Skip to main content

Pemkab Inhil Terima 24 Tenaga Nusantara Sehat dari Kementerian Kesehatan RI

Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hilir tahun ini mendapat 24 orang Tenaga Nusantara Sehat dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Hal ini disampaikan langsung oleh Koordinator Tim Pendamping Pusat Nusantara Sehat Suharni Simbolon SKM. M.Kes saat acara Serah terima dan Pemaparan Rencana Usulan Kegiatan Tim Nusantara Sehat (rukuns) Batch XII di Aula Grand Hotel, jalan Batang Tuaka Tembilahan, kamis, (29/08/2019).

“Ini merupakan salah satu program Kementerian Kesehatan untuk memenuhi Tenaga Kesehatan sampai ke pelosok Negeri, untuk Inhil tahun ini mendapatkan 24 orang”, ungkap Suharni Simbolon

Lebih lanjut Suharni Simbolon mengatakan ada 4 Puskesmas yang mendapatkan Tenaga Nusantara Sehat, yaitu : Puskesmas Mandah, Pelangiran, Concong Luar dan Pulau Burung.

“Tim ini selama dua tahun akan mengabdi di 4 puskesmas yang ada di Inhil, dan harus bisa membawa perubahan yang lebih baik lagi”, terangnya

“Semoga semangat saat bekerja, melayani dengan hati, berani dan cepat tanggap terhadap masyarakat dan rajinlah bertanya, serta rajin berkomukasi karena komunikasi adalah cara terbaik untuk belajar” pesannya

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir H. Zainal Arifin, SKM M.Kes yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Rahmi Indrasuri, SKM, M.KL mengatakan menyambut baik dan dengan senang hati menerima Tenaga Nusantara Sehat angkatan XIII ini.

“Tentu Pemerintah Daerah sangat terbantu dengan adanya Tenaga Nusantara Sehat ini”, ungkap Rahmi Indrasuri

“Semoga semua kegiatan yang sudah direncanakan berjalan lancar”, tutupnya

Sekretaris Dinas Kesehatan saat menyampaikan sambutan

Puskesmas Tembilahan Kota Update Ilmu bersama Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan

Tembilahan – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Tembilahan Kota giat Update Ilmu bersama Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan dr. H. Gusfrizer, SpOG, Rabu (21/8/2019), di aula UPT Puskesmas Tembilahan Kota.

Menurut Kepala Puskesmas (Kapus) drg. Hj. Wahyu Winda, M.Si melalui Bidan Koordinator (Bikoor) Novita Yanti, SST, bahwa pemantapan mutu internal ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan SDM.

“Terutama bidan Puskesmas tentang kebidanan sesuai dengan materi mengenai preekĺamsi dan penanganannya serta mendapatkan informasi terbaru seputar ilmu kebidanan,” cakapnya.

Sambungnya, dengan harapan bahwa dengan meningkatnya pengetahuan SDM maka akan memberikan dampak terhadap penigkatan mutu dan kinerja pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya dalam hal program kesehatan ibu dan anak diwilayah kerja Puskesmas Tembilahan Kota.

“Serta masalah yang berhubungan dengan kebidanan dapat ditangani dengan baik oleh bidan-bidan,” cetusnya.

Kegiatan ini turut bekerjasama dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ranting Tembilahan Kota.

Pada kesempatan tersebut, bidan-bidan tampak sangat antusias terlihat saat mereka saling berdiskusi dengan dokter.(ded)

Laporan : Promosi Kesehatan (Promkes) UPT Puskesmas Tembilahan Kota, Monica Julya Hidayad, SKM

Layanan Nikah Sehat Inovasi Puskesmas Tembilahan Kota

Tembilahan – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Tembilahan Kota realisasikan Layanan Nikah Sehat.

Sebelumnya ditahun 2016, Puskesmas Tembilahan Kota telah melakukan Memorandum of Understanding (MoU) Imunisasi Tetanus Toxoid (TT) dan Konseling Pranikah bagi Calon Pengantin (Catin) dengan Kantor Urusan Agama (KUA).

Dengan dilatarbelakangi tingginya kasus ibu hamil dengan faktor resiko kematian ibu dan bayi serta rendahnya capaian imunisasi TT Wanita Usia Subur (WUS).

