Skip to main content

PEDULI TUMBUH KEMBANG ANAK SEHAT, DINKES INHIL SOSIALISASIKAN MTBS BERSAMA BIDAN DAN PERAWAT SE-INHIL

sos-mtbsDinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir bersama Dinas Kesehatan Provinsi Riau menggelar Sosialisasi Management Terpadu Balita Sakit (MTBS). bertempat di Dubest Hotel Tembilahan Dinas Kesehatan Provinsi Riau menghdirkan dua Narasumber sebagai pembicara pada acara ini. kegiatan sosialaisasi ini diselenggarakan mengingat pentingnya Tumbuh Kembang anak yang merupakan dambaan bagi setiap orang tua terhadap buah hati mereka.

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan oleh bagian kesehatan anak dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau berkerja sama dengan Dinas Kesehatan kabupaten Indragiri Hilir, bersama dr. Syofyan dan dr. laila Handayani Bidan dan seluruh perawat Se-Inhil di bina dan diberikan pelatihan terhadap perkembangan tumbuh kembang anak.

ini adalah sosialisasi kedua yang kita adakan di provinsi riau setelah sebelumnya kita laksanakan di kabupaten bengkalis, saya kira sosialisasi ini sangat penting karena temuan kasus Tiroid yang tidak seimbang ini bisa dibilang terbanyak ditemukan di riau secara nasional. jadi kita bina dulu tenaga kesehaatannya yang nantinya akan kita tindak lanjuti melalui mereka nanti bayi akan kita periksa sampel darahnya untuk di check di labor dan yang fositif terdapat gejala tiroid yang tidak seimbang akan kita feedback untuk kita berikan penanganan. ujar mbak ika setelah ditemui Team Media Center Dinkes Inhil.

sos-mtbs1Dalam kesempatan ini mbak Ika juga menjelaskan bahwa sasaran prioritas kegiatan sosialisasi ini adalah kabupaten yang jumlah bayi yang banyak, dan tujuan kegiatan ini adalah untuk mendeteksi sejak awal adanya kemungkinan gangguan Hormon Tiroid yang diderita bayi baru lahir dan memiliki kelainan bawaan. untuk Provinsi Riau Dinas Kesehatan telah berkerja sama dengan dua Rumah Sakit yaitu Hasan Sadikin dan Rumah Sakit Adi Cipto yang sudah ada Laboraturiumnya. waktu ideal pengambilan sampel darah bagi bayi itu nantinya adalah antara 48 jam sampai dengan 72 jam setelah kelahiran. beliau juga berharap setelah pelatihan ini kita cepat tanggap untuk menindak lanjuti gejala kelainan akibat gangguan Tiroid supaya bisa cepat diatasi sebelum menjadi kerusakan pertumbuhan dan perkembangan otak yang permanen, khususnya untuk kabupaten Indragiri Hilir supaya kegiatan ini bisa didukung baik dari segi anggaran atau pelatihan yang terus rutin diadakan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *