Skip to main content

DINAS KESEHATAN JEMPUT BOLA MENGOBATI ODGJ MENUJU INHIL BEBAS PASUNG 2019

IMG-20170831-WA0022Dinas Kesehatan melalui bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) dalam hal ini Kasi Penyakit Tidak Menular (PTM), Zulkarnaini bersama tim percepatan bebas pasung dan Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa dari RSUD Puri Husada dr. Immanuel Wibawaningsih, Sp.Kj

Saat ini di Kabupaten Inhil masih terdapat ODGJ dipasung sebanyak 23 orang yang terdapat diberbagai daerah. Dinas Kesehatan dalam hal ini terus berupaya mewujudkan Inhil bebas pasung 2019 dengan melakukan Pengkajian dan Pengobatan ODGJ ke lokasi khusus, maksudnya diobati ke tempat dimana odgj dipasung.

“Pengobatan seperti suntik sebulan 1 kali, obat 1 kali 1 hari. Sumber obat berasal dari Kemenkes dan Dinas Kesehatan Provinsi Riau”, terang Sri Ukur Sebayang selaku tim percepatan bebas pasung

“Pengobatan ini semua jemput bola yaitu petugas kelokasi”, tambahnya

“Selanjutnya Petugas dari Puskesmas akan memantau perkembangan pasien sebulan sekali”, tutupnya

Sementara Itu Kepala Dinas Kesehatan yang diwakilii oleh Kasi Penyakit Tidak Menular (PTM), Zulkarnaini mengatakan Keluarga juga harus mendukung pengobatan yang dilakukan karena peran semua pihak sangat berarti guna mendukung kesembuhan pasien ODGJ.

“Peran keluarga sangat penting karena mengawasi minum obat secara rutin merupakan cara untuk mempercepat sembuh”, terang Zulkarnaini.

“Percuma obat bagus namun jarang diminum oleh pasien, disinilah peran keluarga untuk mengawasi”, tambahnya

“Hilangkan stigma yang dapat memperburuk situasi, ODGJ jika minum obat secara teratur maka peluang sembuh sangat besar”, tutupnya

 

JES (JELAJAH EKOWITASA SOLOP) UPT PKM SEI PIRING SEDIAKAN TENDA P3K BAGI PESERTA “FUN BIKE FOR HEALTH”

jalan santaiMinggu,13 Mei 2017, bertempat didepan halaman kantor Bupati JL. Swarna Bumi TEMBILAHAN, Pemkab INHIL mengadakan kegiatan senam jantung sehat,jalan santai,sepeda santai dan door prize bagi yang beruntung.kegiatan tersebut dalam rangka bersempena Milad Kab. INHIL yang ke 62 tahun.

kegiatan senam jantung sehat ini juga merupakan kegiatan gerakan masyarakat hidup sehat yang dilakukan bersama-sama dan diikuti mulai dari murid-murid SD s/d masyarakat umum ikut serta dalam memeriahkan acara tersebut, dan tak kalah pentingnya dalam kegiatan jalan santai yang dilaksanakan mulai dari rute JL. kembang, JL. M.boya, lampu merah dan kembali ke jalan Swarna Bumi banyak diikuti oleh sebagian besar anak sekolah dengan harapan bisa mendapatkan hadiah yang telah disediakan panitia dengan mengambil kupon yang telah disediakan oleh panitia.

pada saat bersamaan yaitu pukul 07.30 WIB bupati INHIL langsung melepas kontingen sepeda santai dengan rute perjalanan darat yang dimulai dari JL. Sungai Beringin, Getek, Sungai luar, Sungai piring, Teluk Pinang dan selanjutnya kepantai SOLOP dengan menyeberang menggunakan motor air.jalan santai 1

UPT puskesmas Sungai Piring telah siap menugaskan staf untuk membantu para kontingen pesepeda santai apabila mengalami cidera dengan membuka tenda P3K didepan kantor lurah Sungai Piring supaya dapat membantu para kontingen pesepeda santai apabila mengalami kram otot,atau cidera dalam perjalanan.

narasumber : Tuti Auliyah, PKM Sei Piring

TEST KEBUGARAN DENGAN METODE ROCKPORT BAGI CALON JEMA’AH HAJI BERSAMA UPT PKM SUNGAI SALAK

rockportSungai Salak, 25 April 2017, Kesehatan memanglah sangat penting, apalagi bagi calon jemaah haji, oleh karena itu puskesmas sungai salak melakukan test kebugaran metode rockport bagi calon jema’ah haji, Kegiatan ini diikuti oleh calon  jema’ah haji yang berjumlah 22 org,  selain itu ketua pemuda kec.Tempuling dan lurah Sungai Salak serta ketua RT dan RW kec. Tempuling Juga turut meramaikan kegiatan ini.

