami sangat mendukung langkah Nusantara Sehat untuk mengadakan kegiatan positif seperti ini di Kecamatan Kateman. Hal ini dapat meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan kepada siswa-siswi sekolah.“ Kata Kamren, S.Sos, Msi Camat Kecamatan Kateman

Besar harapan Team  Based Nusantara Sehat yang 2 (dua) bulan efektif waktu selesai penugasan, laskar nusantara sehat ini dapat memberikan perubahan sebagai kader yang melanjutkan inovasi kesehatan di sekolahnya. Tentunya mereka sudah dilatih dari kegiatan rutin yang telah dilakukan semasa bertugas di UPT Puskesmas Sungai Guntung.

Editor : Bagus Dwi Prayitno, SKM

PUSKESMAS SUNGAI GUNTUNG, GANDENG PEMUDA BNN GELAR SEMINAR KESEHATAN

IMG-20170822-WA0005Keprihatinan maraknya masalah narkoba yang tidak hanya terjadi di kota besar, membuka hati UPT Puskesmas Sungai Guntung untuk menyelenggarakan seminar ini.  Dengan melakukan upaya pencegahan dan peningkatan pengetahuan diharapkan dapat mengurangi dan menyadarkan masyarakat akan kepedulian kita terhadap masalah narkoba.

Seminar ini diadakan atas program kerja Tim Based Nusantara Sehat UPT Puskesmas Sungai guntung yang  mengajak Pemuda BNN Kecamatan Kateman, pada tanggal 21 Agustus 2017 dengan tema: “Peran Generasi Muda Untuk Indonesia Bersih Narkoba.” Memiliki tujuan untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan, mencegah terjerumusnya kedalam dampak buruknya narkoba, serta memicu kepedulian kita terhadap sesama.

Materi seminar diberikan oleh dr. Dwi Lestari Wahyuni (Narasumber Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir), Kompol Bainar, SH, MH(Kapolsek Kecamatan Kateman), dan Uca Sumantraz, S.Sos, M.MPd (Tokoh Masyarakat) yang dilakukan dengan pemaparan materi dan dilanjut dengan sesi Tanya-jawab.

IMG-20170822-WA0000Antusiasme peserta seminar terlihat dari  jumlah peserta yang hadir dari target 200 orang hingga melampaui lebih dari 300 orang. Terlebih lagi banyaknya peserta yang mengajukan pertanyaan kepada narasumber, namun karena waktu terbatas maka hanya di batasi pada dua sesi. Hingga akhirnya moderator mempersilahkan kepada peserta dapat mengubungi narasumber secara langsung diluar acara jika masih ada yang perlu ditanyakan.

“Besar harapan kami bersama bahwa acara ini dapat berdampak baik sehingga dapat memberikan solusi atas berbagai permasalahan narkoba yang terjadi di lingkungan kita, ucap Bagus Dwi Prayitno,SKM selaku ketua panitia seminar

“Tentunya harus didukung oleh berbagai pihak , karena masalah narkoba tidak hanya di selesaikan oleh pihak kesehatan ataupun hukum saja, tutup Bagus.

NUSANTARA SEHAT INHIL : “BERI PELAYANAN KESEHATAN TERBAIK”

IMG-20170505-WA0019Keberadaan Puskesmas sebagai ujung tombak saat ini, bukan lagi harus terfokus pada pelayanan kesehatan saat masyarakat sakit saja. Akan tetapi, juga harus berperan sebagai agen pembangunan kesehatan di wilayahnya.

Menjadi penggerak pembangunan kesehatan artinya menjadi pemicu kemajuan kesehatan masyarakat yang akan berpengaruh terhadap kualitas hidup masyarakat. Dengan majunya bidang kesehatan, nantinya produktifitas masyarakat juga akan bertambah semakin besar.  Dengan demikian keberhasilan pembangunan tidak terlepas dari keberhasilan pelayanan kesehatan masyarakat.

Dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo, mengajak seluruh komponen bangsa dalam membangun dimulai dari pinggiran (desa). Pengutamaan pembangunan melalui wilayah pinggiran menuju ke wilayah tengah ini tak terkecuali untuk bidang kesehatan. Pola seperti ini ingin menghadirkan Negara pada setiap jengkal tanah di Indonesia, dipelosok, terpencil, maupun daerah perbatasan sekalipun.

Salah satu kebijakan di bidang kesehatan, Pemerintah menghadirkan Nusantara Sehat, yakni penugasan khusus bidang kesehatan berbasis tim. Tenaga Kesehatan ini di rekrut langsung oleh Badan PPSDM (Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia) Kemenkes RI dengan melalui proses seleksi yang sangat ketat. Kehadiran Tim Nusantara Sehat diharapkan dapat memberi perubahan dunia kesehatan menuju pelayanan kesehatan yang paripurna.

Kabupaten Indragiri Hilir yang berada di Provinsi Riau menjadi sasaran program Kementerian Kesehatan Republik Indonesia berupa penempatan Tim Nusantara Sehat. Saat ini terdapat 2 Tim yang ditempatkan di UPT Puskesmas Sungai Guntung (Kecamatan Kateman) dan Batang Tumu (Kecamatan Mandah).  Tim pertama kali ditempatkan mulai tanggal 9 Desember 2015 adalah Tim Nusantara Sehat Puskesmas Sungai Guntung, kemudian diikuti pada akhir tahun 2016 untuk tim yang ditempatkan di Puskesmas Batang Tumu.

“Kegiatan turun ke desa yang menyenangkan walaupun harus jalan kaki tak apa kalau dilakukan dengan ikhlas, insya Allah ladang pahala buat kita. Karena kiri-kanan kita juga bisa lihat keindahan dan kekayaan alam sekitar pohon kelapa yang hijau meskipun jauh dari pemukiman warga.” tutur Dedeh Supriatin, SST saat turun ke Desa Sungai Teritip (Bidan Nusantara Sehat)

Dapat dibayangkan bagaimana gambaran implementasi program Nusantara Sehat yang ditempatkan di DTPK (Daerah Terpencil Perbatasan Kepulauan) dan DBK (Daerah Bermasalah Kesehatan). Pelaksanaan program kesehatan yang dilakukan tidak hanya terfokus pengobatan dalam gedung, namun juga diiringi aksi jemput bola ke masyarakat. Peningkatan upaya promotif dan preventif-lah yang terkadang lebih berdampak dalam kegiatan.

Saat ini munculnya kekinian masalah kesehatan harus di imbangi dengan kemajuan program kesehatan masyarakat. Umumnya masyarakat datang ke fasilitas kesehatan untuk berobat, baik kepada dokter praktik maupun langsung ke Puskesmas. Sedangkan jika ditelusuri sumber penyebab masalah itu dapat diantisipasi dengan pencegahan yang efektif yaitu melalui program KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi). Lebih banyak orang sakit baru berobat dibandingkan orang sehat / beresiko yang menjaga kesehatanya agar tidak sakit.

“Kunjungan nakes kali ini di salah satu desa terisolir wilayah kerja Puskesmas Sungai Guntung di Kabupaten Indragiri Hilir yang hanya bisa ditempuh berjalan kaki. Dengan kondisi jalan yang berlumpur  dan licin pada musim hujan kurang lebih dengan jarak 3 km. Namun semangat pengabdian, jarak yang kami tempuh dan lelah berjalan kaki terasa ringan ketika melihat senyuman dan antusias masyarakat menyambut.” Ujar Ns.Hendri H,S.Kep (Perawat Nusantara Sehat).

Mendatangi masyarakat yang belum tersentuh pelayanan kesehatan menjadi pilihan dalam upaya pelaksanaan program promosi kesehatan. Tenaga Kesehatan merasa memiliki tanggung jawab untuk menurunkan resiko masalah kesehatan dengan memberikan pelayanan turun lapangan. Hal itu tidak lain timbul dari harapan besar untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di lokasi penempatan kami (Tim Nusantara Sehat) .

(Bagus Dwi Prayitno, SKM)

UPT PUSKESMAS SUNGAI GUNTUNG GELAR LOKMIN LINTAS SEKTORAL


IMG-20170504-WA0008UPT Puskesmas Sungai Guntung menggelar Lokakarya Mini lintas sektoral di Aula UPT Puskesmas,  Rabu (03/05/2017) . Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Camat Kateman yang diwakili oleh Sekcam Kateman.

Dalam laporannya, Zainuddin, SKM Kepala Puskesmas menjelaskan, dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan pada masyarakat, kegiatan ini merupakan salah satu wadah, agar seluruh sektor yang ada di Kecamatan Kateman ini bisa berperan aktif dalam penyelenggaraan kesehatan.

Untuk lebih meningkatkan pelayanan kesehatan, ia mengharapkan, agar para peserta bisa memberikan masukan dan keluhannya. Dengan demikian pihaknya bisa lebih meningkatkan lagi pelayanan kesehatan kepada masyarakat, harapnya, sembari memaparkan fasilitas Puskesmas, capaian program, kendala dilapangan serta program dihari mendatang.

Selain itu, Kepala Puskesmas menegaskan, untuk menekan angka kematian ibu dan anak, masyarakat harus melakukan persalinan di fasilitas kesehatan baik di puskesmas maupun pustu dan poskesdes yang tentunya ditangani oleh tenga kesehatan. Pasalnya, dari beberapa kasus kematian ibu dan anak yang terjadi disebabkan oleh persalinan yang tidak ditangani oleh nakes atau dukun.

“Ibu hamil hendaknya rutin memeriksakan kesehatannya di Puskesmas atau Fasilitas Kesehatan yang terdekat, ada puskesmas pembantu/Poskesdes/POD/klinik Perusahaan. Jangan mengandalkan Dukun Desa karena sering menyebabkan kematian Ibu dan Bayi.” Katanya sambil menunjukkan slide presentasi di depan para peserta.

Sementara itu H Drs. Junaidi  Sekretaris Camat (Sekcam) Kateman dalam sambutannya mengatakan , manyambut baik materi yang tekag dipaparkan Kepala UPT Puskesmas Sungai Guntung . Bahkan kedepan siap memfasilitasi segala sarana dan prasarana pendukung dalam penyelenggaraan kesehatan di wilayah tersebut.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB ini dhadiri oleh Muspika Kecamatan Kateman serta diikuti sektitar 60 peserta dari 8 desa dan 3 kelurahan, dengan rincian terdiri, Kepala Desa, TP PKK, Bidan / Nakes Desa, Kader Kesehatan serta Tokoh Masyarakat.

(Bagus Dwi Prayitno, SKM)

TIM NUSANTARA SEHAT BERSAMA PKK LAKUKAN PEMBINAAN DESA SIAGA AKTIF

”Menjadi masyaIMG_0019rakat sehat adalah harapan dan cita-cita bersama. Ketika kita sehat dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan baik. Sebaliknya jika kita sakit maka segalanya akan tidak dapat berjalan dengan baik, bekerjapun tidak dapat dilakukan, anak-anak juga susah untuk belajar.”  Kata Nurul Khairani kepada penduduk Desa Sungai Teritip.

Tim Based Nusantara Sehat Puskesmas Sungai Guntung Kecamatan Kateman menggelar sosialisasi tentang desa siaga aktif kepada masyarakat yang ada di wiayah kerja, Sabtu (18/2/2017) pagi. Desa Sungai Teritip menjadi tempat sosialisasi perdana di Kecamatan tersebut dan akan diikuti di desa dan kelurahan selanjutnya.

Sebagai Penyelenggara yakni dari Tim Nusantara Sehat, menghadirkan TP PKK Kecamatan serta kader Posyandu bersama-sama melakukan pembinaan intensif. Sedangkan peserta yang hadir dalam sosialisasi Desa Siaga Aktif tersebut yakni para Aparat Desa, TP PKK Desa, Tokoh Masyarakat, dan masyarakat umum.

Dalam kesempatan tersebut kami sampaikan bahwa, desa siaga aktif adalah desa yang penduduknya memiliki kesiapan sumbar daya dan kemampuan serta kemauan untuk mencegah dan mengatasi berbagai masalah terutama tentang kesehatan masyarakat.

Seperti bidang Kesehatan, kasus gawatdarurat yang dapat diatasi secara mandiri. Evaluasi tahun lalu memiliki catatan bahwa Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Kecamatan Kateman yang tinggi. Dengan melakukan kemandirian atau kesiagaan masyarakat diharapkan dapat mengurangi dan menurunkan resiko kasus tersebut di tahun kedepan nanti.

Desa Teritip menjadi sasaran program ini, karena sering ditemukan kasus bayi/balita bawah garis merah (BGM) atau kurang gizi, adanya kasus suspect Demam Berdarah (DBD) yang terjadi setiap tahun. Selain itu ada juga kasus TB, HIV, dan penyakit lain yang menjadi permasalahan kesehatan masyarakat.IMG_0081

“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada UPT Puskesmas Sungai Guntung bersama Tim NS yang menaruh harapan besar kepada masyarakat guna meningkatkan kesehatan di desa ini. Sesuai dengan amanat Perda Desa Siaga Aktif ini kami mendukung penuh pelaksanaannya.” Sambut Bapak Qahar yang merupakan Kepala Desa Sungai Teritip.

 

Penulis : Bagus Dwi Prayitno (Nusantara Sehat PKM Sungai Guntung)