Skip to main content

UPT. PUSKESMAS TELUK PINANG MELAKUKAN PEMBINAAN TOGA DI KELOMPOK TOGA PARIT 11 TELUK PINANG

Dalam rangka peningkatan derajat kesehatan masyarakat, UPT Puskesmas Teluk Pinang melaksanakan Pembinaan TOGA (Taman Obat Keluarga) di Kelompok Toga Parit 11 Teluk Pinang. Pembinaan ini merupakan pembinaan lanjutan sebelumnya dan akan terus berlanjut. Selasa, (29/01/2019).

Upaya pelayanan kesehatan tradisional merupakan pelayanan kesehatan yang secara tidak langsung berperan dalam menunjang pencapaian indikator Renstra Kementerian Kesehatan melalui Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Tradisional Ramuan dan keterampilan dalam tumbuh kembang balita, kesehatan ibu hamil dan nifas, maupun pemanfaatan pijat untuk kesegaran tubuh.

Upaya pembinaan pengobatan tradisional dapat dikembangkan berdasarkan pola upaya kesehatan Puskesmas, peran serta masyarakat dan rujukan kesehatan.

Tenaga promkes UPT Puskesmas Teluk Pinang, Kurota ayun, SKM Mengatakan “Dengan adanya Kegiatan pembinaan Toga diharapkan masyarakat bisa secara mandiri menggunakan obat tradisional yang bersumber dari tanaman herbal yang mereka tanam, ini juga bertujuan untuk mengurangi penggunaan obat kimia”

IMPLEMENTASI GERMAS DI LINGKUNGAN DINAS KESEHATAN KABUPATEN INDRAGIRI HILIR

Dalam Rangka Mengimplementasikan Kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir melalui Bidang Kesehatan Masyarakat dan Bidang P2P (Pencegahan Penanggulangan Penyakit), Menggelar Kegiatan Senam, Tes Kebugaran/Rockport, Cek Kesehatan, Bazar Buah dan Sayur serta Permainan/Olahraga Tenis Meja, Kegiatan Ini di ikuti oleh seluruh Karyawan/Karyawati di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir.(18/01/2019).

Adapun kegiatan dari tes kebugaran/Rockport sendiri adalah merupakan tes kebugaran dengan cara berjalan cepat/berlari kecil sejauh 1,6 km tujuannya untuk menilai kesanggupan kardiovaskuler saat beraktivitas fisik dengan mengestimasi kapasitas aerobik, lalu dihitung waktu tempuhnya (dalam menit) dan denyut nadinya dalam satu menit. Tes ini dapat dilakukan pada semua orang, baik pria maupun wanita, setelah dinyatakan aman untuk melakukannya oleh dokter pemeriksa.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir Hj. Devi Natalia,SKM, MH mengungkapkan “Kegiatan Tes Kebugaran/Rocport, Cek Kesehatan, Bazar Buah dan Sayur serta Permainan/Olahraga harus disosialisasikan di OPD lain bukan hanya di Dinas Kesehatan, karena sesuai dengan Surat Edaran Bupati yang dikeluarkan  Pada bulan Januari 2018 sampai tingkat Kecamatan”.

PEDULI TB, UPT. PUSKESMAS SUNGAI GUNTUNG MENGADAKAN SOSIALISASI EDUKASI TB CARE KELUARGA

TBC merupakan salah satu penyakit menular yang cepat penularannya, yang disebabkan oleh kuman TB (Mycobacterium Tuberculosis). Adapun gejala-gejala yang ditimbulkan adalah :

  • Batuk + 2 minggu (berdahak maupun tidak berdahak atau bahkan bercampur darah)
  • Demam yang disertai meriang berkepanjangan
  • Sesak nafas dan nyeri dada
  • Berkeringat dingin (terutama pada sore dan malam hari)
  • Badan lemas dan nafsu makan berkurang dan
  • Berat badan menurun

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di Kecamatan Kateman agar lebih peduli dan tanggap terhadap penyakit TBC, UPT Puskesmas Sungai Guntung mengadakan Sosialisasi Kelas Edukasi TB Care Keluarga dengan melibatkan masyarakat dan pasien penderita TB serta anggota Pramuka Saka Bakti Husada (SBH) 03 Kateman.

Kepala UPT. Puskesmas Sungai Guntung Zainuddin, SKM, MM mengatakan Drop out atau stop minum obat sebelum waktunya membuat tidak tuntasnya pengobatan tuberculosis atau TBC. Cara seperti ini pun berpotensi memicu TB MDR (Multi Drug Resistence). untuk menghindari ini, Maka edukasi sangat penting diberikan pada pasien TB. Hanya saja, kadang ada pasien yang hanya mengiyakan ketika diberikan edukasi tapi pada praktiknya, pasien tidak mengindahkan anjuran untuk patuh minum obat.

