Skip to main content

Berita Kesehatan

BUKA BERSAMA KELUARGA BESAR UPT PUSKESMAS KEMPAS JAYA

bubar-kmpsDiantara salah satu Hikmah puasa bagi umat Islam adalah Dan diantara bentuk-bentuk ketakwaan dari ibadah puasa ini adalah bahwa orang yang berpuasa melatih dirinya untuk senantiasa merasa diawasi oleh Allah Ta’ala, sehingga ia meninggalkan sesuatu yang disukai dirinya, padahal ia memiliki kemampuan untuk melakukannya, karena ia meyakini bahwa Allah mengawasinya. 27 juni 2016,bersama Keluarga besar UPT Puskesmas Kempas Jaya melaksanakan kegiatan berbuka puasa bersama.

Kepala Pimpinan Upt Puskesmas Kempas Jaya H. Didik Suhardiman bersama seluruh staf yang hadir pada acara itu menghadirkan penceramah Ustadz Hendra Wahyudi, amk yang memberikan santapan rohani sembari menunggu waktu berbuka puasa tiba. Ustadz Hendra dalam tausiahnya menghangatkan suasana jamaah dengan tema Transpormasi Akhlak dalam berpuasa.

Hikmah dan makna puasa yang sesungguhnya juga diulas beliau pada moment buka bersama ini. beliau mengibaratkan puasa yang dalam arti menahan yakni menahan diri dari segala sesuatu yang tidak baik untuk membersihkan diri. dengan transformasi akhlak kita akan dapatkankemuliaan akhlak yang menjadi tujuan hidup setiap muslim. kita yang berpuasa hendaknya mengambil pelajaran dari hewan ciptaan Allah, SWT  yang bernama ulat. setiap muslim insyallah sudah mengenal hewan yang bernama ulat. dalam kenyataannya ulat tersebut adalah salah satu hewan yang rakus, perusak tumbuhan dan bahkan dianggap sebagai hama tanaman. tetapi hingga pada hakikatnya setelah sampai waktunya berpuasa sesuatu yang menakjubkan terjadi pada diri ulat tersebut, sesuatu yang tidak mungkin dalam logika manusia namun kuasa dalam kebesaran Allah SWT.  dengan berpuasa ulat yang tadinya  sebagai hewan perusak tanaman yang rakus kini telah mencapai kesempurnaan dirinya dengan berpuasa, keindahan perubahan bentuk tubuh dari seekor ulat perusak hingga menjadi kepompong kemudian menjadi kupu-kupu yang indah adalah proses kesempurnaan dirinya menjadi lebih baik berkat hikmah puasa yang dijalankannya dan beliau juga mengungkapkan bahwasanya janganlah meniru hewan ular, yang dia sebelum puasa dia adalah hewan ganas dan buas, setelah tiba waktunya puasa dan selesai puasa tidak ada perubahan tetap saja menjadi hewan buas danganas. sesungguhnya disini terdapat tanda-tanda kebesaran Allah SWT agar hambanya senantiasa berpikir, bertaqwa dan beriman teguh kepadaNya.

bubar-kmps1Ada hikmah yang bisa diambil dari puasa kedua hewan tersebut, kita sebagai manusia yang Allah SWT wajibkan untuk berpuasa hendaknya mengambil pelajaran dari kedua hewan tersebut. Setiap muslim yang berpuasa dan setelah melaksanakan puasa senantiasa menjalankan segala perintahNya dan meninggalkan laranganNya serta menjadi insan mulia yang beriman dan bertaqwa penuh kepada Allah SWT.

 

SELAIN 27 PUSKESMAS SIAP 24 JAM, DINAS KESEHATAN INHIL JUGA SIAGAKAN 42 DOKTER DAN 209 PERAWAT SELAMA H-7 DAN H+7 LEBARAN

Dinas Kesehatan Kabupimg_2681aten Indragiri Hilir, Riau memastikan telah siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama H-7 hingga H+7 lebaran tahun ini. Seperti yang disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Inhil, H. Zainal Arifin SKM, M.Kes dalam konfrensi pers “Mudik Nyaman ” bersama BPJS Kesehatan di kantor BPJS Kesehatan Tembilahan, Rabu (29/6/2016) bahwa pihaknya sudah siap, baik pada pelayanan primer maupun rujukan.

