Skip to main content

Cegah Kanker Seviks, Puskesmas Tembilahan Kota Giat Pemeriksaan Kesehatan

Tembilahan – Puskesmas Tembilahan Kota bekerjasama dengan Kelurahan Tembilahan Kota dan Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan, di Halaman Kantor Lurah Tembilahan, Selasa (3/9/2019).

Berupa, pemeriksaan kanker leher rahim dan sadari, deteksi faktor resiko penyakit tindak menular, cek tekanan darah serta kegiatan donor darah.

Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Indargiri Hilir (Inhil) H. Syamsuddin Uti.

“Inspeksi Visual Asetat (IVA) test sangat bermanfaat untuk mendeteksi secara dini Penyakit Tidak Menular (PTM) yaitu kanker leher rahim, kanker payudara, posbindu ptm serta kegiatan donor darah,” ucap Kepala UPT Puskesmas Tembilahan Kota, drg H. Wahyu Winda, M.Si.

Menurut dia, kanker Serviks merupakan salah satu penyebab kematian terbesar bagi perempuan.

“Oleh sebab itu penting bagi kita untuk mendeksi dini kanker leher rahim dengan,” tutupnya.(ded)

MULAI LAH LAKUKAN PEMERIKSAAN IVA DAN SADANIS SEJAK DINI

Dalam rangka memperingati MILAD Kabupaten INDRAGIRI HILIR KE – 54, Puskesmas sapat bekerjasama dengan lintas sektor melakukan pemeriksaan IVA, SABTU, 06/07/2019 di Puskesmas Sapat kecamatan Kuindra.

Pemeriksaan ini dilakukan oleh Pihak UPT Puskesmas Sapat dan Lintas sektor serta di hadiri Pihak Pemerintah Kecamatan Kuindra dan Tim penggerak PKK Kecamatan dan kelurahan Sapat.

Target pemeriksaan oleh pihak Puskesmas Sapat sebanyak 73 orang wanita usia subur. Sebelum dilakukan pemeriksaan peserta diberikan penyuluhan tentang  IVA Test.

Kepala UPT Puskesmas Sapat dalam sambutannya menerangkan bahwa Tes IVA (inspeksi visual asam asetat) adalah pemeriksaan leher rahim yang juga bisa digunakan sebagai deteksi pertama, tes IVA cenderung lebih mudah karena pemeriksaan dan hasilnya di olah langsung, tanpa harus menunggu hasil laboratorium. Tes IVA menggunakan asam asetat dengan kadar 3-5 persen, yang kemudian diusapkan pada leher rahim. Setelah itu, hasilnya akan langsung ketahuan, apakah Anda di diagnosa memiliki kanker serviks atau tidak. Meskipun terdengar menyeramkan, sebenarnya pemeriksaan ini tidak menyakitkan dan hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja.

Ketika jaringan leher rahim memiliki sel kanker, maka biasanya jaringan akan terlihat luka, berubah menjadi putih, atau bahkan mengeluarkan darah ketika diberikan asam asetat. Sementara, jaringan leher rahim yang normal, tidak akan menunjukkan perubahan apapun.

Sadanis atau periksa payudara klinis adalah pemeriksaan pada payudara oleh tenaga kesehatan (nakes) terlatih. Sadanis akan dilakukan sebelum wanita melakukan Inspeksi Vagina dengan Asam aseta (IVA) untuk deteksi dini kanker leher rahim. lanjutnya.

Pemeriksaan ini dianggap pemeriksaan awal yang efektif dan murah untuk mendeteksi kanker serviks dan sadanis. Pasalnya, tidak dibutuhkan waktu dan pengamatan laboratorium lagi untuk tahu hasilnya. Selain itu, kelebihan lainnya adalah pemeriksaan ini aman dilakukan. Mulai saat ini lakukanlah pemeriksaan iva dan sadanis ke puskesmas terdekat.

HARI KANKER SEDUNIA, UPT PUSKESMAS KEMPAS JAYA MENGADAKAN PEMERIKSAAN IVA SECARA GRATIS DAN CHECK TUMBUH KEMBANG ANAK

Dalam rangka memperingati hari kanker sedunia yang jatuh pada tanggal 4 Februari, WHO atau Organisasi Kesehatan Sedunia menyerukan dilakukannya aksi pemberantasan kanker serviks/kanker leher rahim secepatnya, Kanker serviks yang merupakan penyebab utama kematian perempuan diseluruh dunia itu menewaskan lebih dari 300 ribu perempuan dinegara berkembang setiap tahunnya. Penyakit itu disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus) yang ditularkan melalui hubungan seksual. WHO mengatakan kanker serviks dapat disembuhkan jika infeksi itu di deteksi lebih awal namun lebih baik melakukan pencegahan dengan memberi vaksin HPV bagi anak remaja 9-14 tahun dan pasien tidak datang dengan keadaan stadium lanjut. Deteksi dini khususnya sangat baik untuk mengendalikan kanker leher rahim dan payudara.

Pada kesempatan peringatan hari Kanker Sedunia ini, UPT Puskesmas Kempas Jaya mengadakan sosialisasi dan pemeriksaan IVA secara gratis di wilayah kerja Kabupaten Indragiri Hilir, hari Sabtu, (16 Februari 2019). Kegiatan ini dibuka langsung oleh KTU  puskesmas Kempas Jaya (Rio Supriyono, SKM), Dokter Umum (Dr. H. Nursamsir), Bikor (Hj. Siti Zalekho, SST), dan Pemegang Program Penyakit Tidak Menular (Ns. Pariatun), serta (Debby Hayati S, Amd. Keb). Dihadiri oleh Dokter spesialis anak (Dr. Nur Robbiyah), beliau menjelaskan seputaran tentang kanker serviks dan tumbuh kembang anak.

Yang hadir dalam acara ini 50 orang ibu – ibu dan 25 anak – anak, setelah sosialisasi petugas kesehatan melakukan pemeriksaan IVA gratis dan untuk anak – anak melakukan tumbuh kembang anak.

Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan alhamdulillah ibu – ibu merasa puas dengan adanya kegiatan ini, “kami yang ibu-ibu sedikit banyak sudah mengerti bahwa pentingnya menjaga pola hidup sehat dan memeriksakan secara awal tentang kanker rahim ini’ ujar ibu eliza warga rumbai.

Pesan kepada semua pihak untuk meningkatkan upaya promosi dan preventif kepada masyarakat bahwa kanker dapat dicegah dengan gaya hidup sehat misalnya tidak merokok, diet sehat dan seimbang, aktifitas fisik.

Dukungan dari lintas program dan sektor sangat penting dalam mengendalikan kanker di Indonesia, serta perlu adanya pengawasan dan evaluasi tentang efektifitas pengobatan alternatif yang banyak ditawarkan melalui media massa maupun elektronik. Dan inilah yang menjadi harapan kita semua, kita kembali ke preventif promotif jangan datang ke puskesmas itu hanya untuk sakit, tapi untuk memeriksa chek up kondisi tubuh kita, supaya kita tidak datang dalam keadaan yang terlambat. ujar KTU puskesmas Kempas jaya (Rio Supriyono, SKM)

 

Sumber :Ririn Octaverina – Promkes kempas Jaya