Skip to main content

Berita Kesehatan

Hari Kesehatan Nasional ke-57, Bupati Indragiri Hilir Berharap Capaian Vaksinasi Mencapai 50%

Dok. MCT Dinkes Inhil

Hari ini, 12 November 2021, diperingati sebagai Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-57. Dengan tema “Sehat Negeriku Tumbuh Indonesiaku”, puncak perayaan HKN ke-57 di Indragiri Hilir dipusatkan di Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling dan dihadiri langsung oleh Bupati Indragiri Hilir, H. M. Wardan beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA).

Bupati Indragiri Hilir, H.M. Wardan menyampaikan hari ini 4.500 vaksin akan diberikan kepada warga Indragiri Hilir melalui seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir. Bupati berharap, akhir bulan November ini capaian vaksin di Kabupaten Indragiri Hilir bisa mencapai 50%, saat ini capaian vaksin di Indragiri Hilir masih rendah yaitu 28%, masih jauh dari target capaian vaksin 75%.

Dengan peningkatan capaian vaksinasi, Bupati juga berharap level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Indragiri Hilir bisa menurun. Saat ini, Kabupaten Indragiri Hilir berada di level 3 PPKM.

Bupati Indragiri Hilir menghimbau kepada warga agar sadar vaksin. Warga yang belum melakukan vaksinasi dapat segera mendatangi puskesmas-puskesmas terdekat yang melaksanakan kegiatan vaksinasi massal, jika tidak bisa datang hari ini, warga bisa datang ke puskesmas keesokan harinya. Bupati Indragiri Hilir menegaskan pentingnya vaksin untuk membentuk herd immunity.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga melakukan dialog dengan sejumlah puskesmas secara virtual.

Vaksinasi Dosis Pertama Kembali dilakukan di Puskesmas Sungai Guntung.

UPT Puskesmas Sungai Guntung melakukan kegiatan vaksinasi Dosis pertama dengan membawa 400 (empat ratus) dosis vaksin Astra Zeneca di lapangan Polsek Kateman Kecamatan Kateman, Kamis (11/11/2021).

Adapun kegiatan vaksinasi yang berkerjasama antara Polsek Kateman dengan UPT Puskesmas Sungai Guntung yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB.

Menjaga Protokol Kesehatan juga dilakukan dalam kegiatan vaksinasi untuk menghindari penyeberan virus COVID – 19 yang masih belum hilang.

Hari Kesehatan Nasional ke-57, Seluruh Puskesmas di Kabupaten Indragiri Hilir akan Melaksanakan Vaksinasi Massal

Tahun ini, Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang diperingati setiap tanggal 21 November memasuki tahun ke-57. Dengan tema “Sehat Negeriku Tumbuh Indonesiaku” peningkatan vaksinasi nasional diharapkan bisa membentuk herd immunity di masyarakat. Dengan harapan mewujudkan Indonesia yang sehat, lepas dari pandemi Covid-19 dan terus tumbuh.

Dalam rangka HKN ke-57 di Kabupaten Indragiri Hilir, seluruh puskesmas akan melaksanakan kegiatan vaksinasi massal pada hari Jumat, 12 November 2021. Warga yang belum mendapat pelayanan vaksinasi, baik vaksinasi pertama maupun kedua bisa mendaftar pada masing-masing puskesmas yang menggelar kegiatan vaksinasi massal, di antaranya :

  • UPT Puskesmas Pengalihan Keritang
    Jenis vaksin  : Astrazaneca
    Dosis               : pertama
    Lokasi             : Puskesmas Pengalihan
    Pukul              : 08.00 WIB

Vaksin ini hanya untuk usia 18 tahun ke atas

  • UPT Puskesmas Kempas Jaya
    Jenis vaksin         : Astrazaneca
    Dosis                     : pertama
    Lokasi                    : Puskesmas Kempas Jaya
    Pukul                     : 08.00 WIB

Vaksin ini hanya untuk usia 18 tahun ke atas

  • UPT Puskesmas Pulau Burung
    Jenis vaksin         : Astrazaneca (dosis pertama)
    dan coronavac (dosis kedua)
    Lokasi                    : Gedung lama Puskesmas Pulau Burung
    Pukul                     : 08.00 WIB

Warga yang ingin mendapatkan pelayanan vaksin wajib memenuhi persyaratan, yaitu :

  1. Usia 12 tahun ke atas untuk vaksin coronavac.
  2. Usia 18 tahun ke atas untuk vaksin  Astrazeneca.
  3. Minimal 28 hari setelah vaksin pertama untuk yang mendapatkan dosis kedua.
  4. Membawa kartu vaksin dosis pertama.
  5. Membawa KTP/KK
  6. Dalam keadaan sehat.
  7. Sarapan dahulu sebelum ke lokasi vaksinasi.
  8. patuhi protokol kesehatan dengan memakai masker yang benar, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Saksikan siaran langsung (live streaming) kegiatan HKN ke-57 di Youtube: Dinas Kesehatan Kab.Indragiri Hilir pada hari Jum’at, 12 November 2021.

