Skip to main content

PUSKESMAS SELENSEN BUKA PUASA BERSAMA DAN SANTUNI ANAK YATIM

Dalam rangka memIMG-20160701-WA0015pererat tali silaturrahim di bulan Ramadan 1437 H, Puskesmas Selensen Kecamatan Kemuning Kabupaten Indragiri Hilir mengadakan buka puasa bersama dengan seluruh karyawan/pegawai serta staf dan anak yatim di gedung puskesmas, kamis (30/6/2016).

Kepada Media Center Team, Suharmin SKM, MM mengungkapkan, harapan yang pertama sekali adalah kebersamaan dan kekeluargaan didalam melaksanakan tugas, saling bekerjasama, kompak, menghargai dan memotivasi kepada seluruh staf untuk saling berbagi kepada sesama.

“Tujuan utama buka puasa bersama secara umum biasanya untuk merajut kembali tali silaturrahmi. Meskipun hampir setiap hari sudah bertatap muka akan tetapi momen buka puasa merupakan momen yang sangat emosional yang biasanya diselingi canda dan tawa,” ungkapnya di sela-sela acara.

Lanjutnya, kegiatan berbuka bersama ini akan selalu diadakan agar tali silaturahmi di bulan Ramadan senantiasa terjaga.

“Untuk waktu akan datang diharapkan kegiatan berbuka bersama ini selalu diadakan,” ujar Suharmin.

IMG-20160701-WA0009Pada acara ini juga diberikan santunan kepada 6 orang anak yatim piatu serta 1 kes air kaling kepada setiap anak, dan penyerahan sarung serta peci secara simbolis kepada anak yang disunat massal program bupati peduli kaum dhuafa.

Sementara itu menurut Kepala Dinas Kesehatan Inhil H. Zainal Arifin, SKM, M.Kes, kegiatan seperti ini sangat baik dilakukan apalagi dalam bulan Suci Ramadhan.

“Hal positif ini terus lakukan, saya lihat banyak puskesmas yang memberikan santunan kepada anak yatim, diharapkan  Gerakan Rp. 2000 perhari via kotak amal yang sudah kita jalankan Dinas Kesehatan bisa juga diikuti seluruh puskesmas, hingga ramadhan tahun depan bisa kita santuni 2000 anak yatim oleh keluarga besar kesehatan yang tersebar di puskesmas untuk tabungan akhirat kita” terang H. Zainal Arifin melalui akun media sosial.

Acara yang turut dihadiri oleh tokoh masyarakat setempat ini juga diisi dengan shalat Maghrib berjamaah, dan foto bersama.

SELAIN 27 PUSKESMAS SIAP 24 JAM, DINAS KESEHATAN INHIL JUGA SIAGAKAN 42 DOKTER DAN 209 PERAWAT SELAMA H-7 DAN H+7 LEBARAN

Dinas Kesehatan Kabupimg_2681aten Indragiri Hilir, Riau memastikan telah siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama H-7 hingga H+7 lebaran tahun ini. Seperti yang disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Inhil, H. Zainal Arifin SKM, M.Kes dalam konfrensi pers “Mudik Nyaman ” bersama BPJS Kesehatan di kantor BPJS Kesehatan Tembilahan, Rabu (29/6/2016) bahwa pihaknya sudah siap, baik pada pelayanan primer maupun rujukan.

Ia juga menjelaskan, bekerjasama dengan Kepolisian Resor Inhil, pihaknya menyediakan tiga pos pengamanan yang terletak di Selensen, Kecamatan Keritang, Rumbai Jaya dan di Jalan Jendral Sudirman Tembilahan.

”Disamping 3 pos itu, kita juga menyiapkan pos kesehatan secara periodik di Pelabuhan Lasdap, Pelindo, Pelabuhan Sungai Guntung dan Terminal. Ada petugas yang standby di sana,” sebut Kadis Kesehatan.

Selain itu, 27 Puskesmas di seluruh Inhil dikatakannya terus bersiaga, tidak hanya untuk jalur provinsi namun seluruh kecamatan.

”Kita pastikan kapan masyarakat membutuhkan kita siap. Karena kita menyiapkan 42 dokter, 209 perawat, dan 29 sopir,” tukasnya.

BAU MULUT SAAT PUASA? INI CARA MENGATASINYA

Tips agar mulut tidak berbau saat puasa adalah bau-mulut1yang paling banyak dicari oleh peselancar internet saat ini, apalagi dalam suasana bulan puasa Ramadhan. Saat berpuasa, bau mulut menjadi hal yang paling banyak dikeluhkan. Hampir semua orang berpuasa akan mengalaminya. Ada sejumlah faktor penyebab mengapa mulut akan lebih berbau saat berpuasa, tetapi secara umum sangat dipengaruhi oleh faktor internal mulut kita. Adanya gigi berlobang atau gusi yang membengkak (abses) menjadi salah satu faktor utama penyebab bau mulut. Di samping itu, jenis makanan yang dikonsumsi juga ikut berpengaruh terhadap bau mulut.

Nah, kali ini kami akan menjelaskan beberapa cara sederhana dan tips agar mulut tidak berbau saat puasa. Beberapa tips di sini sebenarnya bukan rahasia lagi, hanya saja terkadang masih banyak orang menganggapnya hal sepele atau karena kurangnya perhatian terhadap masalah bau mulut (halitosis).

Singkat saja, agar mulut anda tidak berbau, ada beberapa cara dan saran yang dapat kami berikan dan dapat dipraktekkan sebelum dan setelah Anda berbuka puasa seperti di bawah ini:

Banyak Minum Air Putih

Usahakan minum air putih sebanyak mungkin, minimal 10 gelas menjelang sahur dan setelah berbuka puasa. Air putih dapat membantu membersihkan area rongga mulut, selain itu dapat meningkatkan produksi saliva ( air liur ) sebagai penetralisir bau mulut.

Minum Teh Hijau

Teh hijau mengandung  zat polyphenol dapat mengurangi bakteri  yang terdapat dalam rongga mulut maupun pada saluran pernafasan, oleh karena itu meminum teh hijau sebelum  dan setelah menjalankan puasa  sangat baik untuk mencegah bau mulut.

Pilih Menu Makanan Terbaik

Beberapa jenis makanan yang dapat  memicu ataupun mencegah bau mulut. Beberapa jenis makanan ini telah di jelaskan pada beberapa artikel  sebelum ini.

Lakukan Olahraga Ringan

Walaupun anda sedang menjalani puasa, sebaiknya anda melakukan olahraga ringan untuk mengeluarkan zat-zat racun  dalam tubtuh melalui keringat. Menurut beberapa penelitian yang dilakukan, berolahraga ringan secara teratur ternyata dapat mengurangi bau mulut.

Gunakan Obat Kumur Antiseptik

Menggunakan obat kumur juga efektif untuk mengurangi bau mulut saat berpuasa. Tapi sebaiknya anda gunakan setelah anda berbuka puasa atau setelah makan sahur.

Menggosok Gigi

Menggosok gigi setelah makan sahur dan setelah berbuka puasa dapat membantu mengurangi bau mulut. Gunakan pasta yang mengandung mint untuk mengharumkan nafas anda.

sumber : http://www.doktercantik.com/369/tips-agar-mulut-tidak-berbau-saat-puasa.html

HASIL SIDAK BBPOM RIAU DI TEMBILAHAN, TEMUKAN MAKANAN MENGANDUNG RHODAMIN B

fb_img_1466131023501

Secara mendadak, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Provinsi Riau bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (disperindag) dan Dinas Kesehatan Inhil mendatangi sejumlah pasar yang ada di kota Tembilahan, Kamis (16/6/2016). Adapun pasar-pasar yang didatangi tersebut seperti Pasar Selodang Kelapa, Pasar Parit 11 dan Pasar Kayu Jati Tembilahan.

