Siaga Selamatkan Ibu dan Bayi, Dinkes Inhil Laksanakan OJT bagi Tenaga Kesehatan

Tembilahan [03/11/2025] — Upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi terus menjadi prioritas penting dalam pembangunan kesehatan daerah. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah meningkatkan kualitas pelayanan kegawatdaruratan ibu dan bayi baru lahir (BBL), terutama di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) yang menjadi garda terdepan pelayanan medis.

Untuk memperkuat kompetensi dokter umum, bidan, dan perawat dalam menghadapi kasus kegawatdaruratan maternal dan neonatal, Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir menyelenggarakan On The Job Training (OJT) di Rumah Sakit Puri Husada dan Rumah Sakit 3M Plus. Melalui metode pembelajaran langsung di lapangan ini, tenaga kesehatan FKTP diharapkan mampu meningkatkan keterampilan praktis dan ketepatan dalam pengambilan tindakan penyelamatan ibu dan bayi.

Kegiatan OJT akan dilaksanakan dalam dua angkatan, yakni:

  • Angkatan I: Senin–Rabu, 3–5 November 2025
  • Angkatan II: Kamis–Sabtu, 6–8 November 2025

Pelatihan ini akan dipandu oleh para narasumber berkompeten, yakni dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi (SpOG) dr. H. Alfianes, SpOG dan dr. Momo, SpOG, serta dokter spesialis anak (SpA) dr. M. Rahmatsyah Nasution, SpA dan dr. Nurobiyah, SpA. Keempat narasumber ini akan memberikan pendampingan langsung terkait praktik penanganan kegawatdaruratan maternal maupun neonatal.

Melalui OJT ini, Dinas Kesehatan Indragiri Hilir berharap tenaga kesehatan di FKTP dapat makin terampil, sigap, dan kompeten dalam menangani kasus kritis, sehingga berkontribusi nyata dalam menekan angka kematian ibu dan bayi di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.

Berbagi :