Skip to main content

PUSKESMAS SUNGAI PIRING LAKUKAN PEMBINAAN DESA PHBS MENUJU PERSIAPAN LOMBA DESA BER PHBS

Sungai Piring, 04 Februari 2019. PHBS merupakan pendekatan dari pola perilaku hidup bersih dan sehat.sedangkan pengertian PHBS adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan karena kesadaran pribadi sehingga keluarga dan seluruh anggotanya mampu menolong diri sendiri pada bidang kesehatan, serta memiliki peran aktif dalam aktivitas masyarakat.

Adapun Manfaat PHBS adalah meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mau menjalankan hidup bersih dan sehat. Hal tersebut bertujuan agar masyarakat bisa mencegah dan menanggulangi masalah kesehatan. selain itu dengan menerapkan PHBS masyarakat mampu menciptakan lingkungan yang sehat dan meningkatkan kualitas hidup.
manfaat PHBS di rumah tangga tentu akan menciptakan keluarga sehat dan mampu meminimalisir masalah kesehatan dan setiap anggota keluarga mampu meningkatkan produktifitas anggota rumah tangga.

Untuk awal kegiatan Puskesmas Sungai Piring beserta tim melakukan pembinaan dan memantapkan kembali peran kader PHBS desa, di mana mereka di tuntut untuk menjalankan kegiatan sesuai fungsinya sebagai kader PHBS di desa. kegiatan ini nantinya akan di ikut lombakan di tingkat kabupaten.

menurut kepala puskesmas Sungai Piring melalui PJ promkes mengatakan “kegiatan ini akan terus kita lakukan dan kita pantau untuk setiap minggunya kita akan turun ke desa untuk memantapkan fungsi-fungsi dan tanggung jawab yang telah ada”tutur Ners. Nursusanti Hutagalung, S.Kep di akhir kegiatan.

sumber : Tuti Auliyah (promkes Puskesmas Sungai Piring)

JUM’AT BERBAGI, PUSKESMAS TEMBILAHAN HULU SEDIAKAN JAMU TRADISIONAL

Tembilahan, Jumat 1 Februari 2019. Jamu adalah sebutan untuk obat tradisional dari Indonesia. Belakangan populer dengan sebutan herba atau herbal. jamu dibuat dari bahan-bahan alami, berupa bagian dari tumbuhan seperti rimpang akar-akaran, daun-daunan, kulit batang, dan buah. Di tembilahan sendiri sangat banyak terdapat bahan – bahan untuk mengolah jamu tradisional tinggal bagaimana cara dan takaran pengolahannya tentunya sesuai khasiat yang di inginkan.

Berbagi… begitu salah satu kegiatan Puskesmas Tembilahan Hulu. Setiap hari jum’at kami menyediakan makanan dan snack yang bergizi serta kami juga melestarikan dan membiasakan minum minuman tradisional seperti jamu.

Jum’at sebelumnya kami telah menyediakan jamu daun salam serta tahu goreng , jum’at lalu juga menyediakan jamu beras kencur yang di temani dengan tempe goreng dan jum’at kali ini kami menyediakan jamu daun sirsak yang ditemani dengan nasi kuning dan tempe goreng.

Makanan serta jamu ini di olah oleh penanggung jawab Program gizi yang telah membuat daftar menu menjelang 1 bulan ke depan. Makanan dan jamu ini kami sediakan khusus bagi pengunjung dan pasien yang datang ke puskesmas Tembilahan Hulu.

Kegiatan jum’at berbagi ini sudah 3 jum’at kami lakukan, dan Kami berharap masyarakat dapat mengenal dan tau apa – apa saja manfa’at dari tanaman – tanaman obat tradisional yang ada di sekitar lingkungan dan daerah kita. ujar kepala puskesmas Tembilahan Hulu HJ. Rosdinah.

Sumber : Anggita Merry ( Promkes Puskesmas Tembilahan Hulu )

UPT. PUSKESMAS TANAH MERAH LAKSANAKAN KEGIATAN PENYEGARAN KADER POSYANDU

Posyandu adalah wadah pemeliharaan kesehatan yang dilakukan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibimbing petugas terkait.(26/1/2019)

Untuk meningkatkan pengetahuan Kader Posyandu, UPT. Puskesmas Tanah Merah melakukan Kegiatan Penyegaran Kader Posyandu dengan memberikan pembekalan tentang memberikan pengetahuan terkait peran dan tugas pokok kader dalam melaksanakan tugas di posyandu. Karena tugas para kader posyandu tidak lagi hanya sebagai petugas timbang bayi, namun dengan terintegrasinya semua program yang masuk ke desa, maka perlu kiranya pengetahuan para kader posyandu ini diperkuat dengan cara pembekalan pengetahuan dan perbanyak diskusi antar kader desa guna menambah wawasan dan trik-trik memotivasi masyarakat agar sadar dengan pentingnya arti kesehatan.

