Skip to main content

Berita Kesehatan

SEMANGAT BELA NEGARA! Indonesia Tumbuh Indonesia Tangguh

Ciri Khas masyarakat Indonesia yang beragam merupakan bukti bahwa Indonesia memiliki banyak suku dan bangsa, namun tetap satu Indonesia.

Pada masa mempertahankan kemerdekaan Indonesia, Kota Bukitinggi berperan sebagai kota perjuangan dan ditunjuk sebagai Ibu Kota Negara Indonesia setelah Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda atau dikenal dengan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) yang dibentuk pada 19 Desember 1948 di Bukittingi, Sumatera Barat oleh Syafruddin Prawiranegara

Untuk mengenang sejarah perjuangan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI), pemerintah Republik Indonesia membangun Monumen Nasional Bela Negara di salah satu kawasan yang pernah menjadi basis PDRI dengan area seluas 40 hektare, tepatnya di Jorong Sungai Siriah, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat

Semangat Bela Negara harus terus kita tanamkan dengan mempunyai sikap patriotisme terhadap Negeri. tertutama kepada generasi muda yang akan datang.

Komunikasi Resiko Pemberdayaan Masyarakat (KRPM) Dan Peran Masyarakat Dalam Menghadapi Pandemi Covid-19.

Dok. MCT. Dinkes Inhil

Tembilahan – Rabu (15/12/2021)
Sosialisasi Komunikasi Resiko Pemberdayaan Masyarakat dan Peran Masyarakat oleh Dinkes Prov Riau yang dilakukan di Aula Dinas Kesehatan Kab. Indragiri Hilir dengan peserta dari perwakilan Puskesmas se-Kab. Indragiri Hilir khusus nya pada bidang Promkes (Promosi Kesehatan).

Tujuan dari Komunikasi Resiko Pemberdayaan Masyarakat adalah untuk Menyiapkan strategi komunikasi dengan informasi dan ketidakpastian yang belum diketahui, Membentuk kemitraan dengan komunitas dan swasta, Merencanakan aktivasi dan implementasi rencana kegiatan KRPM, dan Melatih anggota Tim Komunikasi Risiko sebagai staf potensial tentang rencana dan prosedur KRPM.

Dok. MCT. Dinkes Inhil

Berbagai upaya telah dilakukan untuk menanggulangi terjadinya penyebaran Covid-19. Diantaranya adalah dengan penerapan perilaku pencegahan dan vaksinasi Covid-19. Upaya ini dilakukan untuk memutus mata rantai penularan dan membentuk anti bodi dalam tubuh sehingga meningkatkan daya tahan tubuh terhadap virus Covid-19.

Pentingnya upaya pencegahan dan vaksinasi Covid-19 dalam memutus mata rantai penularan di masyarakat adalah sesuatu yang tidak terbantahkan. Upaya pencegahan dengan menerapkan protokol kesehatan saling terhubung dengan upaya vaksinasi, dan secara bersama-sama akan membuat bentangan pencegahan mata rantai penularan Covid-19. Para ahli kesehatan masyarakat menjelaskan bahwa upaya yang dapat dilakukan sebagai solusi untuk keluar dari pandemi Covid-19 adalah dengan melakukan upaya pencegahan (preventif) dan vaksinasi.

Dok. MCT. Dinkes Inhil

Dibutuhkan strategi komunikasi spesifik untuk mendorong terjadinya perubahan perilaku pencegahan dan penerimaan vaksinansi Covid-19. Penerapan Strategi komunikasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan publik atas potensi risiko dan ancaman masalah kesehatan sehingga mampu memutuskan langkah-langkah dan tindakan (perilaku) yang tepat untuk melindungi diri mereka dari penularan Covid-19.

“ Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Riau Rozita menjelaskan Terdapat 5 Pilar Komunikasi Resiko yaitu Keberadaan struktur dan sistem komunikasi risiko, Koordinasi internal dengan mitra kerja, Komunikasi publik saat terjadi situasi gawat-darurat, Komunikasi pelibatan komunitas yang terdampak, dan Penanganan persepsi, perilaku berisiko dan misinformasi “

Sangat diharapkan dari 5 pilar tersebut masyarakat dapat mengerti selain mencegah penyebaran virus Covid-19 dengan melakukan Protokol Kesehatan penggunaan komunikasi yang benar juga dibutuhkan dalam melakukan pencegahan agar masyarakat tidak merasakan kekhawatiran dari rumor serta informasi salah yang berkembang dan untuk merubah stigma yang berlaku pada masyarakat.

Pekan Ketiga Vaksinasi Covid-19, Puskesmas Tembilahan Hulu Optimistis Capai Target

“Tidak ada kendala baik SDM (sumber daya manusia) maupun logistik vaksin. Berapapun yang dibutuhkan selalu diberikan dinkes.” Ucap Hj. Rosdina, Pelaksana Tugas Kepala Puskesmas Tembilahan Hulu terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang sudah memasuki pekan ketiga.

