Penyakit cacingan sering menyerang anak usia balita dan anak sekolah dasar. Penyebab cacingan antara lain sanitasi lingkungan kurang terjaga, kebiasaan anak-anak yang buang air besar di sembarang tempat, sarana MCK (Mandi, Cuci, kakus) yang kurang memenuhi syarat, kebiasaan tidak menggunakan alas kaki yang berakibat terjadinya infeksi telur cacing melalui pori kulit ataupun melalui makanan, untuk mencegah penyakit kecacingan tersebut, UPT. Puskesmas Pengalihan Keritang melakukan pemberian obat cacing pada murid SDN 021 di Wilayah Kerja Puskesmas Pengalihan Keritang, rabu, (07/08/2019).

Salah satu upaya pencegahan yang dilakukan pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir adalah melalui Program Pemberian Obat Cacing pada Anak-anak usia TK dan SD yang dilaksanakan serentak pada Bulan Agustus 2019. Obat cacing yang diberikan yaitu golongan albendazole, efek samping yang mungkin timbul, perasaan kurang nyaman pada pencernaan seperti mual, muntah mungkin saja timbul, sakit kepala, gatal-gatal. Akan tetapi efek samping ini hanya terjadi pada sebagian kecil orang yang minum obat ini.

Penanggungjawab Program Anita, AMK mengatakan ” Pemberian obat cacing pada murid SDN 021 mulai dari kelas 1-6 berjumlah 150 siswa. Kegiatan ini akan terus kita lakukan ke semua Sekolah yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Pengalihan Keritang. Pemberian obat cacing ini adalah untuk memberantas penularan kecacingan pada anak usia 1-12 Tahun menuju generasi Bangsa Indonesia sehat.”

Tenaga Promkes Robiatun Adawiyah, SKM menyarankan ” anak-anak dari usia dini perlu diajarkan untuk menjaga kebersihan diri, lingkungan sekitar dengan cara hidup bersih dan sehat. Biasakan menggunakan alas kaki ketika bermain di luar rumah, mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah makan atau membuang air, memotong kuku serta tidak buang air besar sembarangan ”.

Semoga dengan adanya Program Pemberian Obat Cacing ini Balita dan Anak-anak terhindar dari penyakit kecacingan.

Tinggalkan Balasan

Silakan Masukkan Komentar Anda
Silakan Masukkan Nama Anda Disini