Skip to main content

PKM Pulau Kijang Road Show Pemeriksaan Iva di Desa Sungai Undan

Puskesmas (PKM) Pulau Kijang melakukan Road Show pemeriksaan kesehatan berupa inspeksi visual dengan asam asetat (IVA) dan deteksi kanker payudara dengan pemeriksaan payudara klinis (Sadanis) di Desa Sungai Undan, Road Show tersebut dilaksanakan, Rabu (11/12/2019).

Kepala PKM Pulau Kijang Mustakim, SKM melalui Bidan Koordinator Laila Elma, Amd.Keb mengatakan tujuan pemeriksaan kesehatan adalah untuk mengetahui dan mengantisipasi gejala awal yang ditimbulkan kanker serviks dan kanker payudara.

“Semoga dalam kegiatan ini masyarakat Desa Sungai Undan, khususnya kaum perempuan, lebih memahami dan mengetahui bahaya dari kanker serviks dan kanker payudara,” kata Laila.

Selain itu, dia juga berharap agar kegiatan ini mampu menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk terus menjaga dan memperhatikan kesehatan.

“Tentunya agar masyarakat lebih menjaga kesehatan sesuai petunjuk yang diberikan oleh narasumber,” ujarnya.(ded)

UPT. PUSKESMAS SUNGAI SALAK LAKUKAN PEMERIKSAAN IVA PADA KORBAN BANJIR MUMPA

Tempuling,16 Oktober 2017. Kanker serviks atau kanker leher rahim menjadi jenis kanker kedua setelah kanker payudara yang banyak ditemukan di Indonesia. Data Kementerian Kesehatan 2015 menunjukkan rata-rata setiap jam jumlah penderita kanker serviks bertambah 2,5 orang dan meninggal 1,1 orang.Untuk menekan jumlah penderita kanker serviks, pemerintah berupaya melakukan optimalisasi program deteksi dini kanker serviks yang digagas oleh Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja. OASE Kabinet Kerja merupakan sebuah perkumpulan para pendamping menteri dan unsur eksekutif lain yang dipimpin oleh Ibu Iriana Jokowi, yang memiliki serangkaian program untuk mendukung tercapainya nawacita Presiden Jokowi.Salah satu program yang digalang adalah meningkatkan pelaksanaan pencegahan dan deteksi dini kanker pada perempuan di Indonesia mulai tahun 2015-2019.

Dalam hal ini Upt. Puskesmas Sungai Salak kembali melakukan pemeriksaan IVA yang bertempat diposko pengungsian korban banjir desa Mumpa, kegiatan ini dihadiri oleh kepala puskesmas sungai salak beserta bidan puskesmas dan bidan desa sungai salak yang melakukan pemeriksaan IVA.

Ibu-ibu yang berada diposko pengungsian sangat antusias untuk memeriksakan diri mereka, ada sekitar 17 orang yang mendaftarkan diri untuk melakukan pemeriksaan IVA tersebut. “Kami tidak menyangka ternyata ibu-ibu yang berada diposko banyak juga yang mau melakukan pemeriksaan IVA” ujar Sri Pujiono, Amd. Keb.WhatsApp Image 2017-10-18 at 12.11.11

“Dalam kegiatan kali ini kita lakukan di posko pengungsian korban banjir Mumpa, tujuannya yaitu mengajak ibu-ibu yang ada diposko untuk melakukan pemeriksaan IVA, jadi selain sebelumnya mereka (warga yg mengungsi diposko banjir mumpa) telah mendapatkan pengobatan oleh upt. Puskesmas Sungai Salak, maka kali ini kembali dilakukan pemeriksaan IVA “ujar Kepala Puskesmas Saiful Akhwan, S. Kep.

Narasumber : Asmuliyanti, SKM

DETEKSI DINI KANKER SERVIK ATAU KANKER LEHER RAHIM, PUSKESMAS TEMBILAHAN KOTA GELAR PEMERIKSAAN IVA

IMG-20170408-WA0034Sebagai upaya deteksi dini bagi wanita terhadap ancaman kanker servik atau kanker leher rahim, UPT Puskesmas Tembilahan Kota menggelar Pemeriksaan Kanker Serviks dengan metode IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) di Kelurahan Tembilahan Kota.

Tujuan kegiatan ini dikatakan Kapus Tembilahan Kota drg. Wahyu Winda MSi untuk mengetahui secara dini adanya lesi pra kanker servik/ kanker leher rahim, untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas penyakit kanker servik.

“Tes IVA merupakan salah satu upaya pemeriksaan awal yang diprioritaskan bagi perempuan Indonesia agar dapat dilakukan penanganan dengan tepat dan cepat sejak dini karena kanker servik ini banyak menyerang wanita, dimana saat ini menduduki urutan pertama di negara berkembang dan urutan kedua di dunia”, Ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan melalui inspeksi Visual Asam Asetat ( IVA ) test dengan cara melihat langsung dengan mata telanjang, pengolesan asam asetat 3%.

“Kelebihan dari pemeriksaan IVA ini tekniknya mudah, biaya murah, tingkat sensitivitasnya tinggi, hasilnya dapat segera diketahui dan dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan selain ginekologi seperti dokter umum dan bidan”, tambahnya.

Pada kesempatan tersebut Wahyu Winda mengatakan bahwa pelaksanaan deteksi IVA kali ini dilakukan selain di Puskesmas juga dilakukan secara mobile bekerja sama dengan TP PKK Kecamatan dan Kelurahan.

“Hal ini dilakukan mengingat masih banyak para wanita usia subur yang masih belum mau dan malu untuk memeriksakan dirinya sehingga kita perlu sosialisasi  lebih banyak ke masyarakat”, tutupnya.