Skip to main content

Berita Kesehatan

Bersempena HKN Ke-58 IBI (Ikatan Bidan Indonesia) Kabupaten Indragiri Hilir Lakukan Bakti Sosial.

Mensejahterakan Kabupaten Indragiri Hilir dengan meningkatkan derajat Kesehatan masyarakat yang optimal menjadi langkah penting untuk dilakukan. IBI (Ikatan Bidan Indonesia) Kabupaten Indragiri Hilir mengadakan Bakti Sosial bersempena HKN Ke-58 kegiatan dilakukan dilapangan Gajah Mada, Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir pada Senin (28/11/2022).

Publikasi Stunting yang merujuk pada kegiatan Bakti Sosial dibuka langsung secara resmi oleh Bupati Indragiri Hilir H.M Wardan dan Ketua Penggerak PKK Hj. Zulaikhah Wardan didampingi seluruh Forkopimda Kabupaten Indragiri Hilir.

Ketua IBI Salmariantity menyampaikan melalui peran Bidan mampu memberikan pendampingan, pengawasan terhadap anak Stunting asuhan nya sehingga menuju progress yang baik, semoga ini menjadi amal jariah keberkahan untuk kita melalui Profesi yang kita jalani.

Deklarasi serta penandatanganan menjadi pembuka kegiatan Bakti Sosial yang menjadi Komitmen IBI sebagai Bidan Asuh pendampingan anak stunting dalam upaya pencegahan dan penanganan Stunting.

Bupati Indragiri Hilir H.M Wardan dalam sambutan nya sangat mengapresiasikan peran Bidan sebagai mitra dalam kehidupan Ibu, Bayi dan Anak. Bidan adalah garda terdepan dalam membentuk generasi terbaik bangsa dan merupakan Profesi penting terkait kehidupan Ibu dan Anak.

Tutupnya, Saya mengharapkan ini dikolaborasikan dan diintegrasikan dengan komponen – komponen yang lain mulai dari Desa, RT dan RW. Dan sekarang di tingkat Desa juga melaksanakan kegiatan pelatihan Pencegahan dan Penanganan Stunting.

Pengukuhan Duta Stunting Kabupaten Indragiri Hilir Dalam Rangka Peringatan Hari Kesehatan Nasional

TEMBILAHAN – Dinas Kesehatan Mengukuhkan 20 Pemuda dan Pemudi Duta Stunti se-Kabupaten Indragiri Hilir di Aula Hotel TOP 5 Jalan Baharuddin Jusuf pada Minggu Malam (13/11/22).

Menjunjung Tinggi Hari Kesehatan Nasional, Dinas Kesehatan Kab. Indragiri Hilir melakukan berbagai serangkaian kegiatan yang telah di mulai pada minggu pagi seperti senam bersama, jalan santai, pemeriksaan Kesehatan gratis, vaksinasi Covid-19 serta dilanjutkan malam nya dengan Pengukuhan Duta Stunting se-Kabupaten Indragiri Hilir.

Duta Stunting se-Kabupaten Inhil tersebut dikukuhkan langsung oleh Bupati Indragiri Hilir  H.M Wardan bersama oleh Ketua Gerakan Satu Hati (GSH) Hj Zulaikha Wardan.

Pengukuhan Duta Stunting Oleh Bupati Indragiri Hilir H.M Wardan

Kepala Dinas Kesehatan Kab. Indragiri Hilir Rahmi Indrasuri menyampaikan dalam laporannya dalam acara pengukuhan Duta Stunting se-Kabupaten Indragiri Hilir kami Dinas Kesehatan sudah melakukan berbagai kegiatan untuk percepat penurunan prevalensi Stunting.

Adapun kegiatan yang telah dilakukan adalah sebagai  berikut :

  • Pemetaan dan Analisa Stunting di Kabupaten Indragiri hilir
  • Pertemuan Koordinasi, Konvergensi Penanganan Stunting Lintas Program dan Lintas Sektor
  • Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten dan Tingkat Kecamatan
  • Aksi Bergizi Serentak Seluruh Indonesia, 26 Oktober 2022 untuk Memecahkan Rekor Muri Sekolah Terbanyak Minum Tablet Tambah Darah
  • Pemilihan Duta Stunting se-Kabupaten Indragiri Hilir.