Hj. Rosdina menjelaskan, selain membuat beberapa titik lokasi kegiatan vaksinasi, petugas Puskesmas Tembilahan Hulu juga melakukan vaksinasi dengan cara door to door yang dibantu oleh babinsa dan babinkatibmas Kecamatan Tembilahan Hulu.

Dengan mengandalkan 34 sumber daya manusia, hingga tanggal 14 Desember 2021, capaian program vaksinasi Covid-19 yang dilakukan Puskesmas Tembilahan Hulu adalah, :

Dosis pertama   : 61,19%

Dosis kedua        : 37,52%

Dosis ketiga        : 24,11%

Salah satu kegiatan vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan Puskesmas Tembilahan Hulu di SMP 2. (Foto : dok. Puskesmas Tembilahan Hulu)

Meskipun selama 2 pekan wilayah kerja Puskesmas Tembilahan Hulu sempat dilanda banjir pasang surut, Pelaksana Tugas Kepala Puskesmas Tembilahan Hulu mengaku hal tersebut tidak menyurutkan semangat petugas vaksinasi, warga yang ingin dilayani vaksinasi pun juga tetap datang ke lokasi vaksinasi. Menurut Hj. Rosdina, warga Tembilahan sudah terbiasa dengan banjir pasang surut, warga sudah bisa memprediksi kapan puncak banjir pasang surut terjadi.

PLt. Kepala Puskesmas Tembilahan Hulu, Hj.Rosdina mengingatkan warga agar menjaga kondisi tubuh mengingat cuaca masih dalam situasi yang tidak menentu, selain itu protokol kesehatan tetap wajib dilakukan. Hj. Rosdina mengingatkan jika ada warga yang sakit di desa yang jauh, warga tersebut bisa melapor dan meminta bantuan kepada aparat desa dan menghubungi puskesmas terdekat.

Ragam Kegiatan Pekan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau

Tanggal 2 Desember 2021 lalu, Bupati Indragiri Hilir mencanangkan “Pekan Vaksinasi Covid-19”.

Tiada hari tanpa vaksin.” Ucap Bupati Indragiri Hilir, H. Muhammad Wardan. Kepada seluruh kepala puskesmas yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir, Bupati meminta kegiatan vaksinasi Covid-19 tetap dilaksanakan di hari libur seperti hari Minggu. Dengan pekan vaksinasi, Bupati Indragiri Hilir berharap posisi Indragiri Hilir sebagai juru kunci kabupaten dengan capaian vaksinasi terendah bisa bergeser.

Beberapa tampilan pengumuman jadwal dan lokasi kegiatan vaksinasi di media sosial.

Selama sepekan, seluruh puskesmas di Indragiri Hilir bergerak menggelar kegiatan vaksinasi. Kegiatan vaksinasi tidak hanya dilaksanakan di puskesmas masing-masing. Demi mendekatkan warga dengan lokasi kegiatan vaksinasi, beberapa puskesmas menggelar kegiatan vaksinasi di tempat-tempat umum. Beberapa petugas puskesmas bahkan harus berjibaku dengan kondisi jalan, cuaca di laut yang tidak bersahabat, mendatangi rumah warga satu per satu, agar semakin banyak warga di Indragiri Hilir yang divaksin.

Beberapa puskesmas cukup aktif menginformasikan jadwal, lokasi, dan kegiatan vaksinasi di media sosial seperti Instagram dan facebook.  Pengumuman pelaksanaan kegiatan vaksinasi dikemas semenarik mungin agar tampil menarik di media sosial.

Puskesmas Tembilahan Kota misalnya, menggelar kegiatan vaksinasi di Pasar Pagi di Jalan Baharudin Yusuf dan Pasar Air Mancur/Lapangan Parkir di Jalan Jend.Sudirman. Kegiatan vaksinasi juga dilakukan di Kampung Jawa di Jalan Harapan Said, Kantor Lurah Tembilahan Kota, Kantor Lurah Pekan Arba. Petugas juga bahkan mendatangi warga di Seberang Tembilahan Barat dengan menggunakan kapal cepat (speedboat) lalu dilanjutkan dengan berjalan kaki.

Petugas Puskesmas Tembilahan Kota melayani pemberian vaksin secara door to door. (dok. FB Tembilahan Kota)

Puskesmas Kotabaru melaksanakan kegiatan vaksinadi di Ponpes Nurul Wathan, Desa Pasar Kembang. Puskesmas bekerjasama dengan Polri juga menggelar kegiatan vaksinasi di Desa Pebenaan. Vaksinasi dosis 2 diberikan kepada Santri/santriwati di Ponpes Anwarul Ulum Kilo 10 Desa Lintas Utara.

