Skip to main content

PUSKESMAS PENGALIHAN KERITANG LAKUKAN SOSIALISASI DAN PEMBERIAN TABLET TAMBAH DARAH DI SMK KARYA KERITANG

Anemia merupakan kondisi di mana jumlah sel darah merah lebih rendah dari jumlah normal. Anemia bisa terjadi jika sel-sel darah merah tidak mengandung cukup hemoglobin, yakni protein kaya zat besi yang memberikan warna merah darah. Protein ini membantu sel-sel darah merah membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

Jika memiliki anemia, maka tubuh tidak mendapatkan cukup darah yang kaya oksigen. Akibatnya, seseorang mungkin akan merasa lelah atau lemah. Selain itu, gejala lain mungkin muncul seperti sesak napas, pusing, atau sakit kepala.

Sabtu,(16/02/2019) UPT puskesmas Pengalihan Keritang melaksanakan kegiatan sosialisasi amenia(tablet tambah darah) pada remaja putri di SMK Karya Pengalihan Keritang dengan jumlah siswi yang hadir 153 siswi dan 1 guru UKS.

Adapun tujuan pemberian tablet tambah darah ini adalah untuk meningkatkan status gizi remaja putri sehingga dapat memutuskan mata rantai terjadinya stunting (pendek), mencegah anemia, meningkatkan kebugaran tubuh dan daya konsentrasi belajar serta meningkatkan cadangan zat besi dalam tubuh sebagai bekal dalam mempersiapkan generasi yang sehat.

Dalam kegiatan ini robiatun adawiyah selaku Penanggung jawab PROMKES puskesmas Pengalihan Keritang Menambahkan , selain pemberian tablet tambah darah pada remaja putri agar lebih efektif juga harus di imbangi dengan konsumsi gizi seimbang, banyak mengkonsumsi sayuran berwarna hijau, kacang-kacangan, hati ayam dan telur.

Sumber : Robiatun Adawiyah (Promkes puskesmas Pengalihan Keritang)

DEMI KESEHATAN MEREKA, PARA SISWI SMA N 1 TUAH KEMUNING DAPATKAN TTD DARI PUSKESMAS SELENSEN

IMG-20170529-WA0007Selensen, 20 Mei 2017. Anemia akhir-akhir ini sudah bukan hal yang biasa-biasa lagi terjadi pada siswa. keadaan dimana sel darah merah dan kadar Hemoglobin di bawah normal, dimasa itulah para siswa akan merasa lemah dan lesu sehingga tidak bersemangat dalam mengikuti pembelajaran. Anemia biasanya lebih sering terserang kepada siswi terutama Siswi Sekolah Menengah Atas (SMA), dimana Kadar Hemoglobin normal pada wanita adalah 12-14 gr%. Jika kadar Hemoglobin dibawah itu, maka wanita tersebut dikatakan anemia” demikian disampaikan Afni Suryani, SKM dalam laporannya Kepada MCT Dinkes .
IMG-20170529-WA0009Untuk mencegah terjadinya Anemia pada remaja putri,  UPT. Puskesmas Selensen melakukan sosialisasi pemberian tablet tambah darah (TTD) serta penyuluhan tentang Anemia di SMAN 1 Tuah Kemuning. Sosialisasi pemberian Tablet tambah darah (TTD) ini dilakukan di aula SMAN 1 tuah kemuning, Kegiatan ini di ikuti oleh siswa putri kelas X. Pada saat sosialisasi petugas puskesmas juga melakukan pemeriksaan konjungtiva pada siswi putri. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya anemia pada siswa khususnya siswa putri. Karena kebutuhan zat besi pada wanita, 3 kali lebih besar dari pada laki laki karena perempuan setiap bulannya mengalami menstruasi yang secara otomatis mengeluarkan darah. Itulah sebabnya perempuan  memerlukan zat besi untuk mengembalikan kondisi tubuhnya kembali kepada keadaan normal.
“Menurut Kepala Bagian Tata Usaha SMA N 1 Tuah kemuning, Pencegahan Anemia sangat penting bagi siswa, bukan hanya untuk remaja putri tapi untuk semua siswa. Karena selain untuk persiapan menstruasi anemia juga bisa menyebabkan kurangnya konsentrasi siswa pada saat belajar. Oleh karna itu diharapkan kepada petugas UPT. Puskesmas Selensen, untuk memberikan penyuluhan tentang makanan yang mengandung zat besi tinggi agar siswa dapat mengkonsumsi makanan tersebut sehingga siswa bisa lebih konsentrasi lagi pada saat jam belajar “
PROMKES : Afni Suryani,SKM