Skip to main content

Pekan Vaksinasi di Kabupaten Indragiri Hilir Dimulai Hari ini

“Kendala yang dihadapi disana apa, Pak Kapus?” Tanya Bupati Indagiri Hilir, H.Muhammad Wardan kepada Kepala Puskesmas Keritang Hulu, Muhammad Taslim.

“Jaringan yang susah di sini, Pak. Jadi kami kesulitan menginput data di P-care, terpaksa dicatat manual dulu baru nanti setelah selesai diinput.” Jawab Kapus PKM Keritang Hulu.

Tangkapan layar dialog tentang kegiatan vaksinasi Bupati Indragiri Hilir dan kepala puskesmas melalui aplikasi zoommeeting.

Dalam dialog yang dilakukan secara virtual tersebut, Kepala Puskesmas Keritang Hulu melaporkan kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan di dua lokasi, yaitu Puskesmas Keritang Hulu dan Desa Sekara dengan sasaran 700 dosis vaksin. Selain Puskesmas Keritang Hulu, sejumlah puskesmas juga berkesempatan berdialog dan menyampaikan secara langsung kepada Bupati Indragiri Hilir mengenai target dan sasaran vaksinasi.

Bertempat di aula Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, Bupati Indragiri Hilir memantau kegiatan vaksinasi Covid-19 di seluruh kecamatan dan puskesmas yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir secara virtual. Pekan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Indragiri Hilir dimulai hari ini secara serentak di seluruh kecamatan dan puskesmas. Dari tampilan aplikasi zoommeeting terlihat keramaian kegiatan vaksinasi di tiap kecamatan dan puskesmas.

Foto : Dok.MCT Dinkes Inhil
Bupati Inhil didampingi Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kab. Inhil dalam kegiatan Pekan Vaksinasi

Bupati mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam menyukseskan pekan vaksinasi ini, dari camat, kepolisian, babinsa, lurah, RW, RT, Puskesmas, tenaga kesehatan dan tentu saja masyarakat yang mendukung kegiatan vaksinasi. Selama sepekan ini, warga bisa mengunjungi puskesmas terdekat untuk mendapatkan informasi dan pelayanan vaksinasi.

“Mulai hari ini tiada hari tanpa vaksin.” Ucap Bupati Indragiri Hilir, H.Muhammad Wardan menegaskan. Bupati berharap, dengan kerja keras semua pihak, Indragiri Hilir bisa memenuhi target vaksinasi dan tidak lagi menjadi juru kunci sebagai sasaran vaksinasi terendah di Provinsi Riau.  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *