Skip to main content

PENYULUHAN NARKOBA BAGI PELAJAR, PEMUDA DAN MASYARAKAT KECAMATAN TANAH MERAH

Narkoba Adalah Zat yang jika dimasukan dalam tubuh manusia, baik secara diminum, dihirup, maupun disuntik, dapat mengubah pikiran suasana hati atau perasaan dan perilaku seseorang.

Menurut UU No. 22 Tahun 1997 Tentang Narkoba Yaitu, Zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman. Zat tersebut menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, menghilangkan rasa, mengurangi hingga menghilangkan rasa nyeri, dan menimbulkan ketergantungan.

Oleh karena itu di adakan Penyuluhan Narkoba Bagi Pemuda, Pelajar dan Masyarakat yang di adakan di desa Selat Nama , Kecamatan Tanah Merah. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk mengetahui dampak bagaimana penyalahan narkoba, yang disampaikan oleh bapak NS.H. Anwar, S.Kep. kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Babinsa, Kapolsek Tanah Merah, Kepala Desa Selat Nama, Kepala UPT Puskesmas Kuala Enok, Pelajar, Pemuda dan Masyarakat.

Diharapkan kepada pelajar, Pemuda dan Masyarakat di Desa Selat Nama, Kuala Enok bisa menerapkan apa yang sudah disampaikan dalam penyuluhan tersebut supaya tidak terjerumus dari bahaya narkoba. Kemudian melakukan aktivitas dan  sibukkan diri dengan hal-hal yang positif dan kegiatan yang bisa menguntungkan serta tidak merugikan diri sendiri.

 

Sumber : Fizha Wahyuni (Promkes Puskesmas Kuala Enok)

SOSIALISASI DAN PEMBERIAN TTD PADA REMAJA PUTRI

Sungai Piring, 24/12/2018. kembali UPT Puskesmas Sungai Piring mengadakan suatu kegiatan rutin yang di lakukan setiap bulan yaitu pemberian tablet tambah darah (TTD) pada remaja putri di kelurahan Sungai Piring belum lama ini.

Menurut kepala puskesmas Sungai Piring HJ. Nur afni, S.Tr.Keb mengatakan sosialisasi dan pemberian TTD ini akan terus kami laksanakan setiap bulan dengan jadwal perminggu dan untuk tahun 2019 seluruh sekolah yang ada di kecamatan batang tuaka akan mendapatkan TTD.

Sampai saat Anemia masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia yang belum tuntas di tangani, Prevalensinyapun masih tinggi di idonesia. Perempuan membutuhkan asupan zat besi yang lebih tinggi di bandingkan dengan laki-laki karena setiap bulan remaja putri mengalami menstruasi. jadi masa remaja merupakan masa di mana pertumbuhan terjadi dengan cepat, sehingga kebutuhan zat besi pada remaja juga meningkat dan banyaknya aktivitas pada remaja mengharuskan mereka mengkonsumsi vitamin atau zat besi yang dapat menunjang kegiatan ekstrakulikuler di sekolah.

Promkes : Tuti Auliyah Pkm Sungai Piring.

HUT KE-67 IKATAN BIDAN INDONESIA CABANG INDRAGIRI HILIR

Acara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-67 ikatan bidan indonesia (IBI) yang mengusung tema BIDAN GARDA TERDEPAN MENGAWAL KESEHATAN MATERNAL NEONATAL MELALUI GERMAS DAN PELAYANAN BERKUAITAS yang di adakan di gedung engku kelana Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir , kamis (08/11/18).

Peringatan HUT IBI ke-67 ini dihadiri oleh bupati Inhil H.M Wardan, kepala dinas kesehatan H. Zainal Arifin, SKM., M.Kes, direktur RSUD puri Husada, ketua tim penggerak PKK, Ketua DPRD Kab. Inhil, Kapolri, Ketua dan pengurus serta seluruh anggota ikatan bidan indonesia cabang indragiri Hilir.

