Skip to main content

PDGI INHIL GELAR WORKSHOP ROUND TABLE DISCUSSION (RTD) DAN HANDS ON BAGI SELURUH DOKTER GIGI SE-INHIL

Persatuan Dokter Gigi Inhil (PDGI) menggelar workshop Round Table Discussion (RTD) dan Hands On Improving Knowledge about Dental Health, yang dipusatkan di Aula Hotel Elite Tembilahan, sabtu (20/07/2019).

Ketua PDGI Wilayah Riau yang diwakili oleh Sekretaris PDGI drg. Chairul Sahri dalam arahannya mengatakan sejak tahun 2014 PDGI Kabupaten Indragiri Hilir sudah berdiri sendiri yang mana sebelumnya masih bergabung dengan Pekanbaru.

“PDGI Inhil memang masih baru (tahun 2014), namun sangat eksis karena sudah banyak kegiatan yang dilakukan”, ungkap Chairul Sahri

“Namun untuk workshop ini pertama kali, semoga kegiatan ini bisa menambah wawasan rekan-rekan dokter gigi khususnya yang ada di Kabupaten Inhil”, tambahnya

Sermentara itu Ketua PDGI cabang Inhil drg. Iin Indrawati mengatakan tujuan dari workshop ini adalah untuk meningkatkan kompetensi dokter gigi yang ada di Inhil.

“Kemampuan Dokter Gigi harus selalu di Upgreat, baik teknis maupun nonteknis agar bisa meningkatkan pelayanan tentunya”, ucap Iin Indrawati

“Harapan kami semoga kedepannya PDGI bisa bersinergi dengan Dinas Kesehatan dalam hal meningkatkan sumber daya kesehatan khususnya dokter gigi”, tutupnya

Senada dengan Ketua PDGI Inhil, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir H. Zainal Arifin, SKM. M.Kes yang membuka acara mengatakan Dinas Kesehatan melalui bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) ada program untuk peningkatan SDMK.

“Biasanya konsep untuk peningkatan SDM adalah izin belajar, dokter gigi juga harus mempunyai peningkatan kemampuan setiap tahunnya”, ucap Kadiskes

Lebih lanjut H. Zainal Arifin, SKM. M.Kes  mengungkapkan Dinas Kesehatan saat ini memiliki program dokter gemilang sehat, yang mana tenaga ini ditempatkan didaerah.

“Dokter Gemilang Sehat ini kita gerakkan untuk mengejar target di tahun 2020, dimana semua puskesmas sudah memiliki dokter gigi”, terangnya

“Seluruh peserta harus fokus untuk mengikuti kegiatan ini dan bisa disampaikan juga ke masyarakat agar pengetahuan masyarakat tentang kesehatan gigi dan mulut semakin baik”, tutupnya

Narasumber : drg. Toni Mashuri, Sp. PM ( Dokter Gigi di Rumah Sakit Bintan Tanjung Pinang ) dan drg. Dianiza Afikaningtyas, Sp. BMM (RSUD Indrasari Rengat)

UPT. PUSKESMAS SUNGAI PIRING MELAKUKAN PELACAKAN DAN PEMERIKSAAN ODGJ

UPT. Puskesmas Sungai Piring melakukan pelacakan dan pemeriksaan Orang Dengan Gangguan Jiwa ( ODGJ) di Kecamatan Batang Tuaka, kamis, (27/06/2019).

ODGJ adalah orang yang mengalami gangguan dalam pikiran, prilaku dan perasaan yang termanisfestasi dalam bentuk sekumpulan gejala atau perubahan perilaku yang bermakna, serta dapat menimbulkan penderitaan dan hambatan dalam menjalankan fungsi orang sebagai manusia.

Menurut UU no.18 tahun 2014 tentang kesehatan jiwa ditunjukkan untuk menjamin setiap orang agar dapat mencapai kualitas hidup yang lebih baik.

Untuk menyikapi masalah kesehatan jiwa di Indonesia pemerintah dan masyarakat telah melakukan upaya-upaya antara lain :

  1. Menerapkan sistem pelayanan kesehatan jiwa
  2. Menyediakan sarana dan prasarana dan sumber daya yang diperlukan untuk persyaratan kesehatan jiwa.

3 .Menggerakkan masyarakat untuk melakukan upaya preventif, promotive serta deteksi dini gangguan jiwa.

Kegiatan Pelacakan, Pembinaan dan pemeriksaan ODGJ dilakukan oleh tenaga kesehatan Puskesmas Sungai Piring ke rumah-rumah warga yang diketahui ada penderita ODGJ.

Menurut Ibu HJ Nuraf’ni,S.Tr.Keb mengatakan melalui penanggung jawab program kesehatan jiwa ” kita rajin melakukan pelacakan dan pemeriksaan pada pasien ODGJ dengan jumlah sekitar 40 jiwa Sekecamatan Batang Tuaka’’.

Semoga dengan adanya kegiatan pemeriksaan ODGJ di Kecamatan Batang Tuaka mengalami penurunan atau tidak menutup kemungkinan tidak ada lagi orang yang terkena gangguan jiwa.