“walaupun kami tidak ikut naik haji tahun ini, tapi apa salahnya kami ikut mengetes seberapa sehatnya kami dengan ikut test kebugaran rocksport ini” ujar Suardi lurah Sungai Salak.

Sebelum dilakukan test kebugaran metode rocksport  pada calon jema’ah haji dilakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu, seperti cek tekanan darah (tensi), denyut jantung dan nadi, serta kadar gula darah maupun penyuluhan tentang gizi.WhatsApp Image 2017-05-15 at 10.19.56

Setelah pemeriksaan kesehatan selesai, para jema’ah calon haji diberi pengarahan tentang kegiatan yang akan dilaksanakan serta dilakukan pemanasan terlebih dahulu agar otot-otot tidak tegang saat berlari nanti, Walaupun Ada beberapa orang calon jema’ah haji yang lanjut usia, namun semangat dalam mengikuti test kebugaran ini bukanlah suatu beban yang berat, buktinya score nilai hasil dari test kebugaran metode rocksport yang mereka dapatkan dalam kategori Baik dan cukup.

3 PUSKESMAS INHIL INI YANG AKAN DINILAI TIM AKREDITASI DARI KEMENKES RI

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi ramahtamahRiau melakukan temu ramah dengan Tim Suveyor Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kementerian Kesehatan RI di salah satu hotel di Tembilahan, Rabu (26/10/2016).

Pertemuan dihadiri perwakilan pemkab yakni Sekretaris Dinas Kesehatan (Diskes) M. Ridwan, S.Sos, M.Kes, serta dihadiri Direktur RSUD Puri Husada, dan beberapa pejabat di lingkungan Dinas Kesehatan. Adapun tujuan dari akreditasi puskesmas adalah untuk, meningkatkan mutu dan pelayanan pasien, meningkatkan perlindungan bagi SDM kesehatan masyarakat dan lingkungannya serta puskesmas, meningkatkan kinerja puskesmas dalam pelayanan kesehatan perseorangan dan atau kesehatan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan kesepakatan antara Puskesmas Tembilahan Kota dan Tembilahan dengan tim surveyor sebanyak 2 tim dan Syawaluddin, SKM sebagai ketua tim surveyor.

Bupati Inhil dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Diskes Inhil M. Ridwan, S.Sos, M.Kes mengatakan, akreditasi merupakan salah satu mekanisme regulasi yang bertujuan untuk mendorong upaya peningkatan mutu dan kinerja pelayanan fasilitas kesehatan tingkat pertama yang dilakukan oleh lembaga independen yang diberikan kewenangan oleh kementerian kesehatan republik indonesia.

“Dalam pelaksanaan akreditasi puskesmas dilakukan penilaian terhadap manajemen puskesmas, penyelenggaraan upaya kesehatan masyarakat, dan pelayanan klinis yang merupakan upaya kesehatan perseorangan dengan menggunakan standar akreditasi puskesmas yang ditetapkan oleh kementerian kesehatan republik indonesia,” terangnya.

Untuk itu, atas nama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, Bupati menyambut baik dilaksanakannya penilaian akreditasi puskesmas oleh Tim Surveyor Komisi Akreditasi FKTP Kementerian Kesehatan RI di UPT Puskesmas Gajah Mada, UPT Puskesmas Tembilahan Hulu dan UPT Puskesmas Tembilahankota yang berlangsung 23-30 oktober 2016.

“Selain itu, pada bulan november 2016 yang akan datang insya Allah juga akan dilaksanakan penilaian akreditasi terhadap UPT Puskesmas Kuala Enok di Kecamatan Tanahmerah. Ini tentu saja merupakan sebuah angin segar bagi dunia kesehatan di Kabupaten Inhil yang patut untuk kita syukuri. Saya berharap melalui penilaian akreditasi ini akan memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan pelayanan puskesmas yang bermuara pada peningkatan kemajuan bidang kesehatan di Inhil,” katanya.

BUPATI MOU DENGAN KEMENKES “PROGRAM NUSANTARA SEHAT UNTUK INHIL”

Untuk membantu meni1ngkatkan kesehatan di wilayah Daerah Tetinggal, Perbatasan, & Kepulauan (DTPK) dan PDB, Bupati Inhil, Drs HM. Wardan MP bersama 41 Bupati se Indonesia menandatangani Nota kesepahaman (MOU) dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, dr.Untung Suseno Sutarjo, M.Kes, yang disaksikan langsung oleh 22 Kadinkes Provinsi & 41 Kandikes Kabupaten. Penandatangan nota kesepahaman ini dilakukan untuk mendukung penugasan khusus tenaga kesehatan Berbasis Tim (Team Based) dalam mendukung Pelaksanaan Program Nusantara Sehat (NS) di Mercure Convention Centre Ancol, Jl.Pantai Ancol Jakarta Baycity, Jakarta Utara, Senin (26/9).