Dan pada tahun 2017 ditambah dengan pemeriksaan Human Immunodeficiency Virus (HIV) untuk menjaring kasus tersebut.

Inovasi Kesehatan Reproduksi (Kespro) catin melalui program Nikah Sehat UPT Puskesmas Tembilahan Kota di tahun 2019 terus dikembangkan dengan bekerjasama rumah ibadah Gereja dan Vihara agar dapat mengcover seluruh catin baik muslim maupun non muslim.

“Harapannya agar dapat menekan penurunan kematian ibu dan bayi,” ungkap Kepala Puskesmas UPT Tembilahan Kota, drg. Hj. Wahyu Winda, M.Sis, Minggu (5/8/2019).

Dijelaskannya, Layanan Nikah Sehat tersebut berupa imunisasi TT Catin, Konseling Pranikah, Pemeriksaan HIV, Hepatitis B, Syphilis, HB Tes
Kehamilan dan Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) bagi yang anemia serta pemberian sertifikat nikah sehat.(ded)

Puskesmas Pulau Kijang Giat Pembinaan Guru UKS dan Sosialisasi Model Sekolah Sehat

PULAU KIJANG – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Pulau Kijang Giat Pembinaan Guru UKS dan Sosialisasi Model Sekolah Sehat, Senin (29/7/2019) kemarin.

Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap setahun sekali. Adapun untuk tahun ini peserta terdiri dari Guru UKS utusan dari masing-masing sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA sederajat yang ada dalam wilayah Kecamatan Reteh.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan Sosialisasi Model Sekolah Sehat dari Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Disamping itu, materi UKS disampaikan langsung drg. Israwati Sarbia yang lebih menekankan pada Trias UKS yaitu Pendidikan Kesehatan, Pelayanan Kesehatan, dan Pembinaan lingkungan Sekolah Sehat.

Terselenggaranya program UKS dengan efektif harus melibatkan kerja sama lintas sektor terkait. Baik dari pihak sekolah, guru, murid, orang tua siswa, puskesmas, kecamatan, kelurahan/Desa serta masyarakat.

Materi dilanjutkan dengan Sosialisasi Model Sekolah Sehat oleh Maria Hairani, Amk dari Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil yang lebih menekankan pada masalah-masalah pokok yang ada pada anak usia sekolah, serta bagaimana menciptakan lingkungan sekolah yang sehat baik dari segi sarana dan prasarana, sistem, dan kegiatan-kegiatan yang bisa dilaksanakan di sekolah untuk menunjang kesehatan peserta didik.

Mewakili kepala Puskesmas Pulau Kijang Hj. Sulastri, Amd.Keb mengatakan sangat diharapkan kerja sama dari pihak sekolah dan lintas sektor agar Trias UKS bisa berjalan dengan maksimal.

Kegiatan ini juga di isi dengan Sosialisasi program puskesmas yang terintegrasi dengan program UKS ke sekolah, serta penandatanganan MOU antara pihak puskesmas dan sekolah.(ded)

UPT. PUSKESMAS ENOK LAKSANAKAN KEGIATAN PEMERIKSAAN IVA DAN HIV SERTA SOSIALISASI IVA, HIV AIDS DAN TB PARU

  Untuk mendeteksi kanker serviks secara dini, UPT. Puskesmas Enok lakukan kegiatan Pemeriksaan IVA dan HIV sekaligus melakukan Sosisalisasi IVA,HIV AIDS dan TB PARU di Kelurahan Pantai Seberang, Kecamatan Enok, senin (11/02/2019).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Tata Usaha, Ibu Sekretaris Lurah, Tenaga Promkes dan Bidan Puskesmas Enok. Sosialisasi dan Pemeriksaan IVA, HIV AIDS dan TB dilakukan langsung oleh ibu Eva Dimianti, Amd.Keb dan Ibu Sudaryani, SKM.

Tujuan dari Kegiatan Sosialisasi dan Pemeriksaan ini agar para ibu-ibu bisa mendeteksi secara dini mengenai penyakit kanker serviks, bagaimana cara pencegahannya dan cara pengobatan bagi yang terinfeksi.

Ibu ESKALINDA, SST selaku kepala Tata Usaha Puskesmas Enok Mengatakan : Diharapkan kepada Ibu-ibu mau memeriksakan dirinya sedini mungkin agar tidak terkena penyakit Kanker Serviks ataupun HIV.