UPT. PUSKESMAS SUNGAI PIRING MELAKUKAN KAMPANYE HYGIENE DAN SANITASI DI SDN PARIT 10 DESA SIMPANG JAYA

Kondisi dari komponen lingkungan sekolah tertentu dapat menyebabkan timbulnya masalah kesehatan. Seperti kondisi atap,dinding,lantai,dan aspek lainnya,sehubungan dengan hal tersebut UPT. Puskesmas Sungai Piring melakukan kampanye hygiene sanitasi sekolah di SDN Parit 10 Desa Simpang jaya, rabu, (26/06/2019).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Sekolah, Guru, Tenaga Kesehatan serta Siswa dan Siswi. Dalam kegiatan ini dimulai dengan memberikan pemahaman kepada siswa dan siswi tentang bagaimana lingkungan sekolah yang bersih serta manfaatnya, juga mengajarkan cara cuci tangan pakai sabun ( CTPS) dan juga cara menggosok gigi yang benar.

Selain kegiatan tersebut, tenaga kesehatan juga melakukan inpeksi sanitasi sekolah yang meliputi air bersih,toilet, pembuangan air limbah, sarana pembuangan sampah dll. Fasilitas sanitasi yang tidak memadai merupakan faktor resiko terjadinya gangguan kesehatan dan berbagai penyakit berbasis lingkungan.

Menurut Kepala UPT. Puskesmas Sungai Piring Ibu HJ Nuraf’ni,S.Tr.Keb mengatakan ” kegiatan seperti ini rutin kami lakukan ke Sekolah-sekolah walaupun terkadang jarak sekolah yang cukup jauh tidak menjadi kendala bagi kami untuk melakukan kegiatan tersebut’’.

Semoga dengan adanya kegiatan hygiene dan sanitasi kesehatan di sekolah semakin meningkat.

UPT. PUSKESMAS KOTABARU MELAKUKAN KEGIATAN SOSIALISASI MODEL SEKOLAH SEHAT DI SDN 024 HOMEBASE KOTABARU

Sekolah sehat adalah sekolah yang berhasil membantu siswa untuk berprestasi secara maksimal dengan mengedepankan aspek kesehatan, untuk mewujudkan hal tersebut UPT.Puskesmas Kotabaru melakukan kegiatan Sosialisasi Model Sekolah Sehat di SDN 024 Homebase, Kotabaru, Kecamatan Keritang, rabu (26/06/2019).

Kegiatan ini dihadiri oleh Majelis Guru, Tenaga Kesehatan, Tenaga Promkes dan Siswa siswi. Dalam sosialisasi ini Drg. Leny Wahyuni mengatakan untuk menjadikan sekolah sehat ada beberapa standar yang harus dipenuhi.

Adapun standar Sekolah Sehat adalah :

  1. Memiliki lingkungan sekolah bersih, indah, tertib, rindang dan memiliki penghijauan yang memadai.
  2. Memiliki tempat pembuangan dan pengelolaan sampah yang memadai dan representative.
  3. Memiliki air bersih yang memadai dan memenuhi syarat kesehatan.
  4. Memiliki kantin dan petugas kantin yang bersih dan rapi, serta menyediakan menu bergizi seimbang.
  5. Memiliki ruang kelas yang memenuhi syarat kesehatan ( ventilasi / AC dan pencahayaan yang cukup).
  6. Memiliki ruang dan peralatan UKS yang ideal.
  7. Memiliki kurikulum pembelajaran yang baik bagi tumbuh kembang siswa.
  8. Memiliki pola hidup bersih, higienis dan sehat.

Menurut Guru Pembina UKS Ibu Erna Widianti, S.Pd.i ” Sosialisasi ini sangat bagus dilaksanakan dan kami sangat mendukung karna salah satu tambahan untuk mempersiapkan akreditasi sekolah’’.

Semoga dengan adanya sosialisasi ini siswa dan siswi bisa menerapkan pola hidup sehat dan tentunya bisa mewujudkan model sekolah sehat.

 

BERSEMPENA MILAD INHIL KE-54 PUSKESMAS SUNGAI PIRING ADAKAN PEMERIKSAAN IVA TEST DI KAMPUNG KB

Puskesmas Sungai Piring kembali ambil bagian dalam MILAD Indragiri Hilir Ke 54 yaitu pemeriksaan gratis IVA TEST di Desa Sungai Dusun yang dikenal dengan Kampung KB. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Puskesmas Sungai Piring, Bidan dan dan Ibu-ibu yang akan melakukan kegiatan Iva Test, kamis, Sungai Dusun (19/06/2019).

Dalam kegiatan Iva Test tersebut hanya ada sebagian ibu-ibu yang mau dan sadar untuk memeriksakan kesehatan reproduksinya. Sebelum dilakukan pemeriksaan telah dilaksanakannya sosialisasi dari bidan Pustu Sungai Dusun.

Test IVA ( Infeksi Visual Asam Asetat ) adalah pemeriksaan leher rahim yang bisa digunakan sebagai pendeteksi pertama awal adanya cancer rahim. Pemeriksaan ini juga lebih murah, mudah dan bisa dilihat langsung hasilnya tanpa menunggu hasil laboraturium medis.

Adapun hal- hal yang harus dilakukan sebelum pemeriksaan IVA TEST yaitu :

  1. Jangan berhubungan seks 2 hari sebelum tes dilakukan
  2. Jangan membersihkan vagina dengan pembersih kewanitaan 2 hari sebelum pemeriksaan.
  3. Jangan menggunakan kontrasepsi vagina.
  4. Jangan menggunakan obat-obatan untuk vagina.

Menurut Kepala UPT. Puskesmas Sungai Piring HJ.Nuraf’ni, S.Tr.Keb mengatakan kanker rahim merupakan penyakit mematikan bagi kaum wanita.

Semoga kita semua tentunya kaum perempuan terhindar dari penyakit kanker rahim dan mau ikut serta untuk melakukan pemeriksaan IVA TEST.