Kegiatan edukasi ini di adakan agar masyarkat dapat ikut berperan aktif menyebarluaskan informasi tentang TB dan juga dapat di ajak berperan sebagai pengawas menelan obat (PMO) agar penderita TB disiplin menelan obat, serta ikut beperan mencari terduga TB dilingkungan tempat tinggalnya untuk diajak memeriksakan dan berobat ke puskesmas, Dengan adanya kegiatan edukasi ini masyarakat jadi paham dan mengetahui, dan peduli dalam mencegah penularan penyakit TBC.

NARASUMBER : MUHAMMAD RUDINI, SKM (PROMKES Sungai Guntung)

PENYULUHAN PHBS DI DUSUN SUNTUNG DESA SUNGAI ILIRAN KECAMATAN GAS

PHBS adalah perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Penyuluhan PHBS adalah upaya untuk memberikan pengalaman belajar atau menciptakan suatu kondisi bagi perorangan, keluarga, kelompok dan masyarakat, dengan membuka jalur komunikasi, memberikan informasi dan melakukan edukasi, untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku, melalui pendekatan pimpinan, bina suasana dan pemberdayaan masyarakat.

Untuk menerapkan PHBS Puskesmas Sungai Iliran mengadakan kegiatan Penyuluhan PHBS kepada masyarakat, adapun contoh dari perilaku hidup sehat sendiri adalah : Mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah makan, Mengkonsumsi jajanan sehat, Menggunakan jamban bersih dan sehat, Olahraga yang teratur, Memberantas jentik nyamuk, Membuang sampah pada tempatnya dan Melakukan kerja bakti bersama warga lingkungan untuk menciptakan lingkungan yang sehat.

Kegiatan ini dihadiri oleh Lintas Program, seperti Penanggungjawab Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan,Posyandu Lansia dan Penanggungjawab KIA.

Kepala Puskesmas Sungai Iliran Ibu salmariantity, SKM) mengharapkan ”Semoga kedepanya tenaga kesehatan dan warga masyarakat bisa bekerja sama dalam menerapkan PHBS di masyarakat dalam peningkatan mutu kesehatan”

DINAS KESEHATAN KAB. INHIL MEMPERINGATI MAULID NABI MUHAMMAD S.A.W

Rabu, 5 Desember 2018. bertepatan tanggal 28 rabi’ul awal Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir memperingati maulid nabi Muhammad SAW yang di adakan tepat pukul 09.00 di aula kantor Dinas Kesehatan.

Peringatan maulid nabi Muhammad SAW yang dihadiri oleh kepala Dinas Kesehatan H. Zainal Arifin, SKM., M.Kes, Sekretaris , kabid, kasi dan para staff dilingkungan Dinas Kesehatan maupun staff puskesmas yang hadir , tak terlepas dari itu juga turut menghadirkan penceramah ustadz Ikhsan kamil.

Dalam sambutannya H. Zainal Arifin menyampaikan agar lebih meningkatkan lagi ibadah kita semua terutama di lingkungan dinas Kesehatan, Beliau juga mengumpamakan seperti memasang dua cermin, yaitu agar kita dapat melihat kekurangan kita dan cermin yang satunya untuk melihat kelebihan orang lain supaya kita dapat mengintropeksi diri dan dapat mencontoh kebaikan orang lain. dan jangan hanya mengingat dunia namun lalai akhirat agar kedepannya lebih baik lagi berharap rahmat serta ridho dari ALLAH SWT.

Dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh ustadz Ikhsan Kamil yang mengingatkan bahwa peringatan Maulid nabi ialah peringatan hari kelahiran nabi Muhammad SAW, yang tujuannya untuk mengingat kembali , dan memperhatikan apa yang dilakukan rasullulah agar kita dapat mengambil hikmahnya karna itu adalah sumber ilmu kedua setelah al-Qur’an karna Rasullullah seorang Uswatun hasanah maka contohlah perilaku rasullullah sebagai pekerja keras.

Agama islam mnganjurkan umatnya untuk beribadah kemudian setelah itu bekerja sungguh-sungguh, dan teliti, agar kebutuhan hidup terpenuhi dan berimbang antara dunia dan akhirat. kita juga harus mempersiapkan sesuatu (amal) untuk bekal di akhirat Karna tujuan kita di dunia ialah beribadah dan salah satunya ialah dengan bekerja.

Ustadz ikhsan juga berpesan dan mengatakan bahwa Di lingkungan Dinas Kesehatan yang mana bertugas melayani masyarakat haruslah bekerja dengan sebaik-baiknya untuk melayani masyarakat dengan niat ibadah.