Bupati Indragiri Hilir H.M Wardan dalam sambutan nya mengatakan semoga dengan upaya yang kita lakukan kita dapat meningkatkan pelayanan Kesehatan agar dapat menjadikan masyarakat Inhil yang sehat kita wujudkan bersempena dengan memperingati Hari Kesehatan Nasional.

Kegiatan pengukuhan tersebut turut dihadiri Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-kabupaten Inhil, Camat se-Kabupaten Inhil, Kepala Puskesmas se-kabupaten Inhil, TP-PKK Kecamatan se Kabupaten Inhil.

Dinkes Kab. Inhil, Loka Pom di Kab. Inhil dan Polres Indragiri Hilir Melakukan Pemeriksaan, Pembinaan dan Pengawasan di Beberapa Apotek dan Toko Obat.

Pelaksanaan Pemeriksaan, Pembinaan dan Pengawasan dimulai dengan Briefing yang dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan dalam hal ini diwakilkan oleh Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan dan teknis pelaksanaannya dijelaskan oleh Loka Pom di Kab. Inhil di Aula Dinas Kesehatan Kab. Indragiri Hilir Rabu (26/10/2022) serta dihadiri oleh Substansi Kefarmasian dan ALat Kesehatan, UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hiir dan juga Polres.

Pembinaan dan Pengawasan dibagi menjadi 2 (Dua) Tim. Pembinaan dan Pengawasan yang dilakukan berupa edukasi terkait isu cemaran obat disedian sirup/cair. Ada 133 item obat yang sudah dilakukan uji laboratorium oleh BPOM dan boleh diedarkan sesuai dengan petunjuk penggunaan.

Terkait Item yang dilarang edar oleh BPOM, pihak Apotek dan toko obat dapat memisahkan sesuai dengan aturan cara pengelolaan obat yang baik dan dilaporkan kepada PBF (Pedagang Besar Farmasi) dan PBF melakukan penarikan Kembali terhadap produk yang telah ditetapkan oleh BPOM.

Berdasarkan surat dari Kementrian Kesehatan, Dinas Kesehatan diminta untuk mengedukasi masyarakat melalui Puskesmas, Rumah sakit dan sarana pelayanan kesehatan mengenai kewaspadaan Orang Tua yang memiliki anak (terutama usia < 6 tahun) dengan gejala penurunan volume/frekuensi urine atau tidak ada urine, dengan atau tanpa demam atau gejala prodromal lain untuk segera dirujuk ke Faskes terdekat.

Orang Tua yang memiliki Balita sementara ini diminta untuk tidak mengkonsumsi obat – obatan kecuali yang sudah di rilis oleh BPOM yang sesuai dengan informasi kelima melalui Surat Edaran Nomor : HM.01.1.2.10.22.173 Tanggal 22 Oktober 2022 Tentang Informasi Kelima Hasil Pengawasan BPOM Terkait Sirup Obat Yang Tidak Menggunakan Propilen Glikol, Polietilen Glikol, Sorbitol, dan/atau Glisering/Gliserol.

Kegiatan pemeriksaan, pembinaan dan Pengawasan di Apotek dan Toko Obat terkait isu cemaran obat yang mengandung EG/DEG(Etilen Glikol/Dietilen Glikol) pada obat sedian sirup/cair juga dilakukan oleh beberapa Puskesmas di kecamatan serta juga memberikan Edukasi kepada masyarakat yang memiliki anak yang sakit atau demam yang melakukan perawatan dirumah untuk mengedepankan Tatalaksana dengan menjaga kebutuhan cairan dan kompres.

Pelatihan Tenaga Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir.

Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir melakukan Pelatihan bagi Tenaga Kesehatan sebagai Peran Tenaga Kesehatan Dalam Percepatan Penurunan Stunting Melalui Sistem Rujukan Berjenjang dan Tatalaksana Gizi Buruk. kegiatan dilakukan di Aula Hotel Harmoni, Tembilahan Selasa (25/10/2022).

Pemantauan Tumbuh Kembang pad Balita sangat penting dilakukan guna mengetahui pertumbuhan anak baik dari status gizinya, mental, sikap dan perbuatan yang merupakan tugas orang tua dalam mendidik serta mengoptimalkan tumbuh kembang anak.

Sesuai dengan kemampuan yang dibawa anak sejak lahir Sehingga anak menjadi cerdas dan sehat namun harus selalu dipantau secara rutin dan teratur agar tidak terjadi masalah dalam Tumbuh Kembang nya.

“Kepala Dinas Kesehatan Kab. Indragiri hilir dalam sambutan sekaligus pembukaan kegiatan Pelatihan Tenaga Kesehatan mengatakan Pemantauan Tumbuh Kembang Balita merupakan salah satu cara dalam Pencegahan dan Penanggulangan Stunting“.

“Sebagaimana yang kita ketahui bahwa masalah Stunting bukan berada di Dinas Kesehatan saja tetapi seluruh stakeholder terkait wajib bersama – sama dalam upaya pencegahan Stunting ini, pada kesempatan ini diadakan pelatihan terkait dalam pencegahan dan penanggulangan Stunting sambungnya”

Mari kita sama – sama mendengarkan apa yang harus kita lakukan dari materi pemaparan yang telah diberikan melalui Narasumber, berdiskusi dan mencari solusi langkah terbaik dalam Penanggulangan Stunting ini. Dengan diadakan nya pelatihan ini diharapkan agar pencegahan dan penanggulangan Stunting dapat berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan untuk memperbaiki masalah Gizi Buruk yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir Tutupnya.

“REMBUK STUNTING” Bimbingan Teknis Kader Pembangungan Manusia dan Kader Posyandu

Rembuk Stunting Merupakan merupakan Aksi ke – 3 Konvergensi percepatan penurunan Stunting dan Langkah pertama yang harus dilakukan Pemerintah Daerah untuk memastikan pelaksanaan rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penurunan Stunting secara terintegrasi.

Penanganan Stunting dilakukan melalui intervensi Gizi spesifik dan Gizi sensitive pada sasaran 1000 hari pertama kehidupan dari anak sejak dikandungan sampai berusia 23 Bulan. Kemudian juga untuk mengefektifkan upaya pencegahan dan penanggulangan Stunting diperlukan adanya tenaga yang berasal dari masyarakat sendiri terutama yang peduli dengan pembangunan manusia di desa.

Rembuk Stunting yang langsung dihadiri oleh Bupati Indragiri Hilir H. M. Wardan sekaligus membuka acara dilakukan pada Jum’at malam di Aula Hotel TOP 5 (14/10/2022) dengan serangkaian acara Penandatanganan oleh Bupati Indragiri Hilir Komitmen Bersama Percapatan Penurunan Stunting Kabupaten Indragiri Hilir.

Bupati Indragiri Hilir H. M. Wardan menyampaikan upaya yang dilakukan sudah banyak sekali mulai dari pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Stunting yang dilaksanakan di tingkat Desa dari 20 Kecamatan yang dilaksanakan oleh Kepala Desa dan juga dilakukan Bimbingan Teknis Kader Pembangunan Manusia (KPM) yang merupakan Program Dinas Kesehatan.

Penanggulangan Stunting ini perlu dilakukan sinergitas oleh semua pihak organisasi masyarakat. Jika ada yang baru lahir dan mendapat informasi terindikasi Gizi Kurang Gizi Buruk atau Stunting untuk segera dilaporkan baik melalui RT dan RT melaporkan ke Desa dan Desa sampai ke Kecamatan sampai ke Kabupaten, dan ini akan segera kita tanggulangi sehingga percepatan Pencegahan dan Penanggulangan Stunting segera kita lakukan tutupnya.