Skip to main content

PENJARINGAN DAN PENYULUHAN KESPRO OLEH UPT PUSKESMAS SUNGAI PIRING

s.piring03 november 2017. Menurut WHO kesehatan reproduksi adalah suatu keadaan fisik, mental dan sosial yang utuh,bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan dalam segala aspek yang berhubungan dengan aspek reproduksi,fungsi serta prosesnya. secara garis besar kespro di kelompokkan menjadi empat golongan di antaranya faktor sosial ekonomi, faktor swadaya, faktor psikologis dan faktor biologis.

UPT PKM Sungai Piring kembali melakukan kegiatan penjaringan kesehatan dan penyuluhan kesehatan reproduksi pada remaja di SMAN 1 Tuah Gemilang. sementara itu penjaringan kesehatan peserta didik merupakan salah satu indikator standar pelayanan Minimal bidang kesehatan yang menjadi urusan wajib pemerintah daerah. Penjaringan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan status kesehatan peserta didik dan perlu di lakukan pemeriksaan berkala.

Tujuan diadakanya kegiatan ini untuk meningkatkan derajat kesehatan peserta didik secara optimal dalam mendukung proses belajar. sasaran kegiatan meliputi semua siswa dan siswi dan waktu pelaksanaan dilakukan per 6 bulan sekali.

kegiatan tersebut meliputi pemeriksaan personal hygiene

1.pemeriksaan kesgimul (kesehatan gigi dan mulut)

2.pemeriksaan kes kuku

3.pemeriksaan kes kuping

4.pemeriksaan kes rambut

5.pemeriksaan konjungtiva (kelopak mata)

bersamaan dengan kegiatan tersebut petugas kesehatan juga memberikann materi penyuluhan kesehatan reproduksi remaja.  semoga kegiatan ini membawa dampak yang positif bagi remaja yang sadar dan mau memelihara kesehatan reproduksinya.

Narasumber : Tuti Auliyah.

UPT PUSKESMAS SUNGAI SALAK BERIKAN PENYULUHAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA (KESPRO) DI MTS NURUL JANNAH DESA MUMPA

WhatsApp Image 2017-10-16 at 15.00.56Tempuling,15/10/2017. Kesehatan reproduksi adalah suatu keadaan fisik, mental dan sosial yang utuh, bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi, fungsi serta prosesnya. atau Suatu keadaan dimana manusia dapat menikmati kehidupan seksualnya serta mampu menjalankan fungsi dan proses reproduksinya secara sehat dan aman.

Berkaitan dengan hal itu Promotor UPT. Puskesmas Sungai Salak Asmuliyanti,SKM menyampaikan pengetahuan dan pemahaman seputar kesehatan reproduksi remaja sangat penting agar para siswa dan siswi tahu bagaimana menjaga kesehatan reproduksi dalam penyuluhan ini di ikuti Siswa dan siswi  kelas VII, VIII dan IX MTs Nurul Jannah Desa Mumpa.

Masa remaja yang masih emosional dan ingin kebebasan sangat rentan terhadap penyakit yang membahayakan bagi kesehatan reproduksi remaja, karenanya pencegahan infeksi saluran reproduksi, penyakit menular seksual dan HIV/Aids untuk menjaga kesehatan reproduksi remaja sangat diperlukan.

Tujuan kegiatan penyuluhan tersebut untuk memberikan pembekalan kepada para remaja tentang pentingnya mempersiapkan diri dalam hal menjaga kesehatan reproduksi. Sementara itu remaja sangat rentan terhadap kesehatan reproduksi dan seksual, oleh sebab itu mendapatkan pendidikan kesehatan reproduksi menjadi penting dan menjadi bagian hak dari remaja itu sendiri.

Saya berharap dengan kegiatan tersebut, siswa perempuan kelas VII, VIII, dan IX mendapatkan pemahaman tentang cara menjaga kesehatan reproduksi remaja. ”Jangan terbujuk dengan sikap hura-hura dan bersenang senang saja, jaga betul-betul kesehatan reproduksi remaja kamu dengan baik,” pesannya. kepada remaja bahwasanya kesehatan reproduksi bukan hanya untuk perempuan semata, akan tetapi juga untuk laki-laki.

Penyesalan seumur hidup akan selalu menghantui selama siklus kehidupan manusia. Dalam menyikapi perubahan seksual sekunder yang alamiah, remaja dianjurkan untuk mengisi dengan kegiatan-kegiatan positif.

“Tidak melakukan hubungan seks sebelum menikah adalah pemikiran yang sangat cerdas. Remaja yang hebat adalah remaja yang mampu mengatakan “NO FREE SEX” sehingga remaja akan menyambut masa depan dengan indah dan cemerlang. Ujar Asmuliyanti, SKM”.