Skip to main content

UPT. PUSKESMAS BEKAWAN MELAKSANAKAN SOSIALISASI GEMA CERMAT, GERMAS DAN PENYULUHAN MAKAN BUAH DAN SAYUR DI DESA BEKAWAN

UPT. Puskesmas Bekawan melaksanakan Sosialisasi Gema Cermat dan Germas serta Penyuluhan Makan Buah dan Sayur. Kegiatan ini dilaksanakan di salah satu rumah warga RT 02 RW 01 Desa Bekawan, Jumat ( 15/03/2019).

Kegiatan Sosialisasi ini dihadiri oleh Ibu-ibu PKK, Ibu Pengajian, Erlina, AMK selaku Perawat, Rivan ramadana, SKM selaku Tenaga Promkes dan masyarakat setempat.

Dalam hal ini Ibu Erlina, AMK yang langsung memberikan materi tentang bagaimana cara penggunaan obat yang benar yaitu dengan Tanya 5 O yaitu : Obat ini apa nama dan kandungannya, Obat ini apa khasiatnya, Obat ini berapa dosisnya, Obat ini bagaimana cara menggunakannya, Obat ini apa efek sampingnya dan juga menjelaskan tentang makan buah dan sayur sangat baik untuk dikonsumsi karena berperan dalam menjaga kenormalan tekanan darah, kadar gula dan kolestrol  serta menurunkan resiko sulit BAB dan kegemukan.

Kepala Puskesmas Bekawan Supardi Saleh, AMK mengatakan “ Semoga sosialisasi ini terus berlanjut agar masyarakat memahami apa saja kegiatan Gema Cermat, Germas dan manfaat dari kegiatan tersebut untuk menuju masyarakat yang sehat’’.

UPT PUSKESMAS SAPAT AJAK MASYARAKAT BIJAK GUNAKAN OBAT MELALUI SOSIALISAI GEMA CERMAT

Sapat, 24/02/2019. Selama ini banyak kasus-kasus di masyarakat mengenai penyalahgunaan obat, Baik itu obat yang sudah diresepkan dari dokter karena sakit, maupun obat yang masyarakat dapatkan atas inisiatif  mereka sendiri. Kasus-kasus tersebut diantaranya mulai dari keracunan, overdosis, hingga menyebabkan kematian. Mereka menganggap diri mereka tahu cara menggunakan obat dari awal sejak mereka dapatkan hingga akhir. Kurangnya keingin tahuan masyarakat mengenai hal ini sangatlah berbahaya. Mereka tidak boleh menganggap remeh mengenai tata cara pengelolaan obat. Mulai dari awal mereka mendapatkan resep dari dokter, hingga cara membuangnya jika sudah tidak bisa dipakai lagi. karena jika sedikit kita salah melakukan pengelolaan obat, maka akan sangat berakibat fatal bagi diri kita sendiri atau si konsumen obat. Selain itu dampak dari kesalahan pengelolaan obat akan tampak dilingkungan. Pencemaran lingkungan karena pembuangan obat yang sembarangan akan terjadi dan menyebabkan terganggunya keseimbangan ekosistem di sekitar. Hal ini pada akhirnya juga menyebabkan kerugian bagi manusia sendiri. Salah satu cara pengelolaan obat yang baik dan benar adalah DAGUSIBU.

Berkaitan dengan hal itu UPT puskesmas Sapat melakukan sosialisasi GERMAS dan Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GEMA CERMAT) yang di wakili Tenaga Promkes dan Penanggung Jawab Farmasi Puskesmas Sapat yang di tujukan pada Masyarakat dan Siswa SMAN Bhina Bhakti Kelurahan Sapat wilayah kerja UPT Puskesmas di kecamatan Kuala Indragiri.

Adapun materi yang di berikan Dalam kegiatan sosialisasi pada Masyarakat dan siswa di Kecamatan Kuindra ini adalah berkenaan tentang tatacara Penggunaan obat yang benar (DAGUSIBU) yaitu Dapatkan ditempat yang benar serta berizin, Gunakan secara Benar, Simpan ditempat yang Benar dan Buang obat yang rusak / kadarluarsa dengan cara yang benar.

DAGUSIBU dapat di artikan yaitu Obat didapatkan di Apotek dan Toko Obat yang berizin, Cara ini menjelaskan tata cara pengelolaan obat dari awal mereka dapatkan hingga saat obat sudah tidak dikonsumsi lagi dan akhirnya dibuang. Dengan berbagai pertimbangan di atas maka masyarakat perlu tahu akan pentingnya pengelolaan obat mulai dari mereka mendapatkan resep hingga membuangnya jika tidak diperlukan. Sehingga, dampak dari kesalahan penyalahgunaan masyarakat bisa dicegah.

 

promkes puskesmas sapat: Ahmad Syarif, SKM