(dok. Puskesmas Kotabaru)

Puskesmas Kempas Jaya melaksanakan kegiatan vaksinasi di Desa Kulim Jaya, Desa Rumbai Jaya, Kantor kelurahan Harapan Tani, Desa Kertajaya, Kantor Kelurahan Kempas Jaya, Desa Bayas Jaya. Kegiatan vaksinasi juga dilaksanakan di sekolah MI/MTS Nurul Iman Sungai Ara.

(dok. Puskesmas Kempas Jaya)

Puskesmas Teluk Pinang menggelar kegiatan vaksinasi di Teratak sepakat, parit 6 dan parit 12, Kantang, Kelurahan Tanjung Harapan dan desa Teluk Pantaian, Kampung Baru, dan Abbasyah di Teluk Pinang.

Puskesmas Keritang Hulu melaksanakan kegiatan vaksinasi di Dusun Sigambang, Aula kantor Desa Sekara, Dusun Masad Desa Keritang Hulu, Los pasar keritang hulu, Desa Sekayan, dan di Rumah Makan OJOLALI Dusun Sempang.

Puskesmas Sapat melaksanakan kegiatan vaksinasi di Desa Teluk Dalam, Desa Perigi Raja, Desa Sungai Bela, Desa Sungai Piyai, Desa Tj. Lajau, RT 008 Kelurahan Sapat, Pasar Sapat dan Desa Sungai Buluh.

(dok. Puskesmas Sapat)

Puskesmas Sungai Salak menggelar kegiatan vaksinasi  di Kantor Lurah Tempuling, Kantor Camat Tempuling, Desa Teluk Kiambang dan Gedung Serba guna Desa Mumpa.

Puskesmas Gajah Mada mendatangi Kampung Bantalan, desa yang listriknya belum hidup sepanjang siang dan malam untuk memberikan pelayanan vaksinasi bagi warga di sana. Para petugas menggunakan speedboat agar sampai di lokasi ini. Puskesmas Gajah Mada juga melaksanakan kegiatan vaksinasi di  Pustu Sungai Beringin Jalan Sungai Beringin dan Kantor Lapas Tembilahan.

Vaksinasi Cpvid-19 di rumah warga. (foto : dok. Puskesmas Gajah Mada)

Puskesmas Tembilahan Hulu menggelar kegiatan vaksinasi di Kantor Lurah Tembilahan Barat, Kampus STAI Auliaurrasyidin, Kantor Desa Sungai Intan, Pasar Pulau Palas dan Desa Pekan Kamis.

Puskesmas Pengalihan Enok melaksanakan kegiatan vaksinasi di Desa Suhada dan Desa Bagan Jaya.

(dok. Pengalihan Enok)

Meskipun “Pekan Vaksinasi Covid-19” telah berakhir hari Kamis, tanggal 9 Desember kemarin. Beberapa puskesmas masih melanjutkan kegiatan pemberian vaksinasi bagi masyarakat Indragiri Hilir. Warga yang belum divaksin, bisa mencari informasi di puskesmas terdekat.  

Pembinaan dan Evaluasi Mutu Layanan Untuk Capaian Program Akreditasi

Foto : UPT Puskesmas Tembilahan Hulu

Kegiatan Pembinaan dan Evaluasi Mutu Layanan yang dilakukan di Puskesmas Tembilahan Hulu Kab. Indragiri Hilir. Kegiatan dilakukan di Aula Puskesmas pada hari Senin (11/12/2021) dengan tetap melakukan Protokol Kesehatan.

Puskesmas sebagai salah satu FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) yang difungsikan sebagai gate-keeper dalam pelayanan kesehatan. Puskesmas dituntut untuk memberikan penyelenggaraan pelayanan kesehatan masyarakat dan perorangan.

Untuk dapat menghasilkan kinerja yang optimal dan berkualitas, serta dapat memuaskan masyarakat, maka seluruh sumber daya yang ada sebagai input dalam pelayanan harus dikelola secara baik yang dimulai sejak saat perencanaan, penggerakan, pelaksanaan, pengendalian, pengawasan dan penilaian untuk menghasilkan output yang efektif dan efisien pada semua kegiatan di Puskesmas.

Pembinaan yang dilakukan adalah evaluasi dari mutu layanan di Puskesmas untuk menunjang akreditasi. Untuk program akreditasi salah satu hal yang penting dilakukan adalah melengkapi dokumen akreditas setiap kegiatan yang berjalan perlu melakukan dokumentasi dan mencatat setiap kegiatan dengan baik.

Salah satu cara untuk menilai mutu dan kualitas pelayanan Puskesmas dilakukan dengan akreditasi. Tujuan diberlakukannya akreditasi Puskesmas adalah untuk membina Puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan primer dalam upaya untuk berkelanjutan memperbaiki sistem pelayanan dan kinerja yang berfokus pada kebutuhan masyarakat, keselamatan, dan manajemen risiko.