Skip to main content

EVALUASI DAN PEMECAHAN MASALAH KESEHATAN MELALUI LOKMIN UPT PUSKESMAS SUNGAI SALAK

Tempuling, 28 februari 2018. sebagai langkah evaluasi dan pemecahan serta solusi terhadap permasalahan kesehatan serta program kesehatan yang akan di jalankan untuk masa yang akan datang. Puskesmas Sungai Salak, Kecamatan Tempuling menggelar Lokakarya Mini (Lokmin) di triwulan pertama tahun 2018 bersama lintas sektor se Kecamatan Tempuling.

Acara di gelar di aula kantor Camat Tempuling dengan di hadiri Camat Tempuling Ridwan S. sos Msi, Kapolsek Tempuling AKP Suwernedi, Danramil melalui Pelda Muslim, Kepala Puskesmas Sungai Salak Saiful Ahwan, Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, Lurah dan Kepala Desa se Kecamatan Tempuling, insan pendidikan, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat serta kader posyandu.

“Pada dasarnya pelaksanaan Lokmin ini kita sambut baik dan mendukung penuh demi tercipta dan terwujudnya pelayanan kesehatan yang semakin maksimal di Puskesmas Sungai Salak dan tetap di dalam setiap langkah kerja ataupun program yang akan di jalankan terus menjalin komunikasi dan koordinasi terhadap lintas sektor di Kecamatan Tempuling, demikian yang diharapkan oleh Camat tempuling.

Sementara Kepala Puskesmas Sungai Salak Saiful Ahwan juga menuturkan, tujuan Lokmin kita tentunya untuk menghimpun informasi terhadap ihwal kesehatan di Kecamatan Tempuling dan menggalang kerjasama terhadap lintas sektor se Kecamatan Tempuling untuk menggali setiap masalah kesehatan pada setiap wilayah seperti desa dan kelurahan untuk di temukan dan di evaluasi kembali demi di temukannya solusi untuk setiap pemecahan permasalahnya. Ini untuk kebaikan dan tentunya harapan kita melalui kinerja puskesmas Sungai Salak semakin maksimal dan kesehatan masyarakat juga semakin terjaga denga baik.

Promkes : Asmuliyanti, SKM

KEGIATAN LOKAKARYA MINI (LOKMIN) PUSKESMAS KUALA LAHANG

LOKMIN1Manajemen Puskesmas merupakan suatu rangkaian kegiatan yang bekerja secara sinergik yang meliputi perencanaan, penggerakan pelaksanaan serta pengendalian, pengawasan dan penilaian. Penerapan manajemen pergerakan pelaksanaan dilakukan melalui forum pertemuan yang dikenal dengan Lokakarya Mini (LOKMIN). Dengan ini Upt puskesmas kuala lahang melakukan lokakarya mini lintas sektor yang dihadiri oleh kepala desa Kuala Lahang, kapolsek, tim penggerak pkk toma, kader posyandu dan lintas sektor terkait lainnya dimana pelaksanaan lokmin ini dipimpin oleh sekretaris camat Gaung. LOKMIN

Zulfikar, SKM, MH, M. MKes Kepala Puskesmas Kuala Lahang yang sekaligus merangkap sebagai ketua panitia, dalam laporannya menyatakan bahwa Mini Lokakarya (Minilok) lintas sektoral ini merupakan agenda rutin kegiatan triwulanan. Dengan kegiatan ini diharapkan makin terjalinnya koordinasi dan komunikasi antar lintas sektoral. Selain itu, evaluasi capaian program dibidang kesehatan Kecamatan Gaung dapat tetap dilaksanakan sehingga target-target program dapat dikomunikasikan kesemua sektor. Kritik, Saran, dan masukan dari lintas sektoral juga sangat dibutuhkan demi perbaikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Narasumber : Dita Isnita, SKM pkm Kuala Lahang

ANTONI SIREGAR, M.Pd : PELAYANAN KESEHATAN DI CONCONG LUAR 24 JAM

DSCF7071Upt Puskesmas Concong Menggelar Lokakarya Mini Lintas Sektor yang dipusatkan di Aula Puskesmas (24/05/2017). Adapun peserta Lokakarya mini ini selain dari Tenaga Kesehatan, juga tampak hadir undangan lintas sektor terkait seperti, Camat Concong Luar, Kapolsek, Sekretaris lurah , Upt Dinas Pendidikan, serta Tokoh masyarakat.

Camat Concong Luar Antoni Siregar M.Pd mengatakan lokakarya mini merupakan program tahunan yang setiap tahun dilakukan untuk program kerja satu tahun kedepan. Untuk Puskesmas Concong luar memang agak terlambat mengadakan lokmin karena ada beberapa kendala.

“Semoga acara ini semua bisa memaklumi bukan salah puskesmas kerena terlambat dilaksanakan”, terangnya.

Lebih lanjut beliau juga memaparkan situasi terkini keadaan Kecamatan Concong Luar, terutama di segi kesehatan.

“Pelayanan Kesehatan diconcong sangat baik, kapan saja kami selalu siap 24 jam, karena sakit tidak kenal jam”, tambahnya.

“Setiap hari saya selalu membawa Tenaga Kesehatan (nakes) keliling desa untuk melihat masyarakat, agar bisa memberikan penyuluhan, yang penting masyarakat tau seperti apa hidup sehat itu”, terangnya

“Sebenarnya permasalahnya adalah sosialisasi yang kurang”, tutupnya

Sementara itu Kepala Upt Puskesmas Concong Luar Rudiyanto, S.Kep menjelaskan dari bangunan puskesmas, letak bangunan, tenaga kesehatan, program promosi kesehatan, serta permasalahan-permasalahan yang dihadapi selama ini. Salah satu bentuk masalah yang sering dihadapi seperti kebersihan Puskesmas. Keadaan geografis di sungai ini adalah pasang dan surut, terkadang saat surut kita bersihkan semua sampah-sampah hingga tidak ada yang tersisa, namun jika air pasang maka sampah ikut berdatangan, kemudian sangkut sehingga mengakibatkan puskesmas menjadi kotor lagi.

“Sampah memang masalah yang selalu ada disini, terangnya

Lebih lanjut beliau mengatakan gaya hidup sehat belum sepenuhnya diterapkan di Concong Luar.

“Masih rendahnya WC sehat diwilayah Concong”, ucapnya

“Kita akan meningkatkan kerjasama lintas sektor, yang sudah ada semoga lebih baik lagi, tutupnya

Kepala Dinas Kesehatan yang diwakili oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Rahmi Indrasuri, SKM. M.KL mengatakan lokmin ini untuk berdiskusi masalah apa saja yang dihadapi puskesmas-puskesmas selama ini dan kita bersama-sama memecahkannya.

“Kami yakin tidak bisa memecahkan masalah sendiri, makanya kita berharap kerjasama semua baik itu pemerintah, maupun masyarakat itu sendiri”, ucapnya.

Menanggapi permintaan pengadaan alat untuk meningkatkan kinerja dipuskesmas, Rahmi mengharapkan benar-benar digunakan semaksimal mungkin dan tepat guna.

“Saya ingatkan manfaat dan penggunaan alat akan kita kaji kegunaannya, jika itu benar-benar dibutuhkan maka akan kita adakan dan gunakanlah semaksimal mungkin”,terangnya.

“Kalau kira-kira tidak berdampak pada masyarakat maka jangan dilaksanakan”, tambahnya

“Kami berharap dukungan penuh semuanya agar masalah kesehatan ini teratasi, semoga masyarakat gemar hidup sehat bisa diterapkan di Concong”, tutupnya.

 

LOKMIN TRIBULAN UPT PUSKESMAS SUNGAI PIRING MELAHIRKAN BEBERAPA KESEPAKATAN DAN TINDAK LANJUT ANTAR LINSEK

IMG-20170522-WA0028Puskesmas Sungai Piring kembali mengadakan kegiatan lokakarya mini tribulan yang langsung di hadiri lintas sektor dan Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil diantaranya Kepala Bidang Seksi Promosi kesehatan, Kecamatan yang di wakili oleh sekcam, Lurah Sungai Piring, Kepala KUA Kecamatan Batang Tuaka, Kepala Desa, Kapustu serta staf puskesmas Sungai Piring, serta Ibu PKK Kelurahan.

Acara tersebut dilaksanakan di Aula kantor Camat Batang Tuaka. Adapun pembahasan mengenai capaian program kinerja puskesmas dalam tahun 2016 diantaranya program imunisasi masih rendahnya capaian program HB 0-7 hari, masih rendahnya cakupan desa ODF stop BABS (buang air besar di sembarang tempat).

Dalam kesempatan itu juga di bahas mengenai rendahnya kunjungan Imunisasi calon pengantin (TT CATIN) dimana dalam kesempatan tersebut KUA Kecamatan Batang Tuaka akan selalu memantau, mendorong dan menyarankan agar setiap calon pasangan pengantin segera ke Puskesmas untuk dilakukan Imunisasi.

Adapun dari hasil kegiatan lokmin tersebut terjadilah kesepakatan antar lintas sektor di antaranya :

  1. Untuk meningkatkan pencapaian program kerja, dilakukan peningkatan penyuluhan baik oleh petugas kesehatan maupun kader yang diberdayakan.
  2. Adanya bantuan alokasi dana diusahakan untuk pengembangan desa/ kelurahan SIAGA AKTIF, desa ber PHBS dimasing-masing desa/kelurahan dari dana DMIJ.
  3. Kegiatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yaitu bebas ODF dengan memasukkan ke APBD dan arisan jamban, setiap desa menganggarkan untuk jamban sehat dari dana APBDes.
  4. TP PKK Kecamatan/Kelurahan bersedia berperan aktif dalam pelaksanaan desa siaga aktif dan desa ber PHBS.

 

Editor : Tuti Auliyah,SKM selaku promotor kesehatan Upt Puskesmas Sungai Piring