Skip to main content

Desa Sungai Berapit Wakili Inhil Untuk Desa Terpencil ber-PHBS

Tim Penilai Desa Percontohan Tingkat Provinsi Riau didampingi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir melakukan penilaian di Desa Sungai Berapit Kecamatan Concong Kabupaten Indragiri Hilir (24/10/2019). Yang mana Desa Sungai Berapit masuk dalam kategori terpencil.

Camat Concong Luar Antoni Siregar M.Pd mengatakan desa Sungai Berapit sudah merupakan desa unggulan bagi Kecamatan Concong untuk desa yang ber-PHBS disamping itu memang desa ini didukung oleh masyarakat dengan tidak buang air besar sembarangan.

“Kami (Desa Sungai Berapit) mendapatkan juara 1 untuk desa ber Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Tingkat Kabupaten Inhil”,ungkap Antoni

“Semoga bisa juara 1 juga untuk tingkat provinsi”, tambahnya

Lebih lanjut Antoni mengatakan dengan penilaian ini, pihaknya mengakui belum maksimal untuk dinilai tapi ada semangat untuk memperbaiki kekurangan.

“Kami bersama-sama dengan masyarakat ingin merubah perilaku, jadi saya yakin ini bisa menjadi desa percontohan tingkat Provinsi”, terang Antoni

“Penilaian ini kami jadikan sebagai pendorong dan motivasi untuk membuat lebih baik lagi”, tutupnya

Sementara itu Tim Penilai Desa Percontohan Tingkat Provinsi Riau yang juga Kepala Seksi Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Riau Rozita mengatakan penilaian ini merupakan kolaborasi antara dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD),PMD, PKK dan Dinas Kesehatan.

“Kita melihat bagaimana desa dengan kriteria terpencil bisa menjadi sebuah desa yang ideal yang kita harapkan baik dari sisi kesehatan, pemerintahan, kemudian juga pemberdayaan masyarakatnya”, ungkap Rozita

Lebih lanjut Ia menjelaskan pihaknya juga melakukan pembinaan untuk desa-desa dengan 4 kriteria :

  1. Desa terpencil
  2. Desa perairan sungai pesisir
  3. Desa kantong kemiskinan
  4. Desa yang mendukung pariwisata

“Nah desa Sungai Berapit ini ternyata memiliki 4 kriteria yang kita inginkan, disini sudah ODF meskipun belum melakukan dekralasi padahal daerahnya perairan jadi ini kita apresiasi pencapaiannya”, ucap Rozita

“Yang mana salah satu Indikator PHBS Open Defecation Free (ODF) yang artinya Stop Buang Air Besar Sembarangan”, tutupnya

Hadiri Syukuran Akreditasi di UPT. Puskesmas Tembilahan Hulu, Wabup Inhil : Terus Tingkatkan Mutu Pelayanan

Wakil Bupati (Wabup) Indragiri Hilir (Inhil), H. Syamsuddin Uti mengucapkan selamat atas diraihnya Akrediasi Utama oleh jajaran UPT Puskesmas Tembilahan Hulu dan diminta pelayanan kesehatan bisa terus ditingkatkan.

Hal itu disampaikan Wabup Inhil yang akrab disapa SU ini saat menghadiri syukuran di aula UPT Puskesmas Tembilahan Hulu, Jalan Sederhana Tembilahan, Senin 23 September 2019.

Dikatakan Wabup H. Syamsuddin Uti, mewakili Pemkab Inhil dirinya yang sangat peduli terhadap bidang kesehatan memberikan mengapresiasi dan bangga terhadap prestasi yang dicapai oleh UPT Puskesmas Tembilahan Hulu.

“Ini tidak terlepas dari peran aktif seluruh pihak, khususnya jajaran Puskesmas Tembilahan Hulu,” ujarnya.

Kedepan, Wabup H. Syamsuddin Uti menginginkan seluruh Puskesmas yang ada di Negeri Hamparan Kelapa Dunia ini meningkatkan kualitasnya, dengan memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik dan maksimal kepada masyarakat.

“Pemkab Inhil akan berusaha memberikan dukungan agar bangunan Puskesmas dan peralatan yang digunakan bisa lebih refresentatif lagi,” tambahnya.

Kepada para tenaga medis, Wabup H. Syamsuddin Uti berpesan agar melayani masyarakat dengan senyum, sapa dan salam, serta menyediakan kotak saran atau bila perlu nomor HP/WA untuk pengaduan masyarakat.

“Tingkatkan kerjasama dan bekerjalah dengan penuh kekompakan, mudah-mudahan prestasi ini bisa dipertahankan dan kalau bisa ditingkatkan lagi,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) H. Zainal Arifin, SKM, M.Kes  menjelaskan, ada 3 Puskesmas di Kabupaten Inhil yang telah meraih Akreditasi Utama, yakni UPT Puskesmas Gajah Mada, UPT Puskesmas Tembilahan Kota dan UPT Puskesmas Tembilahan Hulu.

“Tugas kita membuktikan kepada masyarakat bahwa Puskesmas ini memang layak menjadi pilihan ketika dia sakit, sehingga dia berobat kesini. Menjadi pilihan pertama masyarakat yang ingin mendapat pelayanan kesehatan murah, gratis dan bermutu,” katanya.

Untuk mendukung komitmen tersebut, lanjut Kadiskes, tentunya dibutuhkan fasilitas kesehatan yang lebih refresentatif, seperti kondisi bangunan Puskesmas, sehingga bisa dipercaya dan meyakinkan masyarakat.

“Maka kami harapkan bantuan dari Pemda, khususnya dalam pembangunan Puskesmas Tembilahan Hulu yang sudah direncanankan,” imbuhnya.

Tampak hadir pada acara tersebut, Tim Akreditasi dari Kemenkes RI, Dirut RSUD Puri Husada Tembilahan, Camat Tembilahan Hulu dan Unsur Fokopimcam, MPI, Kepala Puskesman Tembilahan Hulu beserta jajaran dan undangan lainnya.

Pemotongan Tumpeng oleh Wakil Bupati Inhil H. Samsudin Uti

KABUT MAKIN PEKAT, UPT PUSKESMAS GAJAH MADA BAGI-BAGI MASKER

Prihatin akan kondisi kota Tembilahan yang semakin di selimuti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (KARHUTLA), sehingga Perubahan cuaca dan udara yang terhirup bercampur kabut asap yang dirasakan masyarakat Di tanggapi langsung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri HIlir.

Melalui UPT. Puskesmas Gajah Mada sejak pagi mulai membagikan masker secara gratis kepada para pengendara kendaraan bermotor dan masyarakat yang melintasi sekitaran jalan Gajah Mada, Tembilahan, Senin 26 Agustus 2019.

Kepala UPT. Puskesmas Gajah Mada “Ngatiyem, SKM menyampaikan Pembagian masker ini kami laksanakan tujuannya agar melindungi pernapasan warga agar tidak terganggu sekaligus menyelamatkan kesehatan masyarakat.

Tidak hanya itu, selalu menjaga kesehatan dengan banyak minum air putih, mengkonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang, dan mengurangi aktifitas di luar rumah serta selalu menggunakan masker pada saat keluar rumah juga tak kalah penting, Himbau pihak UPT. Puskesmas Gajah Mada.

DINKES INHIL GELAR PERTEMUAN EVALUASI PROGRAM PROMOSI KESEHATAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

Dinas kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir mengadakan Pertemuan Evaluasi Program Promosi Kesehatan Dan Pemberdayaan Masyarakat pada Selasa, (20/08/2019), di Aula Hotel Dubest, Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir.

Pertemuan ini di buka langsung oleh Ns. Matzen, M.Si, MM.Kes dan Di hadiri oleh Kepala Seksi Promosi Kesehatan (PROMKES) Dinas kesehatan Provinsi Riau, Ketua tim Penggerak PKK Kabupaten Indragiri Hilir, dan ketua tim penggerak PKK kecamatan, serta pemegang Program Promosi kesehatan dari Seluruh Puskesmas se-kabupaten Indragiri Hilir.

Kepala Dinas kesehatan yang di wakili oleh KABID YANKES Ns. Matzen, M.Si, MM.Kes Dalam sambutannya menyampaikan “ Tujuan Pertemuan ini di selenggarakan dalam rangka untuk memperoleh data dan mendapatkan informasi mengenai program promosi kesehatan kepada masing-masing pemegang program promkes serta untuk mengetahui peran PKK dalam program promosi kesehatan terutama kegiatan POSYANDU dan PHBS rumah tangga”.

Semoga pertemuan ini berjalan lancar dan bisa kita terapkan dan laksanakan sebagai pedoman bagi kita dalam menjalankan tugas dan fungsi kita masing-masing dalam program promosi kesehatan dan Pogram PKK. Demikian harapan KABID YANKES Dinkes Inhil.

Ketua Tim penggerak PKK Kabupaten Indragiri Hilir dalam hal ini Anita Pranawati Syamsuddin Uti menyampaikan tentang Peran PKK dalam membantu peran pemerintah di bidang kesehatan sangatlah mendukung dalam meningkatkan masyarakat yang sehat.

Dan juga Mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya pertemuan ini dengan harapan ibu-ibu PKK yang hadir dapat menyampaikan apa-apa yang telah di dapat dalam pertemuan ini untuk di sampaikan kepada tim penggerak PKK di kecamatan, Desa dan Kelurahan. Tutupnya.

PERLAKUKAN OBAT DENGAN BENAR, PUSKESMAS TEMBILAHAN KOTA LAKUKAN PENYULUHAN DAGUSIBU

Tembilahan, 12/02/2019. Obat bagaikan madu dan racun,  madu apabila penggunaan obat secara benar dan racun apabila salah dalam menggunakan obat. Namun di masyarakat belum banyak yang mengetahui cara pengelolaan obat dengan benar, untuk itu UPT. Puskesmas Tembilahan Kota giatkan penyuluhan DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang Obat secara benar) melalui Program Promosi Kesehatan bekerjasama dengan Farmasi Puskesmas di posyandu-posyandu.

Yang pertama adalah DAPATKAN Artinya dapatkan obat di tempat yang benar, agar terjamin manfaatnya, keamanannya dan kualitasnya. Tempat yang benar berarti legalitasnya ada, misalnya apotek, rumah sakit, toko obat berijin, apotek klinik, dan sebagainya.

Kedua, GUNAKAN Artinya gunakanlah obat sesuai dengan indikasinya (diagnosa penyakit), sesuai dosisnya, sesuai aturan pakainya, dan sesuai cara pemberiannya.

Ketiga, SIMPAN, Artinya simpan obat sesuai yang tertulis di kemasan, kecuali bila harus disimpan secara khusus. Umumnya obat disimpan di tempat yang sejuk (15-25° C), tidak terkena sinar matahari langsung, tidak di tempat yang lembab, dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Dan Ke empat adalah BUANG Artinya Membuang obat juga harus dengan prosedur yang benar. Obat yang sudah rusak atau kadaluwarsa harus segera di buang, sehingga tidak dapat lagi digunakan. Cara membuang obat pun tidak boleh sembarangan, karena berisiko dapat di salahgunakan. Pisahkan obat dari kemasan primernya. Lalu larutkan dalam air dan pendam dalam tanah.

Menurut Kepala UPT Puskesmas Tembilahan Kota drg.Hj Wahyu Winda, M. Si melalui tenaga promkes menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang aturan perlakuan obat yang benar.

 

Tenaga Promkes : Monica Julya Hidayad, SKM ( Puskesmas Tembilahan Kota )