Ia juga menjelaskan, bekerjasama dengan Kepolisian Resor Inhil, pihaknya menyediakan tiga pos pengamanan yang terletak di Selensen, Kecamatan Keritang, Rumbai Jaya dan di Jalan Jendral Sudirman Tembilahan.

”Disamping 3 pos itu, kita juga menyiapkan pos kesehatan secara periodik di Pelabuhan Lasdap, Pelindo, Pelabuhan Sungai Guntung dan Terminal. Ada petugas yang standby di sana,” sebut Kadis Kesehatan.

Selain itu, 27 Puskesmas di seluruh Inhil dikatakannya terus bersiaga, tidak hanya untuk jalur provinsi namun seluruh kecamatan.

”Kita pastikan kapan masyarakat membutuhkan kita siap. Karena kita menyiapkan 42 dokter, 209 perawat, dan 29 sopir,” tukasnya.

BAU MULUT SAAT PUASA? INI CARA MENGATASINYA

Tips agar mulut tidak berbau saat puasa adalah bau-mulut1yang paling banyak dicari oleh peselancar internet saat ini, apalagi dalam suasana bulan puasa Ramadhan. Saat berpuasa, bau mulut menjadi hal yang paling banyak dikeluhkan. Hampir semua orang berpuasa akan mengalaminya. Ada sejumlah faktor penyebab mengapa mulut akan lebih berbau saat berpuasa, tetapi secara umum sangat dipengaruhi oleh faktor internal mulut kita. Adanya gigi berlobang atau gusi yang membengkak (abses) menjadi salah satu faktor utama penyebab bau mulut. Di samping itu, jenis makanan yang dikonsumsi juga ikut berpengaruh terhadap bau mulut.

Nah, kali ini kami akan menjelaskan beberapa cara sederhana dan tips agar mulut tidak berbau saat puasa. Beberapa tips di sini sebenarnya bukan rahasia lagi, hanya saja terkadang masih banyak orang menganggapnya hal sepele atau karena kurangnya perhatian terhadap masalah bau mulut (halitosis).

Singkat saja, agar mulut anda tidak berbau, ada beberapa cara dan saran yang dapat kami berikan dan dapat dipraktekkan sebelum dan setelah Anda berbuka puasa seperti di bawah ini:

Banyak Minum Air Putih

Usahakan minum air putih sebanyak mungkin, minimal 10 gelas menjelang sahur dan setelah berbuka puasa. Air putih dapat membantu membersihkan area rongga mulut, selain itu dapat meningkatkan produksi saliva ( air liur ) sebagai penetralisir bau mulut.

Minum Teh Hijau

Teh hijau mengandung  zat polyphenol dapat mengurangi bakteri  yang terdapat dalam rongga mulut maupun pada saluran pernafasan, oleh karena itu meminum teh hijau sebelum  dan setelah menjalankan puasa  sangat baik untuk mencegah bau mulut.

Pilih Menu Makanan Terbaik

Beberapa jenis makanan yang dapat  memicu ataupun mencegah bau mulut. Beberapa jenis makanan ini telah di jelaskan pada beberapa artikel  sebelum ini.

Lakukan Olahraga Ringan

Walaupun anda sedang menjalani puasa, sebaiknya anda melakukan olahraga ringan untuk mengeluarkan zat-zat racun  dalam tubtuh melalui keringat. Menurut beberapa penelitian yang dilakukan, berolahraga ringan secara teratur ternyata dapat mengurangi bau mulut.

