29 Maret 2018. PHBS di Sekolah adalah sekumpulan perilaku yang dilakukan oleh peserta didik, guru dan masyarakat lingkungan sekolah atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, sehingga secara mandiri mampu menjadi Sekolah Rawan Penyakit.

Sekolah selain berfungsi sebagai tempat pembelajaran juga dapat menjadi ancaman penularan penyakit jika tidak dikelola dengan baik. Lebih dari itu, usia sekolah bagi anak juga merupakan masa rawan terserang berbagai penyakit.

Ada beberapa indikator yang dipakai sebagai ukuran untuk menilai PHBS di sekolah di antaranya yaitu :
1. Mencuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan menggunakan sabun
2. Mengkonsumsi jajanan sehat di kantin sekolah
3. Menggunakan jamban yang bersih dan sehat
4. Olahraga yang teratur dan terukur
5. Memberantas jentik nyamuk
6. Tidak merokok di sekolah
7. Menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan setiap 6 bulan
8. Membuang sampah pada tempatnya

Pada kegiatan ini program promkes beserta kesling bekerja sama untuk membina sekolah-sekolah yang masih jauh dari kata sekolah berperilaku hidup bersih dan sehat.
Dari hasil survey masih banyak sekolah yang tidak memiliki sarana CTPS, tidak memiliki kantin sehat, tidak memiliki jamban sehat, serta masih banyaknya sampah sampah yang bertebaran di lingkungan sekolah. sangat di sayangkan, padahal sampah-sampah itu bisa di olah lagi seperti membuat kerajinan tangan dari aqua gelas bekas misalnya.

Pj. Promkes serta Kesling memberi masukan serta solusi bagi sekolah-sekolah yang sampahnya masih berserakan dilingkungan sekolah seperti setiap mau masuk kelas anak-anak wajib mengambil satu sampah dan memasukkannya ke tong sampah, seminggu sekali mengadakan gotong-royong membersihkan lingkungan sekolah. dengan harapan setelah dilakukan pembinaan ini anak-anak ataupun pihak sekolah dapat menjadikan sekolahnya sebagai sekolah yang berperilaku hidup bersih dan sehat.

Narasumber : Anggita Merry

Tinggalkan Balasan

Silakan Masukkan Komentar Anda
Silakan Masukkan Nama Anda Disini