UPT Puskesmas Kuala Enok Melaksanakan Kegiatan BIAS

Foto : UPT Puskesmas Kuala Enok

Kuala Enok – Rabu – (10/11/2021)
Hari ini, UPT Puskesmas Kuala Enok melaksanakan kegiatan Bulanan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di seluruh sekolah dasar (SD) atau yang setingkat SD. Kepala Puskesmas Kuala Enok, Muhammad Syum menjelaskan kegiatan ini berkoordinasi dengan pihak sekolah dasar atau sekolah setingkat SD di wilayah kerja Puskesmas Kuala Enok.

BIAS adalah salah satu bentuk kegiatan dari imunisasi lanjut pada anak sekolah, sasarannya adalah seluruh anak usia sekolah dasar atau sederajat kelas 1 dan kelas 2, imunisasi yang diberikan berupa vaksin campak, difteri tetanus (DT), dan tetanus difteri (TD). Manfaat dari BIAS adalah untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Kegiatan diawali dengan memberikan penyuluhan, memberikan gambaran pelaksanaan kegiatan kepada pihak sekolah. Informasi mengenai vaksin dan imunisasi yang diberikan, juga efek setelah vaksin dan imunisasi.

Pelaksanaan Kegiatan ini berlangsung dengan baik dan lancar dan dilaksanakan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan, dimana sebelum masuk kelas siswa dan para orang tua yg mendampingi wajib memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak.

37 Orang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Indragiri Hilir Mengikuti Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang Jabatan Fungsional Kesehatan bagi Tenaga Kesehatan

TEMBILAHAN – Selasa (09/11/2021)
Kepala Dinas Kesehatan Indragiri Hilir, Budi N.Pamungkas menjelaskan bahwa tim penguji kompetensi  untuk ujian terampil berasal dari pejabat fungsional Indragiri Hilir ditetapkan melalui keputusan kepala dinas kesehatan yaitu setingkat lebih tinggi dari peserta ujian, memiliki indikator kemampuan teknis kompetensi, keprofesian, dan pemahaman mengenai jabatan fungsional kesehatan.

 “Tujuan penilaian uji kompetensi agar bisa mendapatkan pemberian pengakuan terhadap  jabatan fungsional kesehatan dan dapat menjadi bahan pertimbangan kenaikan jenjang jabatan.” Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Indragiri Hilir, Budi N. Pamungkas di hadapan 37 orang peserta uji kompetensi kenaikan jenjang jabatan fungsional kesehatan bagi tenaga kesehatan di lingkungan pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir.

Foto : Pemakaian Tanda Peserta Perwakilan Jabatan Fungsional

Dalam hal ini penguji harus bekerjasama dengan dinas kesehatan kota Pekanbaru melalui dinas kesehatan provinsi Riau, ini disebabkan karena kabupaten Indragiri Hilir belum mempunyai pejabat fungsional setingkat lebih tinggi dari peserta.

Peserta uji kompetensi terdiri dari 4 kategori jabatan fungsional, yaitu :

  • Perawat
  • Perawat gigi
  • Radiographer
  • Perekam medis

Peserta adalah pejabat fungsional perawat ahli rumah sakit, pejabat fungsional perawat ahli puskesmas, pejabat fungsional perawat terampil rumah sakit, pejabat fungsional perawat terampil puskesmas, pejabat fungsional radiographer terampil, pejabat fungsional perawat gigi terampil, pejabat fungsional perekam medis terampil.

Dengan adanya kegiatan uji kompetensi tersebut, Sekretaris Daerah Indragiri Hilir, Afrizal MP mengharapkan hasil yang baik, beberapa indikatornya adalah :

  1. Adanya pengakuan dari masyarakat  kabupaten Indragiri Hilir terhadap kompetensi jabatan fungsional kesehatan.
  2. Adanya peningkatan kepuasan terhadap pelayanan kesehatan yang diterima masyarakat.
  3. Terlayaninya semua lini masyarakat kabupaten Indragiri Hilir baik yang di perkotaan maupun pedesaan tanpa perbedaan ras, suku, dan agama dalam memberikan pelayanan kesehatan.

Agar semua itu dapat terwujud, kata Sekda Indragiri Hilir, semua tenaga fungsional kesehatan harus dapat mencapai dan meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan praktik dan memiliki etika profesi dan sikap yang profesional.

Laksanakan tugas sesuai tupoksi sebagai penguji, berikan penilaian terbaik, tanpa ada tekanan atau paksaan dari siapapun. Bekerjalah secara professional, karena di tangan tim pengujilah terletak kualitas seorang tenaga kesehatan sudah berkompetensi atau belum.” Pesan Sekda Indragiri Hilir, Afrizal, MP.