Skip to main content

PUSKESMAS SUNGAI SALAK TARGETKAN 100 PERSEN CAPAIAN IMUNISASI DASAR LENGKAP

Dalam Melaksanakan kegiatan rutin terhadap capaian kinerja dan pemecahan serta solusi kesehatan dimasyarakat. Puskesmas Sungai Salak kecamatan Tempuling kembali menggelar Lokakarya Mini tribulan kedua bersama Lintas Sektor yang berlangsung di aula Puskesmas Sungai Salak, Selasa, (2/7/19).

“Pembahasan secara lengkap adalah cakupan program Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) yang sekarang ingin kita evaluasi dan tingkatkan dengan target untuk pencapaian mencapai 100 persen dengan beberapa rumusan kesepakatan bersama lintas sektor didalam pemecahan masalah dan solusinya supaya tercapai target yang diinginkan”. Ucap Kepala Puskesmas Sungai Salak Saiful Ahwan, S. Kep melalui Kasubbag Tata Usaha Azmir, SKM.

Selain itu dalam lokakarya mini juga diserahkan himbauan JAMINAN PERSALINAN (JAMPERSAL) kepada para pemimpin kelurahan di 4 wilayah yaitu, Kelurahan Sungai Salak, Kelurahan Pangkalan Tujuh, Kelurahan Tempuling, Kelurahan Tanjung Pidada, serta di Kecamatan, yang selanjutnya untuk terus di informasikan kepada masyarakat tentang pentingnya jaminan persalinan bagi ibu yang ingin bersalin. “Sekarang sudah kita berlakukan melalui Jampersal yakni Rumah Tunggu Kelahiran (RTK). Jadi kepada masyarakat melalui lintas sektor kita informasikan kepada masyarakat yang aksesnya jauh untuk bersalin sudah kita berlakukan RTK sehingga di dalam menjelang 1 atau 2 hari proses melahirkan, Hingga persalinan mudah untuk Puskesmas Sungai Salak untuk melayani, Tutupnya.

 

Sumber : Asmuliyanti, SKM (promkes Sungai Salak)

PENTINGNYA SOSIALISASI PENATALAKSANAAN TENTANG GIGITAN ANJING (RABIES)

Rabies adalah penyakit infeksi tingkat akut pada susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus rabies. Penyakit ini bersifat zoonotik, yaitu dapat ditularkan dari hewan ke manusia. Misalnya dari gigitan kucing dan anjing.

Dalam hal ini Kembali UPT. Puskesmas Sungai Piring melaksanakan kegiatan sosialisasi penata laksanakan gigitan anjing (rabies) yang di laksanakan di aula kantor desa yang bertempat di desa junjangan pada Senin, (1 Juli 2019).

Kegiatan ini di hadiri kepala desa Junjangan Heryandi beserta staf desa,kader PHBS dan masyarakat desa junjangan.

kegiatan ini bertujuan agar masyarakat mengetahui dan memahami mengenai ciri dan cara penanganan serta pertolongan pertama korban Rabies.

Adapun Ciri dan gejala yang muncul pada anjing yang terinfeksi virus rabies :

1.terlihat gelisah atau takut

2.cepat marah dan mudah menyerang orang

3.demam

4.mulut berbusa

5.tidak nafsu makan

6.lemah

7.kejang

 Adapun cara penanganan luka gigitan hewan rabies :

1.cuci luka memakai sabun/deterjen di air mengalir 5- 15 menit

2.berikan antiseptik alkohol 0% atau betadin

3.luka tak di benarkan di jahit

4.pemberian vaksin anti rabies (VAR) secepatnya.

Menurut kepala UPT. Puskesmas Sungai Piring Hj.nur af’ni, S.Tr.Keb mengatakan “apabila ada warga atau masyarakat yang terkena gigitan anjing segera lakukan tindakan seperti yang telah dipaparkan tadi”. Ujarnya di akhir kegiatan.

 

Sumber : Tuti Auliyah, SKM (promkes PKM Sungai Piring)

INI TUJUAN PUSKESMAS ENOK ADAKAN KELAS IBU HAMIL

Seluruh Puskesmas khususnya Di kabupaten indragiri Hilir terus berupaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di wilayah kerjanya masing-masing. Pendekatan pelayanan ini merupakan upaya untuk mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Satu diantaranya adalah melalui program kelas ibu hamil. Kelas ibu hamil ini di adakan pada Sabtu, pukul 09:30 – 11:00 (29/06/19) bertempat di puskesmas ENOK. Dengan Tema *PERSALINAN AMAN, NIFAS NYAMAN, IBU SELAMAT, BAYI SEHAT*.

Kelas ibu hamil ini di pimpin oleh Siti Aminah, Amd. Keb dengan Ayu Rizki Purwati, Am. Keb dan di ikuti oleh 6 orang Ibu hamil.

Siti Aminah, Amd. Keb menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Khususnya ibu hamil (BUMIL) tentang kehamilan, persalinan dan masa nifas sekaligus Mengajak ibu hamil untuk melakukan persalinan di fasilitas kesehatan, dan mengetahui apa saja tanda-tanda persalinan, agar ibu sehat dan bayipun selamat.