Bupati Inhil Drs HM. Wardan MP, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Inhil, H. Zainal Arifin, SKM. M.Kes, Kabid Pelayanan Kesehatan Asiah.M,S.ST, M.Kes, Kasubag Humas Nursal Sulaiman, Kasubag Protokol Umarullah Missasi. Saat itu dibentuk pula tim Nusantara Sehat (NS) merupakan implementasi dari program Indonesia Sehat yang terdiri dari tiga komponen yaitu mewujudkan pradigma sehat, penguatan pelayanan kesehatan dan jaminan kesehatan nasional.

Menteri Kesehatan RI, Nila Farid Moeloek mengatakan, dalam rangka penguatan pelayanan kesehatan di DTPK & DBK, Kementerian Kesehatan menepatkan penugasan khusus tenaga kesehatan berbasis tim (Team Based) untuk mendukung program nusantara sehat.

Melalui program tersebut diharapkan kementerian kesehatan bersama pemerintah daerah provinsi dan pemerintah daerah kabupaten/kota mampu meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan yang berkualitas secara terintegrasi, terpadu dan komprehensif di DTPK & DBK sebagai wujud tanggung jawab negara hadir ditengah-tengah masyarakat.

“Tim Nusanatara sehat merupakan pendayagunaan secara khsusus tenaga kesehatan berbasis tim dalam kurun waktu tertentu dengan jumlah dan jenis tertentu guna meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan pada fasilitas pelayanan kesehatan primer di DTPK dan DBK.” Ucap Kemenkes

Tujuan pendayagunaan secara khusus tenaga kesehatan berbasis tim (tim nusantara sehat) adalah terwujudnya pelayanan kesehatan primer yang dapat dijangkau oleh setiap anggota masyarakat.

“Terutama oleh mereka yang tinggal di DTPK dan DBK yang memiliki sarana pelayanan kesehatan dasar (pukesmas) dengan kriteria terpencil dan sangat terpencil di berbagai pelosok indonesia.” Ujar Nila Farid Moeloek

Tim Nusantara Sehat merupakan tenaga profesional kesehatan dengan berbagai latar belakang kesehatan seperti dokter, perawat, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, tenaga kesehatan lingkungan, ahli Teknologi Laboratorium Medik, tenaga gizi & Kefarmasian. Yang bersedia ditempatkan selama 2 tahun untuk terjun langsung memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan memiliki semangat untuk mendukung pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Bupati inhil Drs HM. Wardan MP, mengatakan dengan adanya Program Nusantara Sehat ini merasa sangat terbantu sekali. Dimana inhil masih sangat kekurangan tenaga kesehatan kemudian mendapatkan bantuan tambahan tenaga kesehatan dari program nusantara sehat.

“Dengan Program Nusantara Sehat ini, yang pertama kita menyampaikan terima kasih dan sangat bangga karena bahwasanya Inhil masih mendapatkan bantuan tenaga kesehatan dan kita dapat informasi 8 orang tenaga kesehatan,” ucap Bupati Drs HM. Wardan MP

Delapan orang tersebut diantaranya Dokter Umum, Perawat, Bidan, Tenaga Kesehatan Masyarakat, Tenaga Kesehatan Lingkungan, Analisis Laboratorium, tenaga gizi dan tenaga kefarmasian.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil H.Zainal Arifin, SKM, M.Kes mengatakan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Dinas Kesehatan mengusulkan tenaga kesehatan dari Kementerian Kesehatan RI, sebab kita belum ada pengakatan di daerah dan di Inhil tidak ada penambahan tenaga kesehatan baru. Pemerintah Pusat ada membuat Program Untuk Daerah Terpencil dan Perbatasan itu Tenaga Kesehatan secara grub atau secara Kelompok  8 Orang Dokter Diantaranya: Dokter Umum, Perawat, Bidan, Tenaga Kesehatan Masyarakat, Tenaga Kesehatan Lingkungan, Analisis Laboratorium, tenaga gizi dan tenaga kefarmasian yang disebut dengan Tim Nusantara Sehat. Di Kabupaten Inhil baru satu yang dapat di Guntung  yaitu UPT Pukesmas Guntung, ada 6 orang udah berjalan.33

“Harapan kita dengan kehadiran tenaga kesehatan dari Kementerian Kesehatan yang ada, agar pelayanan  lebih bagus kedepannya serta bisa mensinergikan tujuan yang ingin kita capai bersama-sama.” tutup Kadiskes Inhil H.Zainal Arifin, SKM, M.Kes