Skip to main content

Kadinkes Inhil Pinta Puskesmas Selalu Pantau Kesehatan Warga

Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) meminta petugas di Puskesmas selalu memantau serta aktif melaporkan terkait perkembangan kesehatan warga di wilayah kerjanya.

Kadinkes Inhil mendampingi Bupati Inhil

“Kami meminta kepala Puskesmas bersama jajarannya lebih aktif melakukan pemantauan di masyarakat,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil H Zainal Arifin, SKM., M.Kes, Rabu, (25/3/2020)

Sebagai salah satu bentuk antisipatif, Kadinkes, mengimbau kepada masyarakat yang sakit batuk, pilek dan demam menggunakan masker agar tak menular.

Dan juga, diharapkan selalu membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan selalu mencuci tangan sesuai instruksi Bupati Inhil HM Wardan.

“Gunakan masker jika merasa sakit, lalu cuci tangan dan PHBS dilakukan karena kuman mudah masuk ke selaput-selaput kulit,” kata mantan Kadinkes Provinsi Riau itu.

Ia juga mengingatkan masyarakat tak terlalu panik terkait Covid-19 ini.

“Waspada iya, tapi jangan panik karena akan banyak yang dirugikan nantinya. Jika ada yang mengalami gejala batuk dan demam, segera mungkin memeriksakannya ke Puskesmas terdekat,” sarannya.(ded)

Re-akreditasi, Dinkes Inhil Harap 6 Puskesmas Dapat Meningkatkan Statusnya

Kasi Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan Jadi Prasmadi, SKM, M.Si

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Re-akreditasi 6 puskesmas tahun ini.

Re-akreditasi dilakukan untuk meningkatkan kompetensi pelayanan kesehatan bagi masyarakat Inhil.

Kepala Dinkes Kabupaten Inhil H. Zainal Arifin, SKM., M.Kes melalui Kepala Seksi (Kasi) Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan Jadi Prasmadi, SKM, M.Si, Senin (13/1/2020) kemarin menjelaskan, Re-akreditasi menjadi langkah Dinkes agar puskesmas di Kabupaten Inhil semakin baik terutama dari sisi pelayanan dan SDM.

“Produk layanan kesehatan harus menjadi fokus kami ke depannya,” jelasnya ditemui diruangan.

Menurutnya ada empat level akreditasi puskesmas. Yakni dasar, madya, utama, dan paripurna.

Untuk yang akan melaksanakan Re-akreditasi tahun ini ada 5 puskesmas yang telah meraih level madya.

Yakni puskesmas Kuala Lahang, Sungai Piring, Sungai Salak, Pengalihan Enok, dan Kempas Jaya.

“Puskesmas Teluk Pinang saat ini dilevel dasar,” tandas Jadi.

Saat ini ucapnya, rata-rata di Kabupaten Inhil levelnya adalah madya.

“Target kami tahun ini 6 puskesmas yang direakreditasi bisa meraih utama,” jelasnya.

Meski begitu Jadi menjelaskan, meraih level puskesmas utama tak mudah, dan apalagi level paripurna.

“Karena persyaratannya cukup tinggi. Di antaranya tempat, sarana prasarana, ketersediaan alat kesehatan (alkes) di puskesmas, SDM, hingga penilaian tentang alur dokumen yang digunakan untuk perlakuan tindakan harus selalu diperbaiki, artinya memang harus selalu dimonitor,” ujar Jadi.(ded)

2020, 6 Puskesmas di Inhil Akan Lakukan Re-Akreditasi

Kasi Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan Jadi Prasmadi, SKM, M.Si

Ditahun 2020, 6 (enam) Puskesmas akan dilakukan survey akreditasi (Re-Akreditasi) oleh Komisi Akreditasi FKTP Kementrian Kesehatan RI.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H.Zainal Arifin, SKM, M.Kes, melalui Kepala Seksi (Kasi) Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan Jadi Prasmadi, SKM, M.Si, Senin (13/1/2020) saat dijumpai diruangan membenarkan informasi tersebut.

Dikatakan bahwa untuk tahun 2020, berdasarkan roadmap dan masa berlaku sertifikat akreditasi selama 3 tahun, ke 6 Puskesmas yang telah dilakukan survey perdana pada tahun 2017, kembali akan dilakukan survey akreditasi oleh komisi akreditasi kementrian kesehatan RI.

