Skip to main content

Puskesmas Pulau Kijang Dirikan 5 Posko Kesehatan Karhutla

Reteh – Menyikapi kondisi kabut asap yang semakin pekat, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Pulau Kijang mendirikan 5 posko pelayanan kesehatan bagi warga yang terkena dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Seperti yang dilaporkan Koordinator Posko di Kelurahan Pulau Kijang, Sukamto, AMK, Jumat (20/9/2019), bahwa sebelumnya pihaknya rutin membagikan masker ke masyarakat.

“Namum melihat kondisi kabut yang semakin hari semakin bertambah pekat maka kami mendirikan posko di 5 titik kelurahan dan desa guna menjangkau masyarakat yang letaknya jauh dari Puskesmas induk,” terang Sukamto.

Adapun posko yang didirikan tersebar di Kelurahan Pulau Kijang, Desa Sungai Undan, Desa Seberang Pulau Kijang, Desa Pulau Kecil dan Desa Sanglar.

Kepala Puskesmas Pulau Kijang Mustakim, SKM menuturkan, bagi masyarakat yang terkena dampak asap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan disana.

“Posko ini akan tersedia sampai kondisi kabut asap terkendali,” tutupnya.(ded)

KABUT MAKIN PEKAT, UPT PUSKESMAS GAJAH MADA BAGI-BAGI MASKER

Prihatin akan kondisi kota Tembilahan yang semakin di selimuti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (KARHUTLA), sehingga Perubahan cuaca dan udara yang terhirup bercampur kabut asap yang dirasakan masyarakat Di tanggapi langsung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri HIlir.

Melalui UPT. Puskesmas Gajah Mada sejak pagi mulai membagikan masker secara gratis kepada para pengendara kendaraan bermotor dan masyarakat yang melintasi sekitaran jalan Gajah Mada, Tembilahan, Senin 26 Agustus 2019.

Kepala UPT. Puskesmas Gajah Mada “Ngatiyem, SKM menyampaikan Pembagian masker ini kami laksanakan tujuannya agar melindungi pernapasan warga agar tidak terganggu sekaligus menyelamatkan kesehatan masyarakat.

Tidak hanya itu, selalu menjaga kesehatan dengan banyak minum air putih, mengkonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang, dan mengurangi aktifitas di luar rumah serta selalu menggunakan masker pada saat keluar rumah juga tak kalah penting, Himbau pihak UPT. Puskesmas Gajah Mada.

MARAKNYA POLUSI UDARA, PUSKESMAS BENTENG BERPARTISIPASI BERIKAN MASKER KEPADA PENGENDARA

Dalam beberapa waktu terakhir cuaca panas menyengat dan polusi udara serta kabut asap yang di sebabkan oleh pembakaran hutan dan lahan yang melanda provinsi Riau berdampak sampai ke beberapa daerah termasuk kabupaten indragiri Hilir.

Melihat kondisi ini, menggugah hati para tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat .

Khususnya Tenaga Kesehatan UPT. Puskesmas Benteng dalam hal ini Linda Dewi, AMK Selaku pemegang program ISPA , Revnida Susanti, SKM selaku pemegang Promkes dan Ns. Mansur, S.Kep di pimpin langsung oleh ISHAQ, S.Sos selaku kepala UPT. Puskesmas Benteng terjun langsung kelapangan untuk memberikan pelayanan kesehatan dengan berpartisipasi memberikan masker kepada pengguna jalan yang melintas di wilayah kerja Puskesmas Benteng pada Senin, (5/8/2019).

Kepala UPT. Puskesmas Benteng” ISHAQ, S.Sos menyampaikan bahwa telah terjadi pembakaran lahan disekitaran wilayah kerja UPT. Puskesmas Benteng. maka dari itu kita Dari Tenaga Kesehatan memberikan masker serta memakaikannya langsung kepada pengendara yang lewat di sekitaran wilayah kerja puskesmas benteng agar terhindar dari polusi udara.

Kami juga menghimbau kepada pengendara agar selalu menjaga kesehatan bagi pengendara karena Asap dan polusi udara yang ditimbulkan juga menjadi polusi udara yang dapat menyebabkan penyakit pada saluran pernafasan seperti Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA), asma, dan lain-lain, ujarnya.

sumber : Revnida Susanti, SKM (promkes pkm Benteng)