Skip to main content

PUSKESMAS TEMBILAHAN HULU MERANGKUL ANAK SEKOLAH LEWAT POSYANDU REMAJA

Posyandu adalah wadah pemeliharaan kesehatan yang dilakukan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibimbing petugas terkait. (Departemen Kesehatan RI. 2006). Kegiatan Posyandu remaja merupakan salah satu kegiatan upaya kesehatan berbasis masyarakat (remaja) kegiatan dilakukan untuk memantau kesehatan remaja dengan melibatkan remaja itu sendiri. Tak hanya itu, posyandu remaja juga merupakan tempat untuk pemberian informasi kesehatan maupun informasi penting lainnya kepada remaja secara rutin setiap bulannya. ( 22/1/2018 )

Tujuan pelaksanaan kegiatan Posyandu remaja adalah :

  1. Melibatkan remaja dalam upaya intervensi terkait permasalahan remaja
  2. Memantau kesehatan remaja secara berkala
  3. Mengedukasi remaja untuk hidup sehat
  4. Menurunkan angka pernikahan dini
  5. Membekali remaja untuk mempersiapkan masa depannya dengan menjadi Generasi Berencana yang kreatif dan berwawasan luas.

Posyandu remaja dijalankan oleh kader remaja di sekolah tersebut. Jumlah kader disetiap posyandu minimal 7 orang dengan rincian. 1 orang di meja 1, 2 orang dimeja 2, 2 orang dimeja 3 dan 2 orang dimeja 4. Akan tetapi jumlah kader ini sangat fleksibel tergantung dengan kebutuhan masing-masing posyandu. Selain itu kegiatan Posyandu Remaja juga didampingi oleh petugas kesehatan seperti PJ program PKPR, PJ. Gizi, PJ imunisasi, PJ Promkes atau Petugas kesehatan desa, seperti bidan desa.

Kegiatannya tak jauh berbeda dengan posyandu yang lainya akan tetapi, posyandu remaja lebih menekankan pada pendidikan remaja dan keaktifan remaja itu sendiri atau lebih tepatnya pemberdayaan remaja untuk mengenali dirinya sendiri dan mengenali masalah yang ada dalam dirinya dan memunculkan solusi untuk dirinya.

Di awal tabun 2018 ini puskesmas tembilahan hulu memulai kegiatan posyandu remaja di sekolah mulai dari tingkat SD/sederajat, SMP/sederajat sampai SMA/sederajat. Pada kegiatan ini semua lintas program terlibat tujuannya agar semua yang menyangkut kesehatan dapat di pelajari atau di pahami oleh siswa/i tersebut.

“Kami berharap dengan dilaksanakannya posyandu remaja ini kita dapat memantau perkembangan para remaja, dapat mengurangi kejadian-kejadian negatif pada remaja yang sedang marak di berita-berita”, ucap Penanggung Jawab Gizi Heriyanti

 

Editor : Saipur Rahman

Sumber : Tenaga Promkes Upt Puskesmas Tembilahan Hulu Anggi, SKM

TERIMA KUNJUNGAN DARI IKATAN ALUMNI FK UNAND, KEGIATAN INI YANG DIGELAR DI UPT PUSKESMAS TEMBILAHAN HULU

Upt Puskesmas Tembilahan Hulu mendapat kunjungan dari Ikatan Alumni FK UNAND yang sekaligus mengadakan Bakti Sosial yaitu USG gratis bersama dr. Jhonmadi, Sp. OG sebagai spesialis kandungan dan dr. Afdal, Sp. U selaku dokter Urologi, Sabtu (20/01/2018).

Kepala Upt Puskesmas Tembilahan Hulu Hj. Rosdinah mengatakan sangat berterima kasih kepada Ikatan Alumni FK UNAND karena memilih Puskesmas Tembilahan Hulu untuk berbagi ilmu dan pengetahuan dibidang kesehatan.

“Kami sangat senang dan sangat terbantu dengan datangnya dokter spesialis ke puskesmas, khususnya bagian urologi, ucap Hj. Rosdinah

Lebih lanjut beliau mengungkapkan pemeriksaan kehamilan adalah serangkaian pemeriksaan yang dilakukan secara berkala dari awal kehamilan hingga proses persalinan untuk memonitor kesehatan ibu dan janin agar tercapai  kehamilan yang optimal.

 “Untuk Spesialis Kebidanan masyarakat sangat terbantu untuk mengetahui perkembangan janin bagi ibu hamil”, tutup Hj. Rosdinah

 

Editor : Saipur Rahman

Sumber : Tenaga Promkes Upt Puskesmas Tembilahan Hulu Anggi, SKM

DINAS KESEHATAN GELAR SELF ASSESSMENT UNTUK PENDAMPINGAN AKREDITASI PUSKESMAS

Dinas Kesehatan menggelar Self Assesment untuk pendampingan akreditasi puskesmas yang dipusatkan di Aula Wijaya Kusuma Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil, jalan M. Boya No. 67 (16/01/2018).

Kepala Dinas Kesehatan H. Zainal Arifin, SKM., M. Kes mengatakan rasa terima kasih karena proses pendamping ini dilakukan ditembilahan hulu.

“Puskesmas tembilahan hulu dengan kesederhanaannya dan diantara keterbatasannya bisa menjadi terbaik 1 di Riau, ini merupakan contoh untuk puskesmas lain”, ucapnya

“Dengan pendampingan ini, semoga target kita untuk mengakreditasikan semua puskesmas yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir bisa cepat terwujud”, tutup kadiskes

Sementara itu Tim Pendamping Provinsi Riau dan Surveyor Akreditasi FKTP yang diwakili oleh drg. Ari Nadani menerangkan bahwa Dinas Kesehatan Provinsi sudah membuat fedback akreditasi puskesmas, namun hasilnya belum berikan karena masih diproses.