Dalam sambutannya Bupati indragiri Hilir H.M Wardan mengucapkan Selamat Ulang tahun ke-67 dan mengucapkan terima kasih atas nama pemerintah Indragiri Hilir Khususnya Kepada seluruh bidan karna sudah melaksanakan tugas hingga tidak mengenal waktu demi memberikan pelayanan meskipun dengan kondisi alam inhil yang cukup sulit ditempuh dan penuh tantangan.

Lebih jauh, Demi tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang memerlukan pertolongan maka para bidan telah menunjukan khiprah dan pengabdiannya kepada masyarakat sehingga berkurangnya angka kematian ibu dan anak, tambah H.M Wardan.

Di akhir sambutan Bupati Inhil H.M Wardan sekaligus juga membuka secara resmi acara peringatan HUT IBI ke-67 tersebut kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan juga Pembagian cendera mata kepada tokoh dan pejuang bidan di indragiri Hilir.

PENYEGARAN KADER POSYANDU UPT PUSKESMAS SUNGAI PIRING

Sungai Piring, 22 September 2018.
Posyandu merupakan suatu tempat atau wadah masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan dan tempat mendapatkan informasi kesehatan berupa penyuluhan dan lain-lain.

Posyandu juga mempunyai kader-kader yang terpilih dari masyarkat yang perduli akan kesehatan. Adapun tugas dari seorang kader adalah menyiapkan alat dan bahan ketika akan melaksanakan kegiatan posyandu, mengundang masyarakat, memastikan kehadiran petugas kesehatan, melaksanakan pembagian tugas berdasarkan 5 meja, dan memberikan penyuluhan.

Kegiatan puskesmas Sungai Piring pada ibu-ibu kader terpilih dalam hal ini melaksanakan serangkaian kegiatan yaitu cara pengisian blangko survey PHBS RT, cara mensurvey ke rumah-rumah masyarakat. Cara pengisian KMS balita,mengetahui jadwal imunisasi dasar lengkap yang harus di ketahui seorang kader kesehatan. Kader kesehatan itu merupakan perpanjangan tangan dari petugas kesehatan jadi apapun informasi tentang kesehatan kader tersebut wajib menyampaikan ke masyarakat, tutur Nursusanti Hutagalung, S.Kep selaku koordinator Promkes Puskesmas Sungai Piring di akhir sesi acara.

NARASUMBER : Tuti Auliyah ( PROMKES PKM SUNGAI PIRING).

BUDIDAYA TOGA “DESA SUNGAI INTAN BERKESEMPATAN MENGIKUTI LOMBA TOGA

(18 April 2018).Tanaman obat keluarga (TOGA) adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. lahan yang akan disediakan untuk tanaman obat keluarga pada hakekatnya adalah sebidang tanah, baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan. Kebun tanaman obat atau bahan obat dan selanjutnya dapat disalurkan kepada masyarakat, khususnya obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Budidaya tanaman obat untuk keluarga (TOGA) dapat memacu usaha kecil dan menengah di bidang obat-obatan herbal sekalipun dilakukan secara individual. Setiap keluarga dapat membudidayakan tanaman obat secara mandiri dan memanfaatkannya, sehingga akan terwujud prinsip kemandirian dalam pengobatan keluarga.

Dalam hal ini wilayah kerja Upt puskesmas tembilahan hulu tepatnya di Desa Sungai Intan berkesempatan mengikuti lomba TOGA. Penilaian TOGA di desa Sungai Intan tingkat Kecamatan oleh Dinas kesehatan dan dihadiri oleh PKK Kecamatan, PKK Desa, Kepala. Upt Puskesmas Tembilahan Hulu, petugas pustu, masyarakat dan para kader.

Dengan 2 kelompok asuhan mandiri, Kelompok asuhan mandiri 1 yang dinamakan Intan permata, sedangkan kelompok mandiri 2 diberi nama Intan berkilau yang terletak di Dusun Sungai Intan kecil Desa Sungai Intan.

“dengan adanya tanaman obat keluarga ini masyarakat dapat memanfaatkan dan dapat membudidayakannya serta Semoga kami bisa masuk untuk tingkat Kabupaten dan provinsi” demikian harapan yang disampaikan kepala pustu desa Sungai Intan.

PROMKES : ANGGITA MERRY