Gunakan Obat Kumur Antiseptik

Menggunakan obat kumur juga efektif untuk mengurangi bau mulut saat berpuasa. Tapi sebaiknya anda gunakan setelah anda berbuka puasa atau setelah makan sahur.

Menggosok Gigi

Menggosok gigi setelah makan sahur dan setelah berbuka puasa dapat membantu mengurangi bau mulut. Gunakan pasta yang mengandung mint untuk mengharumkan nafas anda.

sumber : http://www.doktercantik.com/369/tips-agar-mulut-tidak-berbau-saat-puasa.html

PUSKESMAS SUNGAI SALAK ADAKAN BUKA PUASA BERSAMA MASYARAKAT

bubar-slkBanyak cara untuk berbuat kebaikan, terlebih lagi dibulan penuh berkah ini setiap umat muslim dipenjuru pelosok dunia seakan-akan berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan. mengingat keberkahan dan limpahan pahala yang dijanjikan kepada siapa saja yang beramal shalih dengan mengharap keridhaan Allah SWT di bulan Ramadhan ini maka Allah SWT menjanjikan Syurga sebagai balasan yang layak baginya. untuk itu Selaku pimpinan Puskesmas Sungai Salak Bapak. Saeful Ahwan, amd. kep memanpaatkan moment berharga ini dalam mengukuhkan kebersamaan dan silaturrahmi bersama menggelar acara berbuka puasa bersama di lingkungan Puskesmas Sungai Salak dengan mengundang Bapak. Ustadz Kaprawi sebagai penceramah yang memberikan santapan rohani bagi seluruh jamaah yang hadir. bubar-slk1

 

HASIL SIDAK BBPOM RIAU DI TEMBILAHAN, TEMUKAN MAKANAN MENGANDUNG RHODAMIN B

fb_img_1466131023501

Secara mendadak, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Provinsi Riau bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (disperindag) dan Dinas Kesehatan Inhil mendatangi sejumlah pasar yang ada di kota Tembilahan, Kamis (16/6/2016). Adapun pasar-pasar yang didatangi tersebut seperti Pasar Selodang Kelapa, Pasar Parit 11 dan Pasar Kayu Jati Tembilahan.

Dari beberapa pasar tersebut, diambil sebanyak 26 sampel makanan yang dipilih secara acak. Berdasarkan pantauan Media Center Team di lapangan, sampel yang dipilih secara acak itu adalah sejumlah makanan yang warnanya terlihat sangat mencolok dari yang lainnya. Adapun sejumlah makanan yang diambil oleh pihak BBPOM untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan adalah kurma, tahu, terasi, bakso, ikan asin, kolang-kaling, cincau, aneka jenis kerupuk, semangka, dan lain sebagainya.

”Setelah ini akan kita cek di Dinas Kesehatan, kemungkinan satu jam lagi sudah kita ketahui hasilnya,” sebut pihak BBPOM.

Dari 26 sampel yang diambil BPPOM, lima diantaranya terdeteksi mengandung rhodamin B atau pewarna sintesis makanan. Adapun lima sampel yang terbukti mengandung zat berbahaya itu adalah, delima dan terasi.

”Dari 26 sampel, satu takjil mengandung rhodamin B yaitu delima. Tiga delima yang kita sampling, satu positif. Sedangkan empat bungkus terasi yang kita ambil, semua positif rhodamin B,” jelas Kepala Bidang Pemeriksaan dan Penyidikan BPPOM Riau, Adrizal usai melakukan sidak pada sejumlah penjual takjil, kamis sore.

Ia menjelaskan, sejak 1985, melalui Menteri Kesehatan, Rhodamin B dilarang penggunaannya di Indonesia. WHO secara resmi juga telah mengumumkan bahwa zat tersebut berbahaya karena kandungan logam berat dan sifat kimiawinya.

”Jangka pendeknya jika mengkonsumsi makanan yang mengandung Rhodamin B bisa mengganggu pencernaan. Jangka panjangnya bisa merusak hati dan ginjal,” tutupnya.