“Untuk Provinsi Riau sudah 94 (sembilan puluh empat) puskesmas yang terakreditasi dan tersebar di 89 (delapan puluh Sembilan) Kecamatan”, terangnya

“dan di setiap kecamatan minimal 1 (satu) puskesmas harus akreditasi”, tambahnya

Lebih lanjut drg. Ari Nadani, M. Si menegaskan untuk setiap kegiatan yang ada dipuskesmas harus ada resumenya atau kesimpulannya.

“Notulen rapat harus dirapikan, baik itu acara apapun yang ada dipuskesmas”, jelasnya

“Jadi suatu saat ditanya oleh pendamping akreditasi ini bisa dijadikan bukti untuk kegiatan yang telah dilakukan”, tutupnya

AWALI TAHUN 2018, PUSKESMAS TELUK PINANG LANJUT PEMBINAAN SAKA BAKTI HUSADA

Melanjutkan kegiatan ditahun 2017, UPT Puskesmas Teluk Pinang menggelar kegiatan pembinaan Saka Bakti Husada untuk pelajar di Kelurahan Teluk Pinang tingkat SMA/sederajat tahun 2018. (10/01/2018)

Kepala UPT Puskesmas Teluk Pinang yang dalam hal ini di wakili oleh Ns.Yeyen Zanisya, S.Kep mengatakan pembinaan ini bertujuan untuk memberikan edukasi bagaimana dan cara menggunakan alat kesehatan dikhususkan tentang pengenalan tensi meter.

“Kita mengedukasi apa itu tensi meter, cara kerjanya, dan tekanan sistolok dan diastolic”, ucapnya.

“Pengetahuan dasar-dasar nya yang kita berikan, bukan berarti harus bisa menggunakannya, akan tetapi agar mereka tau apa itu tensi meter dan cara penggunaannya”, tutupnya

Sementara itu menurut tenaga promosi kesehatan (promkes) UPT Puskesmas Teluk Pinang Kurota Ayun, SKM mengatakan pentingnya kesehatan dan hal itu harus dimulai dari lingkungan sekolah sehingga mereka dapat menerapkannya dalam lingkungan keluarga dan masyarakat, dengan begitu para kader dari anggota Pramuka Saka Bakti Husada (SBH) dapat mensosialisasikan dan mengimplemtasikannya dilingkungan masing-masing.

“Kegiatan pembinaan Saka Bakti Husada ini juga bertujuan dalam mensukseskan program GERMAS”, terangnya

“GERMAS (Gerakan Masyarakat Sehat) merupakan kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan, jika masyarakat sehat maka otomatis kesejahteraanpun akan naik”, tambahnya.

“Pembinaan saka bakti Husada ini diharapkan agar bisa dilaksanakan rutin karena juga merupakan tanggung jawab Puskesmas dalam pembinaan ini”, tutupnya

Editor : Saipur Rahman

Sumber : Tenaga Promkes Upt Puskesmas Teluk Pinang,  Kurota Ayun, SKM

SEJALANKAN DENGAN ARISAN PKK, UPT PUSKESMAS TELUK PINANG GELAR PEMERIKSAAN IVA

Pentingnya pengetahuan dan pemeriksaan dini kanker serviks dan payudara ini karena penyakit ini merupakan salah satu pembunuh nomor 1 (satu) bagi perempuan di Indonesia. Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang cukup menakutkan bagi seorang wanita, setelah kanker serviks. Sel kanker akan tumbuh dan menyerang jaringan payudara, misalnya saluran keluar air susu, lobulus (pabrik penghasil air susu), bersama jaringan penunjang lainnya seperti jaringan lemak.

Hal inilah yang mendasari UPT Puskesmas Teluk Pinang melaksanakan penyuluhan kesehatan sekaligus pemeriksaan iva test pada acara arisan bulanan ibu-ibu PKK se-kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) yang pada bulan ini dilaksanakan disalah satu rumah masyarakat di kelurahan Tanjung Harapan.

dr.Destia Wulandari selaku dokter umum UPT Puskesmas Teluk Pinang yang menjadi penyuluh mengatakan pentingnya pemeriksaan sejak dini untuk mengurangi faktor resiko terkena penyakit ini.

“Deteksi dini sangat diperlukan untuk mencegah dan mengetahui kanker serviks” ucap dr. Destia.

Menurut Kepala UPT Puskesmas Teluk Pinang  Kusma Hendra, SKM penyuluhan dan pemeriksaan ini sangat perlu dilakukan terus menerus secara berkelanjutan, untuk menurunkan angka penderita kanker serviks dan payudara.

“Penyuluhan ini akan terus kita lakukan, untuk meminimalisir timbulnya kanker serviks dan payudara”, ucap kusma hendra.

Sementara itu Ketua PKK Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) Hj.Herma Suryani, S.Pdi mengungkapkan informasi kesehatan seperti ini sangat penting dan berguna bagi anggota PKK serta masyarakat khususnya yang ada di wilayah Gaung Anak Serka (GAS).

“Semoga setiap bulannya penyuluhan seperti ini bisa dilakukan, khususnya dibidang kesehatan” tutup herma suryani

Editor : Saipur Rahman

Sumber : Tenaga Promkes Upt Puskesmas Teluk Pinang,  Kurota Ayun, SKM