Adapun 6 Puskesmas tersebut adalah :

  • UPT Puskesmas Kuala Lahang
  • UPT Puskesmas Teluk Pinang
  • UPT Puskesmas Sungai Piring
  • UPT Puskesmas Sungai Salak
  • UPT Puskesmas Pengalihan Enok, dan
  • UPT Puskesmas Kempas Jaya

“Sampai saat ini, kebijakan kementrian kesehatan masih menerapkan akreditasi sebagai tolok ukur dalam menetapkan standarisasi pelayanan di puskesmas,” jelas Jadi.

Terdapat 776 elemen penilaian yang terbagi dalam 9 BAB.

Upaya perbaikan mutu pelayanan dilakukan secara berkesinambunagan, sambungnya, bisa saja dalam penilaian atau survey re-akreditasi nanti hasilnya menurun namun kita berharap semua Puskesmas yang akan dilakukan survey tahun ini hasil nya meningkat status akreditasinya, dari dasar menjadi madya, madya menjadi utama.

“Bahkan jika memungkinkan bisa sampai ke paripurna, mengingat di kabupaten Inhil belum ada satupun yang mencapai hasil masksimal tersebut,” tuturnya.

Selain kerjasama seluruh staf Puskesmas dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan Puskesmas, adanya dukungan lintas sektor khususnya camat dan forkopimcam sangat diperlukan untuk keberhasilan pelaksanaan program-program Puskesmas.

Pelaksanaan akreditasi Puskesmas di Kabupaten Indragiri Hilir dimulai tahun 2016 sampai 2019.

“Untuk 26 Puskesmas di 20 kecamatan, alhamdullilah sudah seluruh Puskesmas berdasarkan kecamatan sudah terakreditasi semuanya,” ulasnya.

Target 1 Kecamatan 1 Puskesmas terakreditasi.

“Akreditasi bukan tujuan akhir yang harus dicapai, yang utama adalah bagaimana kita memberikan pelayanan yang bermutu kepada masyarakat sehingga puskesmas dapat menjadi pilihan utama bagi masyarakat dalam mengatasi permasalahan kesehatannya,” tutup Jadi.(ded)

Temu Ramah, DWP Dinkes Inhil Jaga Kekompakan dan Rancang Program Kerja yang Produktif

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Selasa (17/12/2019) siang, menggelar acara temu ramah anggota, di aula DWP, Jl. Gajah Mada, Tembilahan.

Temu ramah ini dihadiri oleh Ketua DWP Dinkes Inhil Hj. Feronsiska Zainal bersama rombongan.

Temu ramah ini juga diadakan untuk menjaga kekompakan, merancang program yang produktif antar pengurus DWP Dinkes Inhil.

“Semangat dalam kebersamaan anggota DWP sangat perlu dijaga, bagi anggota DPW Dinkes Inhil diharapkan dapat menjadikan wadah dalam perencanaan kegiatan yang bersifat kreatif,” ucap Ketua DPW Dinkes Inhil Hj. Feronsiska Zainal.

Disampingnya DWP juga menyimbolkan makan bersama sebagai tanda keharmonisan dalam keluarga DWP Dinkes Inhil.

Sementara, dalam kebersamaan saat itu, Hj. Feronika memberikan motivasi dan juga arahan kepada anggota DWP untuk bersama-sama membahu berkontribusi dalam kemajuan DPW Dinkes Inhil.

“Berkembangnya DWP Dinkes kita tergantung sinergi kita bersama, jangan ada yang merasa lebih sebab masing-masing punya tugas pokok,” pesan Feronsiska.

Feronsiska juga mengatakan bangga telah bersama selama ini dengan anggota DWP Dinkes Inhil, dia juga menyampaikan terimakasih kepada anggota DWP yang telah mendukung setiap kebijakan maupun program yang telah dilakukan.(ded)

Menyambut Natal dan Tahun Baru, Puskesmas Gajah Mada Siapkan Tenaga Kesehatan Diposko

Dalam rangka operasi SIGAP menyambut natal dan tahun baru, Tim P3K Puskesmas Gajah Mada ikut serta dalam rangkaian kegiatan tersebut yang poskonya berada di Jalan Jend. Sudirman Tembilahan.

Kegiatan dilaksanakan dari jam 07.30 wib sampai jam 17.30 wib, sejak tanggal 22-12-2019 sampai tanggal 01-10-2020.

Kepala Puskesmas gajah Mada Ngatiem, SKM saat dikonfirmasi oleh Media Center Tim (MCT) mengatakan untuk petugas selalu standby 2 orang, yang dibagi menjadi dua sip antara pagi dan sore.

“Diharapkan petugas dalam berkerja harus komitmen waktu dan berhati-hati jika ada kasus/ tindakan yang bersipat urgent/darurat  yang tidak bias di tangani di posko segera di rujuk ke rumah sakit”, tutupnya