Skip to main content

UPT PUSKESMAS SUNGAI GUNTUNG BERIKAN SOSIALISASI PENANGANAN JENAZAH BERESIKO PENYAKIT MENULAR

Sebagai langkah awal dalam melakukan pencegahan penyakit menular di masyarakat, Puskesmas Sungai Guntung mensosialisasikan tata cara penanganan jenazah (memandikan jenazah) yang beresiko dan mempunyai penyakit menular, seperti HIV/AIDS, TBC, Hepatitis, Sars, dan penyakit lainnya.

Kegiatan yang di gelar di aula UPT Puskesmas Sungai Guntung ini di hadiri oleh Kepala Puskesmas Sungai Guntung, Lurah Bandar Sri Gemilang, Ketua MUI Kecamatan Kateman, KUA Kecamtan Kateman, Kepala KKP Kecamatan Kateman, Babinsa, Kapolsek, serta undangan petugas yang melaksanakan memandikan jenazah sekitar 30 orang.

Pada Sosialisasi penanganan jenazah beresiko dan penyakit menular tersebut diberikan pemaparan dan penjelasan  dalam hal tata cara memandikan jenazah yang beresiko terjangkit penyakit menular.

Kepala UPT Puskesmas Sungai Guntung Zainuddin, SKM, MM mengatakan dengan sosialisasi ini dapat diberikan pemaparan dan pemahaman bagi petugas yang memandikan jenazah, bagaimana cara mengantisipasi dalam menghadapi orang atau jenazah yang terjangkit penyakit menular, dan masih banyak petugas memandikan jenazah yang belum tau cara menghadapi orang atau jenazah yang terjangkit penyakit menular khusunya HIV/AIDS.

“Sosialisasi ini menjadi langkah positif untuk kegiatan pencegahan penyakit menular, nanti juga akan diberikan materi tentang penyakit menular lainnya agar mereka bisa menyebarkan informasi ini kepada masyarakat lainnya. Agar masyarkat tahu dan mengerti bagaimana cara menghadapi penyakit tersebut, sekaligus meminimalisir penyebaran virus penyakit mematikan tersebut” Tutupnya.

SUMBER : M. RUDINI (PROMKES PKM SUNGAI GUNTUNG)

JUM’AT BERBAGI, PUSKESMAS TEMBILAHAN HULU SEDIAKAN JAMU TRADISIONAL

Tembilahan, Jumat 1 Februari 2019. Jamu adalah sebutan untuk obat tradisional dari Indonesia. Belakangan populer dengan sebutan herba atau herbal. jamu dibuat dari bahan-bahan alami, berupa bagian dari tumbuhan seperti rimpang akar-akaran, daun-daunan, kulit batang, dan buah. Di tembilahan sendiri sangat banyak terdapat bahan – bahan untuk mengolah jamu tradisional tinggal bagaimana cara dan takaran pengolahannya tentunya sesuai khasiat yang di inginkan.

Berbagi… begitu salah satu kegiatan Puskesmas Tembilahan Hulu. Setiap hari jum’at kami menyediakan makanan dan snack yang bergizi serta kami juga melestarikan dan membiasakan minum minuman tradisional seperti jamu.

Jum’at sebelumnya kami telah menyediakan jamu daun salam serta tahu goreng , jum’at lalu juga menyediakan jamu beras kencur yang di temani dengan tempe goreng dan jum’at kali ini kami menyediakan jamu daun sirsak yang ditemani dengan nasi kuning dan tempe goreng.

Makanan serta jamu ini di olah oleh penanggung jawab Program gizi yang telah membuat daftar menu menjelang 1 bulan ke depan. Makanan dan jamu ini kami sediakan khusus bagi pengunjung dan pasien yang datang ke puskesmas Tembilahan Hulu.

Kegiatan jum’at berbagi ini sudah 3 jum’at kami lakukan, dan Kami berharap masyarakat dapat mengenal dan tau apa – apa saja manfa’at dari tanaman – tanaman obat tradisional yang ada di sekitar lingkungan dan daerah kita. ujar kepala puskesmas Tembilahan Hulu HJ. Rosdinah.

Sumber : Anggita Merry ( Promkes Puskesmas Tembilahan Hulu )

SADAR AKAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT, PUSKESMAS SEI SALAK LAKUKAN SOSIALISASI KADER PHBS DI TATANAN RUMAH TANGGA

Tempuling, 30 Januari 2019. Rumah Tangga Sehat adalah rumah tangga yang melakukan 10 (sepuluh) PHBS di Rumah Tangga yaitu Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan, memberi ASI ekslusif, menimbang bayi dan balita, menggunakan air bersih, mencuci tangan dengan air bersih dan sabun, menggunakan jamban sehat, memberantas jentik di rumah, makan buah dan sayur setiap hari, melakukan aktivitas fisik setiap hari, dan tidak merokok.

Rabu, (30/01/2018), Petugas Kesehatan Puskesmas Sungai Salak mengadakan Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam Tatanan Rumah di Posyandu Melur Desa Teluk Kiambang. Kegiatan dihadiri oleh Kepala Desa dalam Hal ini diwakili oleh Kepala Dusun Cinta Kurnia Muhammad Sais, Staf Desa Teluk Kiambang, Kepala BLUD Puskesmas Sungai Salak Saiful Ahwan, S. Kep, Tenaga Promosi Kesehatan Puskesmas Sungai Salak, Asmuliyanti, SKM, Ka. Pustu Teluk Kiambang, Nofsri Desi, AMK dan Staf Pustu Teluk Kiambang, RT/RW, serta Kader Posyandu.

Kepala Puskesmas Sungai Salak mengatakan “bahwa seluruh rumah tangga harus mau dan mampu melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan di masyarakat. Setelah diadakan Sosialisasi Pada hari ini,. Maka akan lakukan Pembentukan Kader PHBS RT agar terstruktur dengan baik”. ujar Saiful Ahwan.

Sumber : Promkes Puskesmas Sungai Salak. Asmuliyanti, SKM