Ayu Rizki Purwati, Am. Keb menambahkan, kelas ibu hamil merupakan usaha sederhana mendekatkan pelayanan, meningkatkan pemahaman tentang kehamilan, persalinan dan masa nifas. tutup Ayu.

 

Sumber : Sudaryani, SKM (Promkes Puskesmas Enok)

SUNAT MASSAL GRATIS BAGI KAUM DU’AFA DALAM RANGKA MEMPERINGATI MILAD KE – 54 KABUPATEN INHIL

Dalam Rangka MILAD INHIL KE-54 tahun 2019 bertempat di halaman puskesmas Tembilahan Hulu jalan Sederhana di adakan kegiatan bakti sosial sunatan massal untuk kaum du’afa tanpa pembebanan biaya untuk para peserta (GRATIS) tepatnya pada Kamis pukul 08:00 WIB (20/06/2019) dengan syarat membawa surat keterangan tidak mampu dari lurah atau kepala desa setempat.

Kegiatan Bakti Sosial sunatan massal ini di adakan oleh PEMDA INHIL, bekerjasama dengan BAZNAS, DINAS KESEHATAN , KODIM dan DAMRAMIL kabupaten indragiri Hilir Pada kegiatan ini juga turut di hadiri 80 peserta anak-anak yang telah mendaftar sunatan dengan di dampingi para orang tua mereka masing-masing.

Dalam kegiatan ini BAZNAZ yang di wakili oleh Subagio menyampaikan ucapan terima kasih kepada PEMDA kabupaten Indragiri Hilir khususnya Dinas Kesehatan yang telah bekerjasama dengan BAZNAS dalam rangka membantu kaum du’afa yang tidak mampu untuk di khitan dari anggaran zakat yang di titipkan melalui BAZNAS kabupaten INHIL yang sebagai peserta tambahan dari kuota yang awalnya 40 anak sehingga mencapai 80 anak yang di khitan.

Kepala dinas kesehatan dalam hal ini di wakili oleh KABID YANKES Ns. Matzen, S.Kep menyampakan tujuan di adakannya kegiatan ini supaya dapat membantu para orang tua yang kurang mampu untuk mengkhitankan anak-anaknya karena untuk biaya khitan ke dokter atau petugas kesehatan bisa mencapai Rp. 400.000 sampai Rp. 700.000 perorangnya, dengan kegiatan bakti sosial ini masyarakat du’afa bisa terbantu mengkhitannya anaknya, sehingga uang orang tua yang seharusnya mengeluarkan biaya untuk khitan anaknya dapat di gunakan untuk keperluan lain, ujarnya.

HJ. Rosdinah selaku kepala UPT. Puskesmas Tembilahan Hulu berharap kedepannya setiap ada momen – momen memperingati Hari – hari besar nasional kegiatan bakti sosial seperti ini bisa di laksanakan karna dapat membantu dan meringankan beban kaum Du’afa, demikian harapan kapusk tembilahan hulu.

HINDARI PENYAKIT, PUSKESMAS SUNGAI SALAK BERIKAN VAKSIN MENINGITIS UNTUK JEMA’AH CALON HAJI ASAL TEMPULING

Tempuling, 2 Mei 2019. Bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, tim Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Puskesmas Sungai Salak Kecamatan Tempuling telah melakukan penyuntikan vaksinasi Meningitis untuk Jama’ah  Calon Haji (JCH) yang berasal dari Kecamatan Tempuling beberapa waktu lalu secara serentak di Puskesmas Sungai Salak.

Dengan kegiatan ini kita tentunya berharap para Jama’ah Calon Haji kita bisa mempersiapkan dirinya terutama permasalahan kesehatan dan fisik di mulai dari sekarang, prosesi keberangkatan, pelaksanaan ibadah haji, dan pulang kembali ke tanah air berkumpul kembali dengan keluarga di kampung halaman.

Kegiatan ini sebagai bentuk sinergi berbagai pihak yang terlibat dengan penyelenggaraan haji Kabupaten Indragiri Hilir terutama untuk masalah kesehatan Jema’ah Calon Haji yang terpelihara kesehatannya dengan legalisasi International Certifikat Vacsination (ICV) mulai  berangkat dari tanah air, prosesi ibadah haji di tanah suci Makkah Madinah dan kembali pulang ke tanah air dalam keadaan sehat wal afiat tanpa terpapar virus ataupun penyakit. Ujar kepala Puskesmas Sungai Salak Saiful Ahwan, S. Kep.

Untuk  pemeriksaan dan tindakan lanjutan kesehatan Jema’ah Calon Haji Tempuling Dinas Kesehatan kabupaten Indragiri Hilir juga Puskesmas Sungai Salak telah melibatkan beberapa ahli medis agar jangan sampai terjadi atau adanya Jema’ah Calon Haji yang mempunyai resiko tinggi. Sehingga di perlukan tindakan pemeriksaan kesehatan bertahap dan berkelanjutan di sertai  penyuntikan vaksin Meningitis Monigokokus.

 

Narasumber : Asmuliyanti, SKM (Promkes Puskesmas Sei Salak)