Dari beberapa pasar tersebut, diambil sebanyak 26 sampel makanan yang dipilih secara acak. Berdasarkan pantauan Media Center Team di lapangan, sampel yang dipilih secara acak itu adalah sejumlah makanan yang warnanya terlihat sangat mencolok dari yang lainnya. Adapun sejumlah makanan yang diambil oleh pihak BBPOM untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan adalah kurma, tahu, terasi, bakso, ikan asin, kolang-kaling, cincau, aneka jenis kerupuk, semangka, dan lain sebagainya.

”Setelah ini akan kita cek di Dinas Kesehatan, kemungkinan satu jam lagi sudah kita ketahui hasilnya,” sebut pihak BBPOM.

Dari 26 sampel yang diambil BPPOM, lima diantaranya terdeteksi mengandung rhodamin B atau pewarna sintesis makanan. Adapun lima sampel yang terbukti mengandung zat berbahaya itu adalah, delima dan terasi.

”Dari 26 sampel, satu takjil mengandung rhodamin B yaitu delima. Tiga delima yang kita sampling, satu positif. Sedangkan empat bungkus terasi yang kita ambil, semua positif rhodamin B,” jelas Kepala Bidang Pemeriksaan dan Penyidikan BPPOM Riau, Adrizal usai melakukan sidak pada sejumlah penjual takjil, kamis sore.

Ia menjelaskan, sejak 1985, melalui Menteri Kesehatan, Rhodamin B dilarang penggunaannya di Indonesia. WHO secara resmi juga telah mengumumkan bahwa zat tersebut berbahaya karena kandungan logam berat dan sifat kimiawinya.

”Jangka pendeknya jika mengkonsumsi makanan yang mengandung Rhodamin B bisa mengganggu pencernaan. Jangka panjangnya bisa merusak hati dan ginjal,” tutupnya.

DINAS KESEHATAN RAIH JUARA II TERBAIK UNTUK KATEGORI STAND SKPD

MTQ ke-46 tingkat Kabupaten Inhil yangsekre dilaksanakan di Kecamatan Kateman resmi ditutup, Jumat (3/6/2016) malam. Penutupan dilakukan oleh Wabup Inhil, Rosman Malomo. Dalam momen penutupan itu, diumumkan juga para pemenang MTQ, pemenang pawai ta’aruf termasuk pemenang stand bazar yang ikut memeriahkan MTQ.

Adapun juara umum MTQ tahun 2016 ini adalah Kecamatan Tembilahan Hulu, di posisi kedua ditempati Kecamatan Kateman dan disusul Kecamatan Sungai Batang di posisi ketiga.

Sementara untuk pemenang pawai ta’aruf juara pertama Kecamatan Mandah, juara kedua Kecamatan Tanah Merah dan juara ketiga Kecamatan Pelangiran. Untuk stand bazar tingkat kecamatan, posisi pertama diraih Kecamatan Kuindra, kedua Pelangiran dan ketiga Kempas.

Kemudian untuk stand bazar SKPD, posisi pertama diraih BP2MPD, posisi kedua Dinas Kesehatan dan posisi ketiga Disperindag Inhil. Wabup Inhil, dalam kesempatan itu mengatakan, dengan telah terpilihnya para pemenang, kemudian menjadi tugas Pemkab Inhil untuk melatih agar bisa terus melaju ke MTQ tingkat Provinsi.

”Kita harus menggembleng terhadap qari dan qoriah yang berhasil pada malam ini untuk kita persiapkan sebagai duta-duta Inhil yang akan ikut MTQ tingkat Provinsi Tahun 2016 yang akan di laksanakan di Kota Pekanbaru,” tukas Rosman Malomo.

Stand Dinas Kesehatan merupakan gabungan dari Puskesmas Sungai Guntung, Pelangiran, Pulau Burung, Teluk Belengkong dan Rumah Sakit Umum Daerah Puri Husada serta Kantor Kesehatan Pelabuhan yang total mendapatkan kunjungan sebanyak 671 orang, sedangkan pelayanan yang diberikan berupa pemeriksaan kesehatan dan konsultasi secara gratis. Dinas Kesehatan juga melakukan kunjungan ke tempat kafilah (peserta MTQ) dan Dewan Hakim untuk memberikan inspeksi sanitasi agar kesehatan para peserta terjaga selama penyelenggaran MTQ.