Kepala UPT Puskesmas Tanah Merah Ibu Hj. Petty Rismawati, STR.Keb mengatakan ”Semua Kader harus lebih aktif dan lebih menggali informasi tentang kesehatan agar lebih meningkatkan pusat informasi kepada ibu dan balita”

 

OPTIMALKAN KESEHATAN, PUSKESMAS SUNGAI SALAK BENTUK POKJANAL POSYANDU

Semakin mempermudah pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan bekerjasama terhadap semua lini yang bersumber daya dari masyarakat yang di kelola oleh dan untuk masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan. Puskesmas Sungai Salak Kecamatan Tempuling telah membentuk Kelompok Kerja Operasional Pos Pelayanan Terpadu (Pokjanal Posyandu) di Kelurahan Sungai Salak kecamatan Tempuling.

Pembentukan Pokjanal Posyandu di pimpin langsung Kepala Puskesmas Sungai Salak Saiful Ahwan di dampingi donatur Posyandu (Sukamto), Lurah Sungai Salak (Suardi), Babinsa Sungai Salak (Mistar), RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan PKK, serta Kader Posyandu.

“Pembentukan Pokjanal Posyandu pada dasarnya untuk memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan dasar kesehatan” ujar Kepala Puskesmas Saiful Ahwan, S. Kep”

Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang di bentuk atas dasar kebutuhan masyarakat dengan bimbingan petugas kesehatan, lintas sektor, dan beberapa lembaga terkait yang berkedudukan di kelurahan maupun desa dan fungsinya sangat besar terhadap beberapa keterkaitan dalam pembinaan penyelenggaraan dan pengelolaan posyandu dan kader Posyandu adalah anggota masyarakat yang di pilih, bersedia, mampu dan memiliki waktu untuk mengelola posyandu secara efektif.

“kemarin sudah kita bentuk kepengurusan Pokjanal Posyandu Kecamatan Tempuling seperti Pembina, Ketua, Sekretaris, Bendahara dan 6 bidang sesuai dengan kebutuhan pelayanan kesehatan yang ada seperti bidang kelembagaan, pelayanan kesehatan dan Keluarga Berencana, komunikasi informasi dan edukasi, SDM, serta bina program. Semoga ini semakin menunjukkan maksimalnya pelayanan Puskesmas Sungai Salak terhadap masyarakat yang bekerjasama dengan Pokjanal Posyandu.” tutup Suardi, selaku Lurah Sungai Salak.

Sumber : ASMULIYANTI, SKM (Promkes Sungai Salak)

ANDA BERUSIA 15 TAHUN KE ATAS ? AYO DATANG KE POSBINDU PTM SUNGAI SALAK

Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) merupakan salah satu upaya kesehatan berbasis masyarakat yang bersifat promotif dan preventif dalam rangka deteksi dini dan pemantauan faktor risiko PTM Utama yang dilaksanakan secara terpadu, rutin, dan periodik. Faktor risiko PTM meliputi merokok, konsumsi minuman beralkohol, pola makan tidak sehat, kurang aktifitas fisik, obesitas, stres, hipertensi, hiperglikemi, hiperkolesterol serta menindaklanjuti secara dini faktor risiko yang ditemukan melalui konseling kesehatan dan segera merujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan dasar. Kelompok PTM Utama adalah diabetes melitus (DM), kanker, penyakit jantung dan pembuluh darah (PJPD), penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), dan gangguan akibat kecelakaan dan tindak kekerasan.

Kegiatan Posbindu PTM pada dasarnya merupakan kegiatan milik masyarakat yang dilaksanakan sepenuhnya dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat. selanjutnya Sektor kesehatan khususnya Puskesmas lebih berperan dalam hal pembinaan Posbindu PTM dan menerima pelayanan rujukan dari Posbindu PTM di wilayah kerjanya karena pada prinsipnya kegiatan Posbindu PTM mencakup upaya promotif dan preventif, maka di dalam kegiatan Posbindu PTM tidak mencakup pelayanan pengobatan dan rehabilitasi. Posbindu PTM akan merujuk setiap kasus PTM yang ditemukan ke Puskesmas atau pelayanan kesehatan lainnya untuk mendapatkan pelayanan lebih lanjut.

Dan Hari ini adalah hari pertama dilaksanakannya Posbindu PTM di kelurahan sungai salak, setelah pembentukan di akhir tahun 2018 kemarin. Masyarakat sangat antusias mengikuti posbindu PTM ini, terbukti hari ini masyarakat yang berkunjung ke Posbindu PTM sekitar 58 orang, “Ujar Yasinta Wintry, SST, Selaku pemegang Program Posbindu PTM.

Sumber : Asmuliyanti, SKM ( Promkes Puskesmas Sei Salak )