Skip to main content

Demi Terciptanya Ibu Dan Calon Bayi Yang Sehat, Puskesmas Tembilahan Hulu Adakan Kegiatan Kelas Ibu Hamil

Pembangunan kesehatan di Indonesia, dewasa ini masih di prioritaskan pada upaya peningkatan derajat kesehatan Ibu dan anak, terutama pada kelompok yang paling rentan kesehatan yaitu ibu hamil, bersalin dan bayi pada masa perinatal.

Dinas kesehatan Indragiri Hilir terus berupaya memberikan pelayanan, melalui puskesmas Tembilahan Hulu Dalam Hal Ini melakukan kegiatan kelas ibu hamil, bertempat di Aula Puskesmas Tembilahan Hulu pada Rabu, (16/10/19).

Kelas Ibu Hamil merupakan sarana untuk belajar bersama tentang kesehatan bagi ibu hamil, dalam bentuk tatap muka dalam kelompok yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu-ibu mengenai kehamilan, perawatan kehamilan, dan persalinan.

Kelas Ibu Hamil adalah kelompok belajar ibu-ibu hamil dengan umur kehamilan antara 4 minggu s/d 36 minggu (menjelang persalinan) dengan jumlah peserta kurang lebih 10 orang. Di kelas ini ibu-ibu hamil akan belajar bersama, diskusi dan tukar pengalaman tentang kesehatan Ibu dan anak (KIA) secara menyeluruh dan sistimatis serta dapat dilaksanakan secara terjadwal dan berkesinambungan. Kelas ibu hamil difasilitasi oleh bidan/tenaga kesehatan dengan menggunakan paket Kelas Ibu Hamil yaitu Buku KIA, Flip chart (lembar balik), Pedoman Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil, Pegangan Fasilitator Kelas Ibu Hamil dan Buku senam Ibu Hamil.

Susi Ernawati, STr. Keb selaku Pembimbing pada kegiatan ini berharap dengan di laksanakannya kegiatan rutin kelas ibu hamil ini dapat untuk mewujudkan kehamilan sehat, ibu selamat dan bayi sehat serta mencegah komplikasi kehamilan , persalinan dan masa nifas.

 

Sumber : Anggita Merry, SKM (Promkes Puskesmas Tembilahan Hulu).

INI TUJUAN PUSKESMAS ENOK ADAKAN KELAS IBU HAMIL

Seluruh Puskesmas khususnya Di kabupaten indragiri Hilir terus berupaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di wilayah kerjanya masing-masing. Pendekatan pelayanan ini merupakan upaya untuk mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Satu diantaranya adalah melalui program kelas ibu hamil. Kelas ibu hamil ini di adakan pada Sabtu, pukul 09:30 – 11:00 (29/06/19) bertempat di puskesmas ENOK. Dengan Tema *PERSALINAN AMAN, NIFAS NYAMAN, IBU SELAMAT, BAYI SEHAT*.

Kelas ibu hamil ini di pimpin oleh Siti Aminah, Amd. Keb dengan Ayu Rizki Purwati, Am. Keb dan di ikuti oleh 6 orang Ibu hamil.

Siti Aminah, Amd. Keb menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Khususnya ibu hamil (BUMIL) tentang kehamilan, persalinan dan masa nifas sekaligus Mengajak ibu hamil untuk melakukan persalinan di fasilitas kesehatan, dan mengetahui apa saja tanda-tanda persalinan, agar ibu sehat dan bayipun selamat.

Ayu Rizki Purwati, Am. Keb menambahkan, kelas ibu hamil merupakan usaha sederhana mendekatkan pelayanan, meningkatkan pemahaman tentang kehamilan, persalinan dan masa nifas. tutup Ayu.

 

Sumber : Sudaryani, SKM (Promkes Puskesmas Enok)

KELAS IBU BALITA UPT. PUSKESMAS TEMBILAHAN KOTA

KIBAnak balita merupakan salah satu populasi paling beresiko terkena bermacam gangguan kesehatan (kesakitan dan kematian). Menurut Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012, Angka Kematian Balita di Indonesia sebesar 40/10.000 Kelahiran Hidup. Salah satu program kesehatan yang diharapkan dapat turut berperan aktif dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian pada anak balita adalah buku Kesehatan Ibu dan Anak (buku KIA), yaitu suatu buku yang berisi catatan kesehatan Ibu mulai kehamilan hingga anak berusia 5 tahun yang berisi informasi cara menjaga kesehatan. Namun tidak semua ibu mau/dapat membaca buku KIA karena berbagai sebab atau alasan, misalnya malas membaca, tidak punya waktu membaca, sulit mengerti atau memang mengalami buta aksara.

Untuk itu,UPT Puskesmas Tembilahan Kota melaksanakan kelas ibu balita di lima kelurahan, dan kelurahan seberang Tembilahan salah satunya. Pada kamis (21/10/2017) lalu, adalah pertemuan yang kelima di Kelurahan Seberang Tembilahan, sekaligus pertemuan penutupan. Peserta ada 15 orang, dari 5 kali pertemuan diperoleh 3 orang sebagai peserta terbaik dan setiap ibu memdapatkan sertifikat karena telah berpartisipasi dalam kegiatan kelas ibu balita,” ungkap Kepala UPT Puskesmas Tembilahan Kota melalui pemegang program Anak, Rosa Handayani SST.

“Bagi petugas kesehatan, penyelenggaraan kelas ibu balita merupakan media untuk lebih mengetahui tentang kesehatan ibu balita, anak dan keluarganya serta dapat menjalin hubungan lebih erat dengan ibu balita serta keluarganya dan masyarakat,” paparnya.

Dijelaskannya bahwa tujuan kelas ibu balita ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, merubah sikap dan perilaku ibu hamil tentang kesehatan balita, gizi dan stimulasi pertumbuhan dan perkembangan balita. Selain itu, bagi ibu balita dan keluarganya, kelas ibu balita merupakan sarana untuk mendapatkan teman, bertanya, dan memperoleh informasi penting yang harus dipraktekkan.