Skip to main content

SOSIALISASI NAPZA BAGI LSM, DAN ORGANISASI TERKAIT MELALUI P2P DAN BNN

WhatsApp Image 2017-09-28 at 12.11.29TEMBILAHAN 27/09/2017 , NAPZA merupakan akronim dari Narkoba, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya yang merupakan jenis obat-obatan yang dapat mempengaruhi gangguan kesehatan dan kejiwaan.

NAPZA secara umum adalah zat-zat kimiawi yang apabila dimasukkan kedalam tubuh baik secara oral (diminum, dihisap, dihirup dan disedot) maupun disuntik, dapat mempengaruhi pikiran, suasana hati, perasaan dan perilaku seseorang. Hal ini dapat menimbulkan gangguan keadaan sosial yang ditandai dengan indikasi negatif, waktu pemakaian yang panjang dan pemakaian yang berlebihan.

Sehubungan dengan itu diadakan Sosialisasi NAPZA di GREEN hotel oleh Dinas Kesehatan yang dihadiri oleh beberapa Organisasi Masyarakat (ORMAS) , diantaranya BNN, Granat, GANN dan Dinas terkait lainnya se kabupaten Indragiri Hilir.WhatsApp Image 2017-09-28 at 12.11.34

Sosialisai NAPZA juga dihadiri oleh narasumber di antaranya kepala Dinas Kesehatan H. Zainal Arifin, SKM.M.Kes, Dr, Saut Pakpahan, Zulkarnain dan anggota dari BNN Provinsi Riau yang memberikan sambutan, saran serta penyampaian mengenai apa saja yang berkaitan dengan sosialisai tersebut sehingga kedepannya dapat bermanfaat dan bertujuan agar bisa diterima bagi masyarkat luas.

PELAJAR PALING RENTAN TERPENGARUH NARKOBA, INI YANG DILAKUKAN UPT PUSKESMAS TEMBILAHAN KOTA UNTUK MENCEGAHNYA

IMG-20170818-WA0006Mengantisipasi penyalahgunaan Narkotika dan obat berbahaya (narkoba) di kalangan pelajar, UPT Puskesmas Tembilahan Kota melakukan penyuluhan NAPZA (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif Lainnya) di seluruh Sekolah setingkat SD, SMP, SMA sederajat di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tembilahan Kota.

Menurut Kepala UPT Puskesmas Tembilahan Kota drg. Wahyu Winda, M.Si melalui Pemegang program Promosi Kesehatan Hj. Nurlian mengatakan bahwa kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi lebih awal kepada para siswa untuk mengenal apa itu Napza dan dampaknya bagi kehidupan manusia.

“Melalui penyuluhan ini untuk menangkal pengaruh penyalahgunaan narkoba dan memberikan pemahaman kepada siswa/i agar tidak terpengaruh dengan narkoba”, ujarnya.

Ia juga menjelaskan, para pelajar diminta untuk menghindari Narkoba dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat positif. Sebab remaja sifatnya masih labil dan mudah dipengaruhi. Maka dari itu diperlukan pondasi yang kuat yakni agama, pendidikan dan peran serta keluarga untuk membentengi diri dari pengaruh narkoba.

Ia juga menambahkan bahwa upaya pencegahan terhadap penyebaran narkoba di kalangan pelajar, sudah seharusnya menjadi tanggung jawab bersama.

“Dalam hal ini semua pihak termasuk orang tua, guru, dan masyarakat harus turut berperan aktif dalam mewaspadai ancaman narkoba terhadap anak-anak kita”, tutupnya.

Editor : Monica Julya Hidayad SKM Tenaga Promosi Kesehatan Puskesmas Tembilahan Kota

PENYULUHAN TENTANG PENYALAH GUNAAN OBAT-OBATAN NAPZA/NARKOBA

img-20161128-wa0003-1Teluk Pinang, 23 Nov 2016. Akhir-akhir ini penyalah gunaan obat-obatan memang tidak bisa dipandang sebelah mata lagi, diawali dari pengaruh lingkungan dan pergaulan bebas sehingga menimbulkan kenakalan remaja maupun juga orang dewasa yang tidak terkontrol dengan baik, sehingga menimbulkan pengaruh buruk di dalam kesehatan dan menjadi penghambat dalam program upaya pembentukan revolusi mental yang sekarang menjadi fokus utama bagi pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir pada khususnya.

Sebagai bagian dari Instansi Dinas Kesehatan yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir, Puskesmas Teluk Pinang bersama dunia pendidikan yaitu Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah menengah Atas (SMA) atau total Penyuluhan diberikan kepada lima sekolah yang telah dikunjungi diantaranya SMP N 001 GAS, SMP N 002 GAS, MTS/MA Abbasiyah Teluk Pinang, SMU N 001 GAS, MTS/MA Jafariyah Teluk Pinang.

Dalam penyuluhan ini petugas Kesehatan disamping menjelaskan bahaya penyalah gunaan Napza juga tidak lupa menjelaskan apa itu Napza yang masih merupakan sebuah tanda tanya bagi sebagian masyarakat yang khususnya kaum pelajar saat ini. Pada kesempatan ini petugas penyuluhan Kesehatan menjelaskan bahwasanya NAPZA itu sendiri adalah merupakan sebuah singkatan dari beberapa buah Zat Kimia yakni sebuah singkatan dari “Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif”. Petugas penyuluhan dari Puskesmas Teluk Pinang yang terdiri dari Program Promosi Kesehatan ibu Suliyana, Amk, ibu Tuti Wahyuni, Amkg dari pemegang Program UKS dan Yunelda, Amg sebagai pemegang Program Gizi sangat antusias dalam mensupply wawasan bagi siswa-siswi yang ada di kecamatan Gaung Anak serka/ Teluk Pinang.

img-20161128-wa0006Kepala UPT. Puskesmas Teluk Pinang ibu Siti Kordiati sangat mengapresiasi Program ini, beliau menuturkan latar belakang pentingnya diberikan penyuluhan terhadap para pelajar akan bahayanya dari penyalah gunaan NAPZA untuk perlu dipahami secara benar dan dapat menjadikan diri mereka sebagai Pelopor dari pembentukan Remaja yang berjiwa mulia dengan menjauhi dari perbuatan penyalah gunaan NAPZA.

“Kegiatan ini kita anggap sangat penting untuk kita galakan, karena melihat sebagian besar gangguan penyalah gunaan Obat-obatan dan zat Kimiawi sekarang ini kebanyakan dimulai saat memasuki usia remaja, seringkali berawal dari bujukan dan rayuan, tawaran atau bahkan tekanan dari teman.

Pengaruh dari penyalah gunaan zat kimiawi ini dapat mengakibatkan penurunan kesadaran, menghilangkan rasa sakit sementara sehingga bisa menimbulkan efek ketergantungan” tutur KA. Puskesmas Siti Kordiati.

Disamping itu, sebagai pelajar yang haus akan Motivasi dan ilmu pengetahuan, mereka sangat antusias dalam mengikuti penyuluhan ini. Hal ini terlihat dari keriuhan yang muncul dikarenakan banyaknya tanya jawab yang disuguhkan mereka mengenai efek penyalah gunaan NAPZA ini.

Sumber: Tenaga Promkes